JawaPos.com — Aston Malang Hotel & Residence resmi meluncurkan promosi kuliner “60 Seconds to Tokyo” pada Jumat (28/8), bertepatan dengan Travel Agent Gathering.
Agenda ini menghadirkan aneka street food otentik Jepang selama empat bulan untuk menyasar tingginya minat masyarakat Malang terhadap kuliner Negeri Sakura.
Mengapa Tokyo Dipilih sebagai Tema Kuliner Aston Malang?
Pemilihan Tokyo sebagai tema promosi kuliner didorong kuatnya pengaruh budaya Jepang sekaligus besarnya pasar pencinta makanan Jepang di Indonesia.
Program tersebut menjadi bagian dari Archipelago Global Flavours Series dan melanjutkan kesuksesan kampanye sebelumnya, “60 Seconds to Seoul”, yang mengangkat kuliner Korea Selatan.
General Manager Aston Malang Ferdian Indrayana mengatakan, Tokyo dipilih karena memiliki akar budaya kuliner yang kuat dan pasar penggemar yang besar di Indonesia.
“Archipelago memilih Tokyo karena memiliki akar budaya kuliner yang sangat kuat dan punya pangsa pasar yang besar di Indonesia,” ujar Ferdian Indrayana saat ditemui di sela acara, Jumat (28/8/2026).
Menurut Ferdian, kampanye tersebut sekaligus menjadi cara untuk mendekatkan brand Archipelago dan Aston kepada masyarakat.
Sasaran utamanya tidak hanya tamu hotel, tetapi juga komunitas serta penggemar kuliner Jepang di Kota Malang dan sekitarnya.
Apa Saja Menu yang Ditawarkan?
Program “60 Seconds to Tokyo” menghadirkan beragam kreasi street food Jepang yang dapat dinikmati masyarakat selama empat bulan ke depan.
Beberapa menu yang menjadi bagian dari promosi tersebut antara lain takoyaki dengan isian udang segar, burger ala Jepang, Menchi Katsu, serta aneka sajian penutup dan minuman menyegarkan.
Rangkaian menu itu dirancang untuk menghadirkan pengalaman kuliner bertema Tokyo tanpa harus bepergian ke Jepang.
Konsep street food dipilih agar cita rasa khas Jepang bisa dinikmati dengan pendekatan yang lebih dekat dan mudah diterima pencinta kuliner di Malang.
Sebelum diluncurkan secara luas, Aston Malang terlebih dahulu melakukan uji coba menu selama satu hingga dua bulan.
Tahap trial tersebut mendapat respons sangat positif dari para tamu, sekaligus menjadi salah satu pertimbangan hotel untuk melanjutkan program dalam periode promosi yang lebih panjang.
Tingginya respons tersebut terlihat dari penjualan menu promo bertema Asia yang sudah berjalan sebelum periode “60 Seconds to Tokyo” berakhir.
Ferdian menyebut penjualannya bahkan hampir menyamai capaian promo “60 Seconds to Seoul” yang sebelumnya sukses di seluruh jaringan hotel Archipelago.
Seberapa Besar Potensi “60 Seconds to Tokyo”?
Aston Malang optimistis program kuliner bertema Tokyo mampu mencatat penjualan tinggi selama periode promosi empat bulan.
Optimisme tersebut didukung hasil trial menu selama satu hingga dua bulan serta tingginya minat tamu terhadap sajian bertema Jepang.
“Peminatnya sangat tinggi,” kata Ferdian.
“Bahkan sebelum periode program berakhir, tingkat penjualan menu promo kuliner bertema Asia ini hampir menyamai kesuksesan promo 60 Seconds to Seoul sebelumnya di seluruh jaringan hotel Archipelago.”
Bagi Aston Malang, program tersebut bukan sekadar menghadirkan menu baru, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperkenalkan pengalaman kuliner tematik kepada pasar lokal.
Travel Agent Gathering yang digelar bersamaan dengan peluncuran juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dengan mitra perjalanan sekaligus memperkenalkan program terbaru hotel.
Setelah Tokyo, Negara Mana yang Jadi Tujuan Berikutnya?
Program kuliner tematik Archipelago International tidak berhenti di Tokyo karena inovasi serupa secara berkala dihadirkan sekitar enam bulan sekali.
Setelah mengangkat Seoul dan Tokyo, peluang eksplorasi kuliner dari destinasi Asia lainnya terbuka cukup lebar.
Ferdian menyebut Thailand hingga kawasan Timur Tengah dengan sajian Arabic berpotensi menjadi tema promosi berikutnya.
Pola tersebut membuat program kuliner Archipelago tidak hanya menawarkan variasi menu, tetapi juga membawa tamu menikmati pengalaman cita rasa dari berbagai destinasi tanpa harus meninggalkan kota.
Untuk saat ini, perhatian Aston Malang tertuju pada “60 Seconds to Tokyo” yang berlangsung selama empat bulan.
Dengan pilihan takoyaki udang, burger ala Jepang, Menchi Katsu, dessert, dan minuman khas tema Tokyo, program tersebut diharapkan mampu mempertahankan antusiasme pencinta kuliner Jepang di Malang.