← Beranda
Gelar Runner Up Raka Jatim 2026 Dicabut, Tio Ferdian Wajib Kembalikan Atribut dan Hadiah
Novia HerawatiSelasa, 11 Agustus 2026 | 22.39 WIB
Tio Ferdian Rahmana dicabut gelarnya sebagai Runner Up Raka Jatim 2026 setelah namanya viral karena skandal menyuruh pacarnya menggugurkan kandungan. (Instagram @ingintahuindonesia)

JawaPos.com - Runner Up Raka Jawa Timur 2026, Tio Ferdian Rahmana, mendapat sanksi pencabutan status setelah namanya viral karena diduga menyuruh sang pacar menggugurkan kandungan hingga ke Singapura. 

Kabar ini dibenarkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, setelah pihaknya menggelar sidang pelanggaran kode etik bersama Dewan Juri Raka Raki Jatim 2026.

Sidang tersebut juga melibatkan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya (Disbudporapar) Surabaya, Ikatan Raka Raki Jawa Timur Paguyuban Cak Ning Surabaya, dan psikolog.

Baca Juga: Trump Klaim AS Kuasai 100 Persen Selat Hormuz, Ini Dampak Jika Iran Tetap Tutup Jalur Minyak Dunia

"Dalam rapat tersebut sudah diputuskan bahwa satu, mencabut status saudara Tio Ferdian Rahmana sebagai wakil satu Raka Jawa Timur tahun 2026," ujar Evy ketika dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (11/8).

Dengan pencabutan status tersebut, mahasiswa berusia 24 tahun itu dibebastugaskan dari seluruh hak dan kewajibannya sebagai Wakil I Raka Jawa Timur Tahun 2026.

"Keputusan yang kedua, saudara Tio diwajibkan mengembalikan seluruh atribut, selempang, piala, piagam dan hadiah yang berupa uang tunai, produk dan voucher yang diterimakan kepada Disbudpar Jawa Timur," imbuhnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap konsekuensi pelanggaran kode etik, Disbudpar Jatim dan Dewan Juri Raka Raki Jatim 2026 sepakat untuk tidak menunjuk pengganti gelar Wakil I Raka Jawa Timur tahun 2026.

Kronologi singkat

Baca Juga: Perkuat Literasi Program JKN, BPJS Kesehatan Jalin Sinergi dengan Keuskupan Agung Jakarta

Nama runner up Raka Raki Jawa Timur 2026, Tio Ferdian Rahmana mendadak menjadi perbincangan di media sosial. Pria 24 tahun tersebut diduga meminta pacarnya aborsi kandungan ke dukun hingga Singapura. 

Kasus tersebut muncul setelah akun instagram @ingintauindonesia mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga antara Tio dengan pacarnya yang membahas rencana aborsi ke dukun anak.

"Runner-up Raka & Raki Jawa Timur 2026, yang juga Cak & Ning Surabaya 2023 diduga terlibat kasus kekerasan seksual terhadap pacarnya sendiri. Berita ini mencuat setelah ajang pemilihan duta wisata (Raka & Raki) yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur baru saja selesai," tulis caption Instagram @ingintauindonesia, dikutip JawaPos.com pada Selasa (11/8).

"Mumpung (usia kehamilan) belum 12 minggu, aku gak siap sanksi sosial, aku juga kasian kamu," ucap Tio kepada pacarnya, dalam tangkapan layar yang beredar luas di media sosial. (*)

EDITOR: Bintang Pradewo