← Beranda

Main Dua Kaki! 5 Weton Ini Suka Selingkuh dan Sulit Setia dengan Pasangan Menurut Primbon Jawa, Siapa Saja?

Mohammad Maulana IqbalKamis, 13 Maret 2025 | 13.38 WIB
Weton suka selingkuh dan sulit setia dengan pasangan kata Primbon Jawa

JawaPos.com – Dalam Primbon Jawa, karakter seseorang bisa tercermin dari wetonnya, termasuk dalam hal setia atau suka selingkuh.

Beberapa weton dipercaya memiliki kecenderungan sulit setia dan gemar bermain dua kaki dalam hubungan dengan pasangan.

Mereka dikenal mudah bosan, suka selingkuh, suka tantangan, atau memiliki pesona yang membuat mereka selalu dikelilingi banyak orang.

Lantas, siapa saja lima weton yang disebut paling suka selingkuh dan sulit setia menurut Primbon Jawa?

Dikutip dari akun YouTube BUDAYA LIKE pada Kamis (13/3), dijelaskan bahwa ada lima weton yang paling suka selingkuh dan sulit untuk setia dengan pasangan menurut Primbon Jawa.

1. Jumat Legi
Individu dengan weton Jumat Legi dikenal memiliki kepribadian yang ambisius dan cerdas.

Mereka sering menjadi pusat perhatian karena kharisma alami yang mereka miliki, sehingga tak jarang memiliki banyak pengagum dari lawan jenis.

Kepribadian mereka yang dinamis membuat mereka cepat merasa bosan dalam hubungan yang monoton.

Mereka memiliki kecenderungan mencari tantangan baru ketika merasakan kebosanan dalam hubungan yang dijalani.

Kemampuan komunikasi yang baik menjadi salah satu kelebihan mereka, sehingga mudah mendapatkan simpati dari orang lain.

Daya tarik alamiah yang mereka miliki terkadang membuat mereka sulit menolak perhatian dari lawan jenis.

Mereka biasanya memiliki intelektualitas tinggi dan kemampuan memecahkan masalah yang baik.

Pasangan dari pemilik weton Jumat Legi perlu memberikan variasi dalam hubungan agar tetap menarik.

Mereka perlu merasa tertantang secara intelektual agar tetap bertahan dalam hubungan.

Pemilik weton ini memerlukan pasangan yang bisa mengimbangi pemikiran dan ambisi mereka.

Penting bagi pasangan untuk memberikan ruang dan kebebasan tanpa mengabaikan kebutuhan akan perhatian.

Neptu dari weton Jumat Legi adalah gabungan dari nilai hari Jumat (6) dan pasaran Legi (5), sehingga totalnya 11.

Dalam tradisi Jawa, weton ini berada di bawah naungan Dewi Sri yang melambangkan kesuburan dan kemakmuran.

Mereka cenderung menjadi pribadi yang mandiri dan tidak suka dikekang. Kebutuhan akan afirmasi dan pengakuan menjadi salah satu motivasi utama dalam tindakan mereka.

2. Rabu Kliwon
Pemilik weton Rabu Kliwon terkenal dengan kepribadiannya yang fleksibel dan adaptif terhadap berbagai situasi.

Mereka memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik, sehingga dapat dengan mudah menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.

Kelemahan utama mereka adalah kesulitan menolak godaan, terutama jika hubungan yang sedang dijalani mulai terasa membosankan.

Mereka cenderung mencari variasi dan hal-hal baru dalam kehidupan, termasuk dalam hubungan asmara.

Untuk menjaga keharmonisan hubungan, pasangan dari pemilik weton Rabu Kliwon perlu secara konsisten memberikan variasi dan kejutan dalam hubungan.

Mereka sangat menghargai kebebasan dan tidak suka dikekang, sehingga pasangan perlu memberikan ruang pribadi yang cukup.

Pemilik weton ini biasanya memiliki bakat seni dan kreativitas yang tinggi. Mereka cenderung menjadi pribadi yang menarik dan penuh pesona dalam pergaulan.

Kepekaan emosional mereka membuat mereka mudah tersinggung jika merasa diabaikan.

Neptu dari weton Rabu Kliwon adalah kombinasi dari nilai hari Rabu (7) dan pasaran Kliwon (8), sehingga totalnya 15.

Dalam kepercayaan Jawa, weton ini berada di bawah pengaruh Batara Kala yang melambangkan waktu dan perubahan.

Mereka memiliki intuisi yang kuat dan sering kali dapat membaca situasi dengan baik.

Kecenderungan untuk mencari hal baru bisa diatasi dengan menciptakan pengalaman-pengalaman baru bersama pasangan.

Hubungan yang stabil namun dinamis adalah kunci untuk mempertahankan komitmen mereka.

3. Minggu Wage
Pemilik weton Minggu Wage dikenal memiliki karisma yang kuat, kecerdasan yang mumpuni, dan kemandirian yang tinggi.

Mereka sangat menghargai kebebasan dan tidak suka merasa tertekan dalam hubungan.

Jika merasa terkekang, mereka cenderung mencari jalan keluar yang kurang sehat untuk mendapatkan kebebasan.

Penting bagi pasangan untuk menciptakan hubungan yang memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang.

Mereka memiliki sikap optimis dan pandangan hidup yang positif, menjadikan mereka partner yang menyenangkan.

Namun di balik keceriaan mereka, terdapat kecenderungan untuk mencari validasi dari luar jika merasa kurang dihargai.

Pemilik weton ini biasanya memiliki kemampuan leadership yang baik dan sering menjadi panutan bagi orang lain.

Mereka memiliki energi yang tinggi dan selalu mencari tantangan baru dalam hidup.

Neptu dari weton Minggu Wage adalah gabungan dari nilai hari Minggu (5) dan pasaran Wage (4), sehingga totalnya 9.

Dalam tradisi Jawa, weton ini berada di bawah pengaruh Batara Indra yang melambangkan kekuatan dan kejayaan.

Mereka cenderung menjadi pribadi yang idealis dan memiliki standar tinggi, baik untuk diri sendiri maupun pasangan.

Hubungan yang harmonis bisa terjalin jika ada keseimbangan antara kebebasan dan komitmen.

Pasangan ideal bagi mereka adalah yang mampu memberikan dukungan tanpa membatasi ruang gerak mereka.

4. Kamis Pahing
Pemilik weton Kamis Pahing memiliki karakter yang kuat, dominan, dan sangat ambisius dalam mengejar tujuan hidup.

Mereka menyukai tantangan dan selalu ingin menjadi pusat perhatian dalam lingkungan sosial.

Kebutuhan akan pengakuan dan perhatian menjadi salah satu hal penting bagi mereka dalam hubungan.

Jika merasa kurang mendapatkan perhatian yang dibutuhkan, mereka bisa tergoda untuk mencari validasi dari tempat lain.

Penting bagi pasangan untuk selalu menjaga hubungan tetap hangat dan saling mendukung agar kebutuhan perhatian mereka terpenuhi.

Pemilik weton ini biasanya memiliki visi yang jelas tentang masa depan dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

Mereka memiliki pesona alami yang membuat orang lain tertarik dan ingin dekat dengan mereka.

Neptu dari weton Kamis Pahing adalah kombinasi dari nilai hari Kamis (8) dan pasaran Pahing (9), sehingga totalnya 17.

Dalam kepercayaan Jawa, weton ini berada di bawah pengaruh Batara Guru yang melambangkan kebijaksanaan dan pengetahuan.

Mereka cenderung memiliki pemikiran analitis dan strategis dalam menghadapi persoalan.

Kemampuan retorika mereka sering membuat mereka menjadi pembicara yang didengarkan.

Meskipun terkesan kuat, mereka juga memiliki sisi sensitif yang perlu dipahami pasangan.

Loyalitas dan konsistensi pasangan menjadi kunci untuk mempertahankan hubungan dengan pemilik weton ini.

Mereka sangat menghargai kejujuran dan transparansi dalam hubungan.

5. Selasa Pon
Pemilik weton Selasa Pon memiliki kepribadian yang ceria, penuh semangat, dan sangat mudah akrab dengan siapa saja.

Kemampuan sosialisasi yang tinggi membuat mereka disukai banyak orang dalam pergaulan.

Kelemahan utama mereka adalah kecenderungan untuk cepat merasa bosan jika situasi terasa stagnan atau tidak ada perkembangan.

Kecenderungan ini yang membuat mereka rentan terhadap godaan dari luar jika hubungan terasa monoton.

Penting bagi pasangan untuk selalu menjaga komunikasi yang baik dan menciptakan suasana menyenangkan agar mereka tetap merasa nyaman dalam hubungan.

Pemilik weton ini biasanya memiliki selera humor yang baik dan suka membuat orang lain tertawa.

Mereka memiliki energi positif yang menular dan membuat suasana di sekitar mereka menjadi hidup.

Neptu dari weton Selasa Pon adalah gabungan dari nilai hari Selasa (3) dan pasaran Pon (7), sehingga totalnya 10.

Dalam tradisi Jawa, weton ini berada di bawah naungan Batara Brahma yang melambangkan semangat dan energi.

Mereka cenderung menjadi pribadi yang spontan dan kurang menyukai rutinitas yang kaku.

Hubungan yang dinamis dan penuh petualangan bisa menjadi kunci untuk mempertahankan kesetiaan mereka.

Pasangan ideal bagi mereka adalah yang bisa menjadi teman dalam berbagai aktivitas dan selalu memiliki ide-ide segar untuk dilakukan bersama.

Meskipun terlihat selalu ceria, mereka juga membutuhkan pengertian dan dukungan emosional yang konsisten dari pasangan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho