JawaPos Radar | Iklan Jitu

Bigo Live, Aplikasi yang Sempat Diblokir Kini Malah Ditaksir

23 Mei 2018, 08:30:59 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
bigo live, kemenkominfo bigo live
Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo Sammuel Abrijani Pengarepan usai acara Peluncuran Cube TV di Jakarta, Senin (21/5). (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Bigo Live sempat kena semprit Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) karena ditemukan banyak konten negatif semisal pornografi dan pornoaksi. Bahkan, aplikasi tersebut sempat dinyatakan diblokir tahun lalu. Namun, saat ini platform live streaming itu menunjukan perubahan. Bigo yang sempat diblokir itu kini justru dilirik Kemenkominfo.

Tidak hanya kembali mendapatkan izin, Bigo dengan teknologi yang dimilikinya bakalan dirangkul Kemenkomifo untuk membantu menyaring konten negatif. Bigo disebut memiliki teknologi yang mumpuni untuk membantu meringankan tugas Kemenkominfo terkait penanggulangan konten negatif di jagat maya.

Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo Sammuel Abrijani Pengarepan mengatakan, hal tersebut dilakukan setelah Bigo Live menunjukan perubaha ke arah yang lebih baik. “Mereka menunjukan iktikad baik dan janji mau berubah,” katanya di acara Peluncuran Cube TV di Jakarta.

bigo live, kemenkominfo bigo live
Bigo saat meluncurkan Cube TV di Jakarta, Senin (21/5). (Rian Alfianto/JawaPos.com)

“Mereka mendatangi kami, kami juga sempat diundang mereka ke kantor pusatnya di Tiongkok untuk melihat sistem yang mereka miliki. Dari sana kami melihat mereka punya sistem filterisasi yang lebih akurat untuk melihat dan menjaring gambar berunsur negatif, makanya mau kita rangkul,” tambahnya.

Pria yang karib disapa Semmy itu menyebut bahwa Sistem yang dimiliki Bigo diperkirakan bisa membantu Kemenkominfo dalam menangkal konten pornografi yang ada di Indonesia. Seperti diketahui, Kemenkominfo juga memiliki mesin pengais konten negatif yang bernama AIS.

Kendati begitu, mesin sensor yang dimiliki Kemenkominfo hanya bisa memblokir website, tidak bisa memblokir foto-foto pada hasil pencarian search engine melalui Google Image. Oleh karenanya, dengan merangkul Bigo nantinya platform situs yang memiliki konten negatif yang telah diblokir tidak akan meninggalkan jejak dalam pencarian Google Image.

“Kami lagi uji coba, saya mau melihat sistemnya, bisa cepet enggak. Kalau ini berhasil, kan lumayan bisa meringankan tugas anak buah gue,” kata Semmy sambil tertawa.

Semmy juga menaruh atensi dengan apa yang dilakukan Bigo Live. Menurutnya, yang dilakukan Bigo patut ditiru platform lainnya yang bergerak pada layanan internet untuk senantiasa memberikan perhatian pada konten-konten negatif. Hal ini supaya tidak tayang di ruang publik dan jagat maya.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up