JawaPos.com - Genap berusia 10 tahun, Estine Aesthetic Clinic Surabaya memperkenalkan Nobleen, teknologi laser long pulse terbaru yang dirancang untuk menjawab kebutuhan perawatan kulit masyarakat Asia.
Peluncuran ini digelar meriah dan kekeluargaan dalam acara bertajuk "Grand Launching Nobleen, 1 st Fractional Long Pulse In Korea" di Vert Bukit Darmo Golf, Pradahkalikendal, Dukuh Pakis, Surabaya, Selasa malam (20/1).
Pemilik Estine Aesthetic Clinic, Dr. Christopher.M.Kes.,AAAM AIFO-K, menyebut kehadiran Nobleen bukan tanpa alasan. Banyak dari pasien Klinik Estine tersebut yang mengalami masalah kulit akibat penggunaan krim pemutih.
"Kita concern karena banyak sekali pasien saya, setelah memakai krim pemutih, kulitnya menjadi tipis, sehingga banyak sekali pembuluh darah berwarna biru," tutur dokter Christopher kepada JawaPos.com.
Pemakaian make up pun otomatis menjadi lebih tebal untuk menutupi pembuluh darah tersebut. Dalam kondisi seperti ini, solusi kecantikan yang disarankan adalah dengan metode terapi laser.
"Kenapa kita memilih Nobleen? karena Nobleen ini bisa menghancurkan darah dan itu langsung hilang," imbuhnya.
Menurut dokter Christopher, Nobleen sebagai teknologi laser asal Korea Selatan dengan handpiece fraksional, mampu menangani berbagai permasalahan kulit Asia, seperti spider vein, melasma, jerawat aktif, dan kulit kemerahan.
"Jadi ini menggunakan fractional long pulse. Bisa juga untuk mencerahkan kulit, untuk menghilangkan rambut ketiak, menghilangkan rambut di kaki dan lain-lain, banyak lah fungsinya," ucap Christopher.
Terlebih, Nobleen adalah satu-satunya teknologi Fractional Long Pulse sudah dipatenkan oleh FineMEC di Korea. Teknologi ini juga sudah teregistrasi di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
"Tentu harapannya dengan teknologi Nobleen ini, Estine terus memperkuat posisinya sebagai klinik yang konsisten menghadirkan inovasi perawatan kulit, yang mengutamakan kualitas dan keamanan pasien," ucapnya.
Sementara itu, CEO of FineMEC, Lee Kwang Hee mengatakan FineMEC memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang teknologi kecantikan. Teknologi terbaru Nobleen bahkan sudah dipasarkan ke lebih dari 40 negara.
"Laser Nobleen sudah diekspor ke lebih dari 40 negara, tidak hanya Indonesia, tetapi juga Eropa dan negara-negara di Asia. Teknologi kami juga sudah dipatenkan internasional (Eropa dan Amerika) sehingga tidak bisa ditiru," ucap Lee.
Menurutnya, teknologi handpiece Fractional Long Pulse telah digunakan secara luas dan dinilai efektif dalam membantu menangani berbagai permasalahan kulit yang umum dialami orang Asia.
Meski baru diluncurkan, beberapa pasien Estine Aesthetic Clinic sudah merasakan kecanggihan Nobleen. Salah satunya Silviana, warga Surabaya Barat, yang sudah 8 tahun menjadi pasien di klinik yang didirikan Christopher.
"Belum lama ini aku coba pakai Nobleen buat ngilangin spider vein. Nggak sakit sama sekali, meskipun kulitku sensitif, tanpa anestesi dan hasilnya memuaskan," ucap perempuan berkulit putih itu.
Silviana mengaku memiliki banyak permasalahan kulit, mulai dari flek, garis halus, spider vein, hingga pori-pori besar. Namun setelah mengenal Estine Aesthetic Clinic, masalah-masalah tersebut bisa teratasi.
"Saya selalu excited dan ingin coba mesin-mesin barunya Estine. Jadi pas dapat informasi ada teknologi Nobleen, langsung pengen nyoba, dan memang sebagus itu. Progres cepet dan nggak ada downtime-nya," ucap Silviana.