JawaPos.com - “Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.” Itulah salah satu peribahasa yang dipelajari di bangku sekolah dan sangat berguna saat berkunjung ke negeri orang.
Peribahasa ini patutnya juga diterapkan saat berlibur ke negara lain. Pasalnya, setiap negara memiliki adat istiadat, kearifan lokal, dan tata aturan sosial yang berlaku dan harus dipatuhi oleh siapapun, termasuk turis asing.
Hal yang sama juga berlaku saat kamu berlibur ke Hong Kong. Negara modern yang merupakan salah satu pusat keuangan dunia ini tetap memiliki aturan sosial yang harus dipatuhi saat berkunjung ke sana.
Salah satu cara untuk menaati aturan tersebut adalah berusaha menjadi warga lokal (warlok) sana. Kamu perlu mempelajari budaya dan kebiasaan masyarakat sebelum menginjakkan kaki ke Hong Kong.
Dengan begitu, liburan kamu bisa berjalan dengan lancar dan praktis, serta warga asli sana pun tidak merasa terganggu dengan keberadaanmu sebagai turis asing.
Tips Berlibur ke Hong Kong
Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu terapkan dan bisa membantumu menjadi warlok saat liburan di Hong Kong.
1. Gunakan Transportasi Umum
Berbeda dengan Indonesia, negara maju seperti Hong Kong memiliki sistem transportasi umum yang modern dan mudah digunakan. Nah bepergian menggunakan transportasi umum ini bisa membantumu menjadi seorang warlok saat di Hong Kong.
Gunakan MTR (Mass Transit Railway), bus, tram, dan feri untuk berkeliling kota. Membeli Octopus Card akan memudahkan pembayaran di berbagai moda transportasi dan beberapa tempat belanja. Naiklah tram "Ding Ding" yang ikonik untuk merasakan pengalaman unik di pusat kota Hong Kong. Anda juga bisa menggunakan kartu kredit 90°N berlogo Visa dari OCBC.
2. Kuliner Kaki Lima
Menjadi warlok adalah menjadi biasa saja dalam segala hal layaknya orang lokal, termasuk memilih makanan. Daripada makan di restoran turis, cobalah kulineran di warung lokal atau pasar makanan seperti Temple Street Night Market dan Dai Pai Dongs.
Cobalah hidangan lokal seperti dim sum, wonton noodles, char siu, dan egg waffles. Makan di tempat-tempat ini tidak hanya memberikan pengalaman kuliner yang autentik, tetapi juga lebih hemat biaya.
3. Belanja di Pasar Tradisional
Setiap negara pasti punya pasar tradisional yang bisa dimanfaatkan untuk berbelanja oleh-oleh saat pulang nanti.
Begitu pula dengan Hong Kong. Kamu bisa mengunjungi pasar tradisional seperti Ladies Market, Stanley Market, dan Cat Street untuk membeli souvenir dan barang-barang unik lainnya.
Jangan ragu untuk menawar harga saat berbelanja di pasar ini. Selain itu, berbelanja di pasar basah (wet market) seperti Graham Street Market bisa memberimu gambaran tentang kehidupan sehari-hari warga lokal di sana.
4. Jelajahi Kawasan Non-turis
Ada beberapa atraksi dan tempat wisata khas yang menjadi daya tarik Hong Kong. Tentu saja kamu wajib berkunjung ke tempat-tempat tersebut.
Namun jika atraksi dan tempat favorit turis saja yang dikunjungi, maka kamu belum masuk kategori warlok. Lengkapi pengalamanmu dengan menjelajahi kawasan non-turis di Hong Kong!
Ada banyak kawasan yang jarang disinggahi turis, seperti Tai Hang, Sai Ying Pun, dan Sheung Wan. Kawasan-kawasan ini memiliki kafe, butik, dan galeri seni yang menarik serta suasana yang lebih tenang dan autentik.
5. Memahami Etika Setempat
Memahami dan menghormati kebiasaan lokal adalah kunci untuk merasa seperti warga lokal.
Misalnya, jangan membuang sampah sembarangan, antre dengan tertib di transportasi umum, dan selalu ucapkan terima kasih (多謝, dōjeh) atau permisi (唔該, m̀hgòi).
Ketika makan, perhatikan etika seperti tidak menancapkan sumpit di tengah nasi dan tidak membalik ikan saat makan bersama.
Selain menerapkan beberapa tips di atas, menjadi warlok saat berlibur di Hong Kong kamu juga harus selalu menjaga kebersihan serta tidak merusak wilayah dan transportasi umum setempat, agar tidak merepotkan tuan rumah saat liburan.
Sebagai traveler juga pastinya kamu mau transaksi yang nggak ribet dan ngerepotin kan? Jangan khawatir, karena dengan OCBC #KartuWajibLiburan pembayaran jadi lebih praktis dan memberikan kenyamanan bagi dirimu sendiri serta orang lokal di sekitarmu.
Berikut ini adalah #KartuWajibLiburan yang harus kamu bawa:
1. Nyala Global Debit
Anda tidak perlu lagi repot bertransaksi di luar negeri. Sebab, Kartu ini sudah memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
• Transaksi online & offline bisa di dalam & luar negeri. Langsung debit dari 11 mata uang asing & bebas konversi
• Praktis dengan Fitur Contactless. Mulai dari kulineran hingga berbelanja jadi lebih praktis
• Bebas Biaya Tarik Tunai, di jaringan ATM OCBC Hongkong, Malaysia, dan Singapur untuk Nasabah Layanan Nyala
• Mudah Atur Kartu Debit di OCBC mobile. Kemudahan aktivasi, atur limit, belanja, hingga blokir Kartu tinggal klik di OCBC mobile
Tertarik memiliki? Bagi Anda nasabah OCBC, cukup tukarkan kartu ATM atau debit tanda 360 dengan kartu Nyala Global Debit di kantor cabang OCBC. Bagi yang belum menjadi nasabah, Anda bisa langsung membuka rekening OCBC melalui OCBC mobile. Pastikan kartu Nyala Global Debit Anda sudah benar dengan adanya tanda Mastercard di kartu.
2. Kartu Kredit 90°N OCBC
Kartu ini juga wajib Anda miliki karena punya keuntungan untuk mengumpulkan miles lebih cepat dan bisa buat traveling lagi. Beberapa keuntungannya adalah sebagai berikut:
• Transaksi mulai Rp2.222 = 1 travel miles *. Bayar makan, transport & hotel di luar negeri wajib pake Kartu Kredit 90°N. *Khusus nasabah baru.
• Akses ke executive airport lounge Plaza Premium Lounge T3 Soekarno-Hatta dan lebih dari 1300 airport lounge lainnya di 137 negara via DragonPass
• Kartu Kredit OCBC serba digital di OCBC mobile. Mulai dari aktivasi, cairkan sisa limit Kartu Kredit, ubah transaksi menjadi cicilan bisa melalui OCBC mobile• Transaski di luar negeri dengan kurs yang kompetitif.
Info lebih lengkap mengenai dua kartu itu bisa kamu dapatkan dengan di sini. Karena Liburan Wajibnya Gak Ngerepotin!