JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tiga Alasan Aplikasi Tik Tok Harus Diblokir

04 Juli 2018, 09:05:59 WIB | Editor: Ilham Safutra
Tiga Alasan Aplikasi Tik Tok Harus Diblokir
Logo aplikasi Tik Tok (Screenshot)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) mengungkapkan alasan memblokir aplikasi video social Tik Tok. Pemerintah menyimpulkan aplikasi tersebut berisi banyak konten negatif. Keputusan pemblokiran aplikasi yang sedang populer di tanah air itu dikeluarkan pada Selasa (3/7).

Berdasar informasi di Google Play Store, aplikasi Tik Tok telah diunduh sekitar 50 juta kali. Aplikasi yang dirilis sejak 7 Mei 2017 itu dibuat oleh Bytemod Pte.Ltd dan tertulis beralamat di International Plaza, Singapura.

Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menuturkan, keputusan pemblokiran Tik Tok ditetapkan Selasa siang. Kemenkominfo memblokir aplikasi Tik Tok beserta delapan unit DNS (domain name system)-nya. Pemblokiran Tik Tok itu bersifat sementara hingga pengelola melakukan perbaikan dan pembersihan konten-konten ilegal.

Tiga Alasan Aplikasi Tik Tok Harus Diblokir
Aplikasi video sosial (Pixabay.com)

"Batas waktunya sampai kapan? Sesiap mereka lah. Kalau nggak dibenerin ya kita tetap blokir," katanya saat dihubungi tadi malam.

Semuel menjelaskan bahwa pemblokiran aplikasi Tik Tok didasari hasil pemantauan tim pengais (crawling) atau sering disebut Tim Ais. Tim Ais menjalankan tugasnya dari pelaporan Kementerian PPPA, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta dari laporan masyarakat pada umumnya. Pelanggaran konten yang ditemukan sangat beragam. Mulai pornografi, asusila, hingga pelecehan agama. 

(wan/c6/ang)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up