alexametrics

Mendesain Dapur, Pilih Material Kukuh dan Mudah Dibersihkan

6 September 2020, 20:27:59 WIB

Luas atau sempit sebuah rumah, apa pun tema rumah, dapur adalah ruang esensial. Perlu trik khusus agar rancangan dapur tetap berfungsi optimal, ringkas, sekaligus indah dipandang mata.

DIBUTUHKAN perhitungan matang dalam merencanakan dapur. Ruang penyimpanan dan pengolahan bahan pangan itu tak bisa asal ”diselipkan” di rumah. Desainer interior Elok Ishara menyatakan bahwa dapur tak harus besar. ”Luasan 9–12 meter persegi dengan meja dapur lurus atau berbentuk L sudah cukup untuk menyimpan alat dan melakukan aktivitas,” ujarnya. Luas dapur juga bergantung pada aktivitas memasak si pemilik rumah.

Elok mengungkapkan, kegiatan di dapur lekat dengan panas dan asap. Karena itulah, ventilasi udara dapur harus baik. ”Pengisap asap bisa dipakai, terutama untuk dapur yang jauh dari ruang terbuka. Juga, yang berkonsep dapur bersih atau pantry,” tutur pemilik jasa desain yukdekor.com tersebut.

Suhu ruangan pun bisa diakali dengan pemilihan material yang bisa meredam panas. Dia mencontohkan, pemakaian granit, keramik, dan marmer untuk backsplash. Material itu dinilainya kuat dan mudah dibersihkan. Selain itu, sebagai tabletop atau lapisan atas meja, bahan tersebut punya ketahanan yang baik.

TAMPILAN ELEGAN: Meski berwarna putih, backsplash keramik ini mudah dibersihkan. (ELOK ISHARA FOR JAWA POS)

”Sejauh ini meja cor dengan top granite atau keramik bebas bocor selama pemasangannya bagus,” kata desainer yang berbasis di Surabaya tersebut.

Meski begitu, dia menilai pemilik rumah bebas menentukan pilihan berdasar selera dan bujet. ”Yang paling penting, kitchen set dirawat baik agar tetap berfungsi dan awet,” tegasnya.

Elok menjelaskan, masalah klasik di dapur sering bersumber pada maintenance yang buruk. Misalnya, rusak karena lembap serta kebocoran saluran air.

RUANG PENYIMPANAN: Sesuaikan bentuk dan ukuran kabinet dapur dengan kebutuhan aktivitas memasak. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)

Hal yang tidak kalah penting adalah kelistrikan. Stopkontak dan lampu idealnya jauh dari area cuci dan kompor. Dengan begitu, risiko korsleting bisa ditekan. Stopkontak perabot elektronik –dari kulkas, dispenser, maupun microwave– sebaiknya diletakkan dekat alat. Tampilan ringkas, kabel pun rapi. ”Sekali lagi, ini harus diatur di perencanaan awal supaya peletakannya tepat dan berfungsi baik,” tandasnya.

RUANG PENYIMPANAN: Sesuaikan bentuk dan ukuran kabinet dapur dengan kebutuhan aktivitas memasak. (ELOK ISHARA FOR JAWA POS)

Editor : Ilham Safutra

Reporter : fam/c14/nor




Close Ads