alexametrics

Warna Tepat, Perabot Pas: Apartemen Minimalis Tetap Elegan

5 Desember 2019, 16:18:34 WIB

Luas boleh terbatas, namun fungsi tetap terpenuhi. Plus tetap indah dan nyaman. Tantangan tersebut dijawab dalam rancangan apartemen berikut ini.

TINGGAL di apartemen tidak lantas menjadikan ruang huni terasa kaku. Apartemen tetap bisa terasa homey. Bahkan dengan konsep minimalis. Hal itu tecermin dalam unit Apartemen Bale Hinggil, Surabaya. Untuk menghadirkan kesan hangat, desainer interior Budi Raharjo memilih palet warna cokelat.

’’Selain warm, warnanya masih terbilang netral, tapi tetap elegan,’’ paparnya kemarin (4/12). Desainer yang tergabung di MGM Interior itu menyatakan, warna cokelat yang dipilih relatif soft. Pemilihan warna tersebut juga disesuaikan dengan pangsa pasar apartemen yang menyasar keluarga.

Budi mengakui, unit apartemen yang dirancangnya tidak luas. Kurang dari 40 m2. Untuk mengakalinya, layout ruangan yang efisien dan compact jadi pertimbangan utama. Direktur Pemasaran Bale Hinggil Bambang Anggoro menjelaskan, hal itu memengaruhi tatanan ruang.

NYAMAN: Salah satu isi dari hunian apartemen Bale Hinggil yang menawarkan kenyamanan di dalamnya. (Robertus Risky/Jawa Pos)

Di sejumlah apartemen, area dapur dan kamar mandi berada di bagian depan. Dekat dengan pintu. ’’Mungkin ada pertimbangan konstruksi. Selain itu, kalau letaknya di area lain, view penghuni bakal terganggu. Apalagi kalau dekat jendela,’’ terangnya. Bambang melanjutkan, terkait jendela, tidak semua apartemen punya akses jendela aktif (yang bisa dibuka tutup). ’’Tergantung regulasi dan perizinan,’’ ucapnya.

Setelah penataan ruang oke, tinggal pengaturan furnitur dan storage. Menurut Budi, penyimpanan sebaiknya dibuat customized. Selain ukuran yang bisa disesuaikan dengan ruangan, penampilannya lebih tersembunyi. Pada desainnya, ruang penyimpanan dibuat melekat dengan dinding.

NYAMAN: Salah satu isi dari hunian apartemen Bale Hinggil yang menawarkan kenyamanan di dalamnya. (Robertus Risky/Jawa Pos)

Untuk memberi kesan luas, Budi menambahkan banyak aksen cermin di dinding. ’’Pemasangannya bisa memberi kesan luas, tapi harus cermat biar nggak malah seperti wahana permainan yang bayangannya banyak memantul,’’ jelasnya. Cermin juga diaplikasikan di bagian headboard tempat tidur.

Khusus di area tersebut, dia juga meninggikan bantalan headboard. Kenyamanan penghuni jadi pertimbangan. ’’Kalau bersandar, kepala sering nggantung karena bantalannya rendah. Makanya, kali ini ditinggikan,’’ tuturnya. Di kamar tidur anak, tingginya bahkan dibuat mencapai langit-langit kamar.

Budi maupun Bambang menjelaskan, apartemen tetap bisa tampil elegan dan nyaman. Kuncinya adalah pemilihan warna dan perabot yang pas. ’’Memaksimalkan fungsi harus disertai pertimbangan estetika juga,’’ tegas Budi.


TIP

  • SIAPKAN DINDING
    • Pastikan permukaan dinding yang akan dipasangi kering, rata, dan bebas lembap. Jika perlu, persiapkan dinding dengan pelapis khusus.
  • CERMAT UKUR LUASAN CERMIN
    • Ukur dengan cermat luas dinding yang akan dipasangi cermin. Dengan demikian, potongan cermin tepat dan presisi.
  • PILIH CERMIN DENGAN COATING
    • Jika khawatir permukaan cermin rusak, pilih cermin dengan lapisan coating. Umumnya, pelapis yang digunakan berupa metal sehingga cermin tahan lembap dan asam.
  • ATUR PENCAHAYAAN
    • Cermin memantulkan cahaya. Untuk itu, pastikan lokasi cermin tidak menghadap langsung ke lampu atau sumber cahaya. Trik lainnya, pilih pencahayaan yang tidak terlalu terang.
  • PERHITUNGKAN PENEMPATAN CERMIN
    • Untuk menghindari pantulan yang memusingkan, pemasangan cermin sebaiknya tidak saling berhadapan. Jika memungkinkan, sisi terpantul di cermin polos sehingga nyaman dipandang.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : fam/c18/jan


Close Ads