alexametrics

The Kandara Mengadaptasi Konfigurasi Gua: Banyak Lubang Cahaya

7 Maret 2022, 07:42:45 WIB

Membuat tiga fungsi bangunan yang berbeda di atas lahan seluas 300 meter persegi bukanlah perkara mudah. Apalagi jika ingin menonjolkan keindahan estetika. Namun, semua itu terwujud dalam The Kandara, project hunian di kawasan Jakarta Barat yang dirancang Kalvin Widjaja dan Dian Indah dari firma arsitektur Studio Kian.

RUMAH tinggal, rumah kos, dan home office, itulah tiga fungsi utama The Kandara. Pembagian zona fungsi dirancang agar masing-masing pengguna memiliki privasi dan pengalaman ruang yang menarik. Kalvin dan Dian banyak bermain leveling untuk pembagian zonasi. Kemudian, batas antarfungsi dibuat semenarik mungkin dan membentuk intimate space.

Namun, di sisi lain hal itu juga diharapkan mampu memicu interaksi penghuni rumah (dan kos) dengan alam. ’’Misalnya, dari rumah ke kos itu enggak langsung pas kamar, tapi melewati koridor dulu. Sehingga enggak ada suara yang saling mengganggu,’’ kata Kalvin yang juga owner The Kandara bersama Dian kepada Jawa Pos pada Rabu (2/3) lalu. Di koridor itulah penghuni rumah bisa merasakan embusan angin dan cahaya matahari, sesuai prinsip dekat dengan alam yang menjadi point of interest rumah tersebut.

AKSEN LENGKUNGAN: Dinding yang dibentuk dengan arch shape ini menjadi salah satu point of interest The Kandara. (Kalvin Widjaja for Jawa Pos)

The Kandara sendiri diadaptasi dari bahasa Hindi yang berarti gua. Kalvin dan Dian mengadaptasi prinsip gua dalam rumah ini. ’’Jadi, kalau dari depan saya pengin orang bisa mengintip sedikit ke dalamnya tanpa bisa tahu masuknya lewat mana,’’ kata Kalvin. Dia menambahkan, gua memiliki konfigurasi yang dinamis serta terdapat banyak lubang cahaya yang memungkinkan sinar matahari menembus ke dalamnya secara tidak terduga.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : adn/c7/nor

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads