JawaPos.com - Video dengan narasi 'PKI Jaya' yang menampilkan sejumlah kader Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) viral di media sosial. Ketua Umum PKN I Gede Pasek Suardika geram dengan viralnya video hoaks tersebut.
Dalam video tersebut, terdapat Ketum PKN I Gede Pasek Suardika bersama sejumlah kadernya. Video viral itu juga menampilkan kader PKN yang meneriakkan 'Nusantara bangkit, PKN Jaya' dengan latar belakang lambang PKN.
Video tersebut disisipkan dengan tulisan 'PKI Jaya. TNI Waspadalah. Partai Nusantara'. Video itu juga disebarkan dengan narasi, agar semua pihak waspada karena partainya PKI lolos menjadi peserta Pemilu 2024.
"Itu kan video sudah pernah kena black campaign sejak September 2022 lalu, massif lagi Desember 2022," kata Gede Pasek kepada JawaPos.com, Kamis (18/5).
Mantan politikus Partai Demokrat ini merasa aneh, PKN yang terbilang partai masih muda sudah terserang kampanye hitam. Karena itu, ia mempertanyakan apa yang dikhawatirkan dari PKN.
"Kita jadi aneh saja, PKN itu kan parpol masih muda. Bahkan termuda di antara 18 parpol peserta Pemilu, apanya yang dikhawatirkan sampai buat black campaign begitu?," cetus Gede Pasek.
Gede Pasek mengakui, pihaknya banyak menerima berita bohong. Namun, hal itu tak menyurutkan partai yang dipimpinnya untuk berjuang pada Pemilu 2024.
"Sudah banyak juga klarifikasi soal hoaks tersebut. Sehingga kita tidak akan berhenti dengan fitnah begitu, kita fokus saja untuk berjuang membangkitkan Nusantara," tegas Gede Pasek.