← Beranda
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 2 September 2026 | 19.12 WIB
Direktur Utama RS Siti Hajar Sidoarjo, dr. Iqbal Faizin, M.Kes, AIFO-K (kanan) menjelaskan perkembangan penanganan korban keracunan MBG di RS Siti Hajar. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kondisi 35 santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Sidoarjo, yang diduga keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), kini stabil dan masih menjalani rawat inap di RS Siti Hajar.

Sebagian besar pasien direncanakan pulang hari ini, Rabu (2/9) setelah mendapat penanganan dokter spesialis.

Sebelumnya, ratusan santri dan santriwati Ponpes Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, dilarikan ke sejumlah rumah sakit setelah mengonsumsi menu MBG pada Selasa (1/9) siang.

Update RS Siti Hajar per Rabu (2/9) pukul 09.10 WIB, total 84 pasien telah mendapat penanganan. Dari jumlah tersebut, 35 pasien menjalani rawat inap, sedangkan 49 pasien lainnya berstatus rawat jalan.

Baca Juga: 516 Santri-Siswa Keracunan MBG di Sidoarjo: 427 Pulang, 88 Masih Dirawat

Kondisi 35 Santri Stabil, Keluhan Dominan Nyeri Perut

Direktur Utama RS Siti Hajar Sidoarjo, dr. Iqbal Faizin, M.Kes, AIFO-K, mengatakan seluruh pasien yang masih menjalani rawat inap berada dalam kondisi stabil.

Keluhan yang paling banyak dirasakan para santri berupa nyeri perut disertai sedikit pusing.

"Ya, per hari ini ada 35 pasien yang dirawat inap di RS Siti Hajar Sidoarjo. Alhamdulillah dari ke-35 ini posisinya stabil, yang paling banyak keluhannya masih nyeri perut dan sedikit pusing,” ujar dr. Iqbal kepada JawaPos.com, Rabu (2/9).

Menurut dia, kondisi para pasien terus dipantau setelah mendapatkan penanganan dari dokter spesialis anak maupun penyakit dalam.

Dari hasil analisa sementara tim medis, tidak ada pasien yang menunjukkan kondisi kesehatan semakin memburuk.

Baca Juga: BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Kalitengah Sidoarjo Imbas Keracunan MBG

“Tapi, dari analisa kami yang sudah ditangani oleh dokter spesialis anak dan penyakit dalam, rencananya akan pulang hari ini atau besok, jadi tidak ada yang status kesehatannya lebih lebih buruk lagi, insyaallah stabil semua," jelasnya.

Sebagian Besar Pasien Bisa Pulang Hari Ini

Dari 35 pasien rawat inap, sebagian besar diperkirakan sudah dapat meninggalkan rumah sakit pada Rabu (2/9).

Namun, sejumlah pasien masih membutuhkan observasi lebih lanjut sebelum dokter memberikan izin untuk pulang.

"Iya, sebagian besar pulang hari ini, sebagian kecil kita perlu observasi lebih lanjut, ya," kata dr. Iqbal.

Keputusan memulangkan pasien tetap menyesuaikan kondisi masing-masing santri setelah menjalani pemantauan.

Baca Juga: Daftar Menu MBG yang Dikonsumsi 293 Santri Manbaul Hikam Sidoarjo Sebelum Keracunan

Rumah sakit juga memastikan penanganan diberikan sesuai keluhan yang muncul selama proses perawatan.

Dirawat di Ruang VIP, 1 Kamar 4 Orang

Para pasien ditempatkan di ruang VIP RS Siti Hajar dalam kondisi khusus menyusul banyaknya santri yang membutuhkan pelayanan medis secara bersamaan.

Meski demikian, ruangan tersebut tidak digunakan dengan sistem satu pasien satu kamar.

dr. Iqbal menjelaskan, kondisi luar biasa akibat banyaknya pasien membuat satu kamar harus digunakan oleh beberapa santri.

Dalam satu kamar, terdapat sekitar 3–4 pasien, sementara pemantauan medis tetap dilakukan secara langsung oleh dokter spesialis.

Baca Juga: Wes Ndang Lekas Pulang, Doa Wabup Sidoarjo Mimik Idayana ke Santri Keracunan MBG

"Ya, sesuai keluhan yang muncul, namun kami sudah, jadi di sini di kami tempatkan di ruang VIP namun tidak satu orang satu kamar, tapi satu orang bisa 3-4 orang karena memang keadaan luar biasa,” jelas dokter Iqbal Faizin.

Ditangani Dokter Spesialis Sesuai Usia dan Keluhan

Tim medis kemudian membagi penanganan para santri berdasarkan usia dan keluhan pasien.

Santri yang membutuhkan penanganan penyakit dalam ditangani dokter spesialis penyakit dalam, sedangkan pasien sesuai kategori usia mendapatkan penanganan dari dokter spesialis anak.

“Dan itu sudah dipegang langsung oleh spesialis, ada yang penyakit dalam, ada yang penyakit anak tergantung usianya, dan insya Allah semuanya sudah ditangani berdasarkan keluhan yang muncul."

RS Siti Hajar Siap Terima Pasien Tambahan

Di tengah proses pemulihan 35 santri yang masih menjalani rawat inap, RS Siti Hajar juga masih membuka kemungkinan menerima pasien tambahan dari Ponpes Manba’ul Hikam.

Baca Juga: Update! Total 83 Santri Diduga Korban Keracunan MBG Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo

Sebelumnya muncul informasi adanya sembilan santri yang disebut akan dibawa ke rumah sakit tersebut.

Namun, hingga pukul 10.00 WIB, pihak RS Siti Hajar belum menerima konfirmasi terkait kedatangan sembilan santri tersebut.

dr. Iqbal memastikan pihaknya tetap siap memberikan pelayanan jika pasien tambahan benar-benar datang.

"Kami belum menerima itu, seandainya itu dibawa kami insya Allah kami siapkan, ya, karena masih masih muat kami, ya," tuturnya.

Dengan kondisi 35 pasien rawat inap dan 49 pasien rawat jalan, RS Siti Hajar mencatat total 84 santri telah mendapatkan penanganan.

Baca Juga: 293 Santri Keracunan MBG, Bupati Sidoarjo Subandi Pastikan Tidak Ada Korban Tewas

Sebagian besar pasien rawat inap diharapkan bisa pulang pada Rabu (2/9), sementara pasien tertentu masih akan menjalani observasi untuk memastikan kondisinya benar-benar stabil.

EDITOR: Bayu Putra