← Beranda
Panik Lihat Satpol PP, Pengamen di Surabaya Nekat Lompat ke Sungai Jagir, Belum Ditemukan
Novia HerawatiMinggu, 24 Agustus 2025 | 23.47 WIB
Ilustrasi orang tenggelam.(ANTARA/Teofilusianto Timotius)

JawaPos.com - Seorang pengamen jalanan berinisial RW, 20 tahun, nekat menceburkan diri ke Sungai Jagir, Surabaya, setelah panik melihat petugas Satpol PP. Hingga kini, keberadaannya masih belum ditemukan.

Insiden malang ini dikonfirmasi Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit. Ia menyebut peristiwa ini terjadi pada Minggu (24/8) sekitar pukul 01.35 WIB. Tim SAR pun langsung melakukan pencarian.

"Tadi pagi kami mendapatkan informasi adanya satu orang tenggelam di sungai Jagir, Wonokromo, Surabaya dan hingga saat ini belum ditemukan," ujar Nanang Sigit di Surabaya, Minggu (24/8).

Ia mengatakan Kantor SAR Surabaya mengerahkan satu tim rescue dalam operasi pencarian ini. Tim SAR gabungan juga mendirikan posko SAR di sekitar pintu air Jasa Tirta I Wonokromo. 

Tim SAR Gabungan mengerahkan dua penyelam untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian. Pencarian difokuskan di bawah permukaan air guna menemukan jejak keberadaan korban yang diduga tenggelam.

"Dua orang penyelam satu orang dari BPBD Kota Surabaya dan satu orang dari Basarnas Surabaya melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian hingga sekitar 150 meter ke arah rel kereta api" imbuhnya.

Di sisi lain, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Linda Novanti mengatakan sudah sekitar empat kali pihaknya melakukan penyisiran dengan empat perahu karet dan pemantauan di darat.

"Pola ini sama seperti yang sebelumnya. Kami coba buat semacam gerakan air supaya kemudian mungkin korban (di dasar sungai) itu bisa muncul lagi (ke permukaan)," tutur Linda kepada JawaPos.com di posko SAR.

Empat perahu yang diterjunkan, lanjut Linda, adalah milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, dan dari Relawan. 

EDITOR: Kuswandi