JawaPos.com - Empat zodiak berikut ini kerap berperan sebagai playing victim. Mereka mampu memanipulasi orang lain agar terlihat tak bersalah.
Salah satu penyebabnya adalah sifat keras kepala yang membuat mereka tidak mau terlihat sebagai sosok yang salah.
Cara mereka melakukan manipulasi juga beragam. Tapi umumnya mereka memiliki kecerdasan emosional yang tinggi, sehingga membuat orang lain mudah merasa iba, dan bahkan ikut memusuhi pihak yang dianggap mengancam mereka.
Mengutip dari laman collective.world empat zodiak berikut ini kerap memanipulasi keadaan dan bertingkah playing victim membuat diri sebagai korban, padahal mereka adalah pelaku sebenarnya.
-
Cancer
Cancer bisa menjadi zodiak yang paling manipulatif secara emosional. Cancer pandai membaca orang dan memanfaatkan kemampuan itu untuk keuntungan pribadi.
Mereka ahli menyentuh sisi lembut orang lain sampai anda percaya bahwa mereka adalah korban. Cancer pandai membalikkan keadaan dan membuat anda merasa harus meminta maaf, padahal jelas mereka yang salah.
-
Leo
Leo tidak pernah mengakui kesalahan. Mereka sangat pintar menempatkan diri sebagai korban ketika sebenarnya mereka adalah pelaku.
Leo lebih rela menghabiskan energi untuk memutarbalikkan situasi daripada harus mengakui kesalahan. Mereka mampu menarik simpati orang lain agar memihak mereka dan melawan musuh yang mengancam.
-
Scorpio
Scorpio memiliki kemampuan memimpin serta menyakinkan orang lain. Sifat pendendam membuat mereka kerap memanipulasi agar terlihat sebagai korban. Scorpio sulit saat melepaskan dendam, bahkan untuk hal-hal kecil.
Luka emosional di masa lalu membuat mereka sulit menerima tanggung jawab. Mereka sangat yakin orang lain ingin menyakiti mereka, sampai lupa cara mereka menyakiti orang lain.
-
Pisces
Pisces bisa sangat manipulatif. Mereka ahli dalam memainkan peran sebagai korban. Sampai orang lain merasa iba dan percaya bahwa mereka tidak bersalah.
Kerapuhan sikap penuh pengorbanan mereka menjadi senjata yang ampuh untuk memancing rasa kasihan, meskipun sebenarnya mereka yang patut untuk disalahkan.
***