JawaPos.com - Seorang pria berinisial MS, 40 tahun, warga Darmo Kali, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, ditemukan meninggal dunia di toilet Tempat Wisata Taman Bungkul, Senin (13/4).
Penemuan ini membuat geger pengunjung Taman Bungkul dan masyarakat sekitar. Dari data yang dihimpun JawaPos.com, jenazah korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dan bersimbah darah di lantai kamar mandi.
Korban mengenakan jaket hitam dan celana kain merah yang sudah diturunkan selutut. Penemuan jenazah ini dibenarkan Kabid Darlog Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Linda Novanti.
"Petugas tiba di lokasi, (korban sudah meninggal dunia) jenazah berada di dalam kamar mandi yang terkunci, selanjutnya kami menyesuaikan penanganan bersama petugas terkait,” tutur Linda, Senin (13/4).
Jenazah korban dilaporkan pertama kali oleh salah seorang petugas kebersihan sekitar pukul 10.00 WIB. Kecurigaan muncul lantaran salah satu bilik di kamar mandi pria Taman Bungkul, terkunci sejak Subuh.
Salah satu petugas kebersihan Taman Bungkul, Lukman menuturkan dirinya sempat memanggil hingga mendobrak-dobrak pintu salah satu bilik kamar mandi pria yang terkunci, namun tidak mendapat jawaban.
“Saya sekitar jam 09.00 WIB itu kan mulai kerja, terus kamar mandinya itu terkunci dari dalam, saya panggil dan dobrak-dobrak, nggak ada jawaban. Nggak ada curiga atau apa, soalnya kan nggak ada tanda-tanda suara," ucapnya.
Sementara itu, Petugas keamanan Taman Bungkul, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa pintu kamar mandi lokasi ditemukannya korban telah dalam kondisi terkunci sejak sekitar pukul 04.55 WIB ba'da subuh.
“Kalau dari laporan teman saya yang tugas malam itu sempat memvideokan dari shubuh itu pintunya sudah dikunci, akhirnya divideokan karena takut ada yang aneh,” ucap Abdul di lokasi kejadian.
Karena tak kunjung terbuka, sekitar pukul 09.00 WIB Lukman, Abdul, dan sejumlah petugas Taman Bungkul memutuskan naik tangga serta mengintip dari celah langit-langit bilik untuk memastikan keberadaan orang di dalam toilet.
“Setelah diambil tangga, dilihat, akhirnya ketahuan ada jenazah itu. Nggak kenal (identitas korban)," imbuhnya. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke petugas kepolisian dan BPBD Kota Surabaya.
Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Terkait penyebab kematian belum diketahui pasti karena pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, sebelum jenazah diserahkan ke pihak keluarga.