JawaPos.com - Madura dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki pesona wisata, baik wisata alam, religi, maupun edukasi.
Di antara berbagai destinasi yang ada, wisata religi menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan karena Madura merupakan saksi bisu perjalanan spiritual sejumlah ulama besar.
1. Masjid Jamik
Masjid Jamik terletak di Jl. Trunojoyo No. 148, Dalem Anyar, Bangselok, Kecamatan Sumenep, Kabupaten Sumenep. Dilansir dari akun TikTok @gosumenepdotcom, Masjid Jamik diklaim sebagai masjid tertua di Indonesia.
Masjid Jamik, atau yang juga dikenal sebagai Masjid Agung Sumenep, telah berusia 244 tahun. Pembangunannya dimulai pada tahun 1779 dan selesai pada 1787 Masehi. Masjid ini mampu menampung sekitar 2000 jamaah dan memiliki arsitektur yang indah serta memukau.
2. Asta Tinggi
Dilansir dari website resmi Pemerintah Kecamatan Pasongsongan, Asta Tinggi adalah salah satu destinasi wisata religi di Kabupaten Sumenep, Madura. Lokasinya berada di Kebunagung, sekitar 2,4 km di sebelah barat laut Kota Sumenep.
Destinasi ini merupakan kompleks makam raja-raja Sumenep dan keturunannya yang dibangun pada tahun 1763 Masehi. Kawasan Asta Tinggi dikelilingi oleh tembok batu kapur yang memberikan ciri arsitektur khas pada tempat wisata ini.
3. Aer Mata Ebu
Dilansir dari akun TikTok @ighozchannel, Aer Mata Ebu adalah destinasi wisata religi berupa makam bangsawan Madura. Kompleks ini terletak di Buduran, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.
Makam-makam di kompleks Aer Mata Ebu dibangun di atas perbukitan kapur dengan ketinggian 30 mdpl. Keunikan lainnya adalah makam-makam ini dihiasi dengan ukiran sulur, motif bunga, dan kaligrafi yang indah.