alexametrics

Fasad American Style tanpa Wood Plank

9 Januari 2022, 17:18:44 WIB

Warna monokrom tak hanya cocok ’’dikawinkan’’ dengan konsep industrial, tapi juga bisa diterapkan untuk American classic style yang menonjolkan kesan mewah nan elegan. Misalnya, rumah Fauzah Fitria Rohani di kawasan Tangerang Selatan berikut.

PADA dasarnya, Fauzah lebih menyukai dinding rumah yang putih bersih. ’’Putih itu memberikan kesan clean,’’ tutur perempuan yang akrab disapa Ucu tersebut. Dia terinspirasi dengan rumah-rumah di Amerika yang mengandalkan banyak tone warna lembut dan monokrom. Ide itu disampaikannya kepada Alex Sembiring, principal architect firma arsitektur Agata Architects.

Alex kemudian berinisiatif membuat warna putih itu tidak monoton. Yakni, membuat tekstur bergaris pada fasad. ’’Dinding fasad dibikin berkarakter dan menjadi identitas, seolah-olah terbuat dari kayu, padahal prosesnya manual,’’ terangnya kepada Jawa Pos pada Rabu (5/1) lalu.

Rumah-rumah tradisional Amerika memiliki ciri khas penggunaan material kayu pada struktur dan fasad. Namun, Alex tidak benar-benar membuat rumah itu dari kayu. Dinding rumah tetap terbuat dari batu bata. Hanya, tekstur yang terlihat pada fasad itu didapat dengan membuatnya secara manual dengan material semen. Kemudian, dilapisi dengan cat putih untuk mempercantik. Hasilnya, fasad rumah tersebut seolah-olah terbuat dari wood plank, padahal tidak.

Ciri khas American style lain yang tampak pada rumah ini adalah adanya atap yang berwarna hitam. Begitu juga dengan frame jendela yang menyesuaikan. Rumah ini memiliki banyak bukaan yang menghadap langsung ke depan. Bukan hanya pada lantai 1, melainkan juga jendela di lantai 2. Dengan demikian, fasadnya tidak hanya berupa dinding solid yang polos.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : adn/c12/nor




Close Ads