alexametrics

Laminate Flooring, Material Lantai Ramah Lingkungan

Bisa Dilepas Pasang hingga Tiga Kali
2 Mei 2021, 17:03:40 WIB

Lantai kayu masih menjadi idaman banyak pemilik rumah. Tampilannya elegan dan tangguh. Namun, bagi yang memiliki bujet terbatas, laminate flooring bisa jadi alternatif.

LAMINATE flooring terbilang jarang didengar jika dibandingkan dengan vinil. Menurut Arie Setyadi, material itu terbuat dari beberapa lapis HDF (high-density fiberboard) yang dipadatkan. Bagian atasnya dilaminasi dengan corak kayu. ”Material ini tergolong ramah lingkungan karena bahan utamanya serbuk kayu,” urai konsultan konstruksi bangunan tersebut.

Beberapa di antaranya bahkan sudah mengantongi sertifikat green product. Arie menilai, laminate flooring aman untuk anak-anak, bayi, maupun lansia. Sebagian besar lantai laminasi telah lolos tes grade E1, yang berarti rendah emisi formaldehida.

Sementara itu, instalasi material tersebut juga terbilang mudah. Laminate flooring menggunakan sistem kunci atau click sehingga gampang dibongkar pasang tanpa melukai permukaan lantai di bawahnya. Setelah dilepas, lembaran pun tetap bisa digunakan lagi. ”Bisa dilepas pasang hingga tiga kali. Daya click-nya masih baik,” ungkap pria yang juga menjabat product manager Goodrich Gallery tersebut.

Dalam pemasangan, ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi. Yaitu, bersih, kering, dan rata. Pemasangan diawali melapisi lantai dengan polyvinyl film dan foam. Dua lapisan itu wajib dipasang untuk lantai baru maupun existing. Lapisan polyvinyl film berfungsi menahan kelembapan. Foam setebal 2 mm digunakan untuk ”meratakan” permukaan sekaligus meredam suara. ”Jadi, umpama dipasang di atas keramik, bagian nat-nya nggak terlihat di laminate flooring,” jelasnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : fam/c14/nor

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads