← Beranda
Libur Lebaran 2026 Diprediksi Membludak! Tol Surabaya–Gempol Siaga Penuh Layani Arus Wisata ke Bromo dan Malang
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 21 Maret 2026 | 01.27 WIB
Jasamarga Transjawa Tol mencatat 523 ribu kendaraan menuju ke Jawa Timur Via GT Cikampek Utama. (Dokumentasi Jasa Marga)

JawaPos.com — Lonjakan arus wisata saat Idulfitri 1447H mulai diantisipasi serius oleh PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT). Ruas Tol Surabaya–Gempol dipastikan dalam kondisi siap menghadapi ledakan mobilitas masyarakat menuju berbagai destinasi favorit di Jawa Timur.
Ruas strategis ini menjadi penghubung utama dari Surabaya ke Pasuruan, Malang, hingga kawasan wisata Gunung Bromo.

Tak heran jika volume kendaraan diprediksi melonjak tajam selama periode libur Lebaran 2026.
Berdasarkan data lalu lintas, puncak arus diperkirakan terjadi pada H+1 Lebaran atau Minggu, 22 Maret 2026.

Di Gerbang Tol Kejapanan, jumlah kendaraan diprediksi menembus 44.431 unit dalam sehari.
Angka ini menunjukkan potensi lonjakan signifikan dibandingkan hari biasa.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, Penumpang Bandara Juanda Tembus 266 Ribu dalam Sepekan

Bahkan, sejak Kamis, 19 Maret 2026, volume kendaraan sudah mencapai 26.605 kendaraan yang melintas di ruas tersebut. Jumlah tersebut meningkat 24,81 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 21.316 kendaraan.

Tren ini menjadi sinyal kuat pergerakan masyarakat sudah mulai meningkat menjelang libur panjang.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menegaskan kesiapan penuh pihaknya.

“JTT memastikan seluruh aspek operasional di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol dalam kondisi siap melayani pengguna jalan selama periode libur Idulfitri. Berbagai kesiapan telah kami lakukan mulai dari kesiapan petugas operasional, armada layanan lalu lintas, hingga optimalisasi sarana dan prasarana jalan tol guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat,” ujarnya.

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, berbagai armada telah disiagakan selama 24 jam.
Mulai dari kendaraan layanan jalan tol, ambulans, rescue, derek, hingga unit Patroli Jalan Raya (PJR) siap bergerak cepat jika terjadi gangguan di lapangan.

Tak hanya itu, pengawasan lalu lintas juga diperkuat dengan sistem teknologi modern.
Sebanyak 84 titik CCTV dan 14 Dynamic Message Sign (DMS) aktif memantau kondisi jalan secara real-time melalui Jasamarga Traffic Information Center (JMTIC) Wilayah Timur.

Kesiapan juga menyentuh aspek kenyamanan pengguna jalan selama perjalanan jauh.
Fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 754A dan KM 753B dipastikan beroperasi optimal dengan berbagai layanan pendukung.

Pengguna jalan dapat menikmati fasilitas lengkap seperti area parkir luas, SPBU, SPKLU, toilet, tempat ibadah, hingga minimarket.

Area komersial dan UMKM juga tersedia untuk memenuhi kebutuhan selama perjalanan.
Upaya menjaga kualitas jalan pun terus dilakukan secara intensif. JTT melakukan monitoring cuaca, inspeksi drainase, hingga perbaikan cepat jika ditemukan kerusakan pada permukaan jalan.

Selain itu, pemeliharaan rambu, marka jalan, guardrail, hingga pembersihan vegetasi juga rutin dilakukan. Langkah ini penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga. Untuk memperkuat koordinasi selama periode padat, JTT juga menyiapkan posko pengamanan terpadu.

Posko ini tersebar di sejumlah titik strategis seperti Rest Area KM 754A, KM 753B, Gerbang Tol Sidoarjo 2, dan Gerbang Tol Kejapanan.

Keberadaan posko ini menjadi pusat informasi sekaligus layanan cepat bagi pengguna jalan.
Terutama saat menghadapi kondisi darurat atau membutuhkan bantuan selama perjalanan.
JTT juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan matang.

Mulai dari memastikan kondisi fisik pengemudi, kendaraan, hingga kecukupan saldo uang elektronik sebelum masuk tol.

Selain itu, pengguna jalan diminta tetap disiplin dalam berkendara. Menjaga jarak aman dan mematuhi rambu lalu lintas menjadi kunci utama keselamatan selama arus mudik dan wisata Lebaran.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkini, JTT menyediakan berbagai kanal resmi. Informasi lalu lintas bisa diakses melalui aplikasi Travoy, One Call Center 133, hingga media sosial resmi perusahaan.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, perjalanan menuju destinasi wisata seperti Bromo dan Malang diharapkan tetap lancar.

Meski volume kendaraan meningkat, layanan optimal menjadi kunci menjaga kenyamanan pengguna jalan. Momentum libur Lebaran memang selalu menjadi ajang mobilitas terbesar masyarakat setiap tahunnya. Karena itu, sinergi antara operator jalan tol dan pengguna jalan sangat dibutuhkan agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah