alexametrics

Modern Tropis ala A House, Adaptasi Elemen Resor dan Vila di Bali

6 Juni 2022, 06:38:14 WIB

Siapa yang tak ingin merasakan suasana liburan tiap hari di tengah hiruk pikuk rutinitas perkotaan? Salah satu caranya adalah mengusung beberapa elemen tropis ala tempat berlibur ke dalam hunian. Misalnya, project A House rancangan arsitek Fernandy Toline yang terletak di Tangerang ini.

RUMAH itu mengusung konsep utama modern tropis. Fernandy mengadaptasi elemen-elemen yang biasanya ada pada resor dan vila di Bali. Terutama dari segi material. ’’Material itu juga menjawab iklim di Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi,’’ terangnya.

Material yang memberikan kesan natural diterapkan di beberapa bagian. Misalnya, batu andesit yang mempermanis fasad. Tampak serasi dengan lis kayu artifisial berupa conwood yang menambah privasi ruang kerja di rumah tersebut. ’’Finishing dengan material batu itu memperkuat kesan tropis ala Bali, lalu unsur modern didapat dari fasad berbentuk seperti boks,’’ kata principal architect BIRÈ studio tersebut.

Material natural juga diterapkan di dalam rumah. Beberapa furnitur menggunakan bahan kayu solid. Alhasil, bangunan rumah itu pun didominasi dengan warna-warna maskulin. Misalnya, hitam, cokelat, dan abu-abu. Menurut Fernandy, hal itu sesuai dengan keinginan pemilik yang ingin rumah itu senada dengan Hotel Aman Tokyo. ’’Kami mengambil reference tone warna dari situ dan ternyata cocok juga untuk hunian di Indonesia,’’ bebernya.

Unsur tropis juga dituangkan melalui layout. Sebisa mungkin ada banyak bukaan di rumah tersebut. Beberapa area juga dibuat semi terbuka. Misalnya, area teras yang dibuat semiprivat. ’’Agar tetap menjaga privasi, kami beri banyak tanaman di sana supaya lebih tertutup juga,’’ katanya.

Kemudian ketika melangkahkan kaki memasuki rumah seluas 694 meter persegi tersebut, pemilik rumah disambut dengan ceiling yang tinggi. Ada void besar yang memungkinkan cahaya matahari menembus ke dalamnya. Di atas tangga pun disediakan skylight. Cahaya matahari yang melewatinya akan menghasilkan bayangan yang cantik di dalam rumah.

Satu hal yang cukup menarik dari rumah tersebut adalah adanya atap yang memanjang ke depan. Hal itu dibuat agar bagian depan rumah lebih tertutup karena rumah itu berbatasan langsung dengan jalan besar. ’’Dengan begitu, rumah terasa lebih privat aja. Atap yang memanjang itu juga berfungsi sebagai tampias air hujan,’’ kata alumnus Universitas Katolik Parahyangan tersebut. Terlebih, rumah itu dibuat lebih tinggi daripada jalanan di depannya.

HIGHLIGHTS

  • AMBIENCE TANGGA
(MARIO WIBOWO UNTUK JAWA POS)

Tangga di dalam rumah itu dipermanis dengan permainan lighting. Pencahayaan diatur menggunakan sistem khusus yang bisa menampilkan beberapa ambience berbeda sesuai dengan keinginan.

  • “PERAPIAN” DI TEPI KOLAM
(MARIO WIBOWO UNTUK JAWA POS)

Kolam renang dihadirkan untuk menipiskan batas antara indoor dan outdoor serta menambah kesan liburan pada rumah itu. Di salah satu sisinya terdapat pencahayaan unik. Yakni, berupa layar LED yang menampilkan bentuk api unggun. Tidak hanya cantik, tetapi juga menambah kesan hangat.

  • SOLAR PANEL
(MARIO WIBOWO UNTUK JAWA POS)

Rumah tersebut dilengkapi dengan 32 panel surya. Dengan ukuran yang cukup luas, panel surya itu bisa meng-cover 60–70 persen kebutuhan listrik di rumah tersebut. Ada juga satu space baterai yang digunakan untuk menyimpan daya listrik cadangan.

  • ROOFTOP
(MARIO WIBOWO UNTUK JAWA POS)

Terletak di perumahan yang memiliki fasilitas golf menjadi keuntungan besar. Dibuatlah sebuah rooftop yang menghadirkan pemandangan lapangan golf secara 360 derajat. Rooftop dikelilingi dengan railing kaca dan terdapat beberapa spot yang beratap sehingga aman dari air hujan.


  • Arsitek: Fernandy Toline
  • Luas tanah: 556,8 meter persegi
  • Luas bangunan: 694 meter persegi
  • Lama pengerjaan: 3,5 tahun
(MARIO WIBOWO UNTUK JAWA POS)

Editor : Ilham Safutra

Reporter : adn/c12/nor

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads