JawaPos.com - Menteri Perdagangan, Budi Santoso memastikan harga produk UMKM menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Surabaya Timur, Jawa Timur dalam kondisi stabil. Sehingga, tidak memberatkan bagi masyarakat.
Hal ia disampaikannya usai mengunjungi Ladang Lima, salah satu UMKM unggulan di Surabaya Timur, Selasa (3/12).
Dalam kunjungannya, Budi Santoso memastikan bahwa harga produk UMKM tetap stabil meskipun permintaan cenderung meningkat pada momen Nataru. “Kenaikan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru adalah hal yang wajar, tetapi penting untuk menjaga harga tetap terjangkau bagi konsumen tanpa merugikan produsen,” ujar Budi kepada JawaPos.com.
Menteri Perdagangan menyampaikan, beberapa langkah telah diambil pemerintah untuk mendukung UMKM dalam menghadapi lonjakan permintaan. Langkah ini sebagai upaya pengendalian harga.
“Pemerintah memastikan ketersediaan bahan baku utama, seperti singkong dan bahan pendukung lainnya, tetap stabil, jadi bisa mencegah lonjakan biaya produksi yang dapat berdampak pada harga jual,” kata Budi.
Baca Juga: Jadikan Ladang Lima Sebagai Contoh, Mendag Budi Santoso Dorong Produk UMKM Bersaing di Pasar Global
Kemendag juga bekerja sama dengan penyedia logistik untuk memastikan kelancaran distribusi produk UMKM, terutama ke daerah-daerah yang memiliki permintaan tinggi selama Nataru.
Untuk meningkatkan daya saing produk UMKM seperti Ladang Lima, Kemendag memberikan insentif berupa pembebasan biaya promosi di beberapa pasar modern dan e-commerce menjelang akhir tahun.
Budi berharap UMKM seperti Ladang Lima dapat memanfaatkan momen Nataru untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkuat hubungan dengan konsumen. “UMKM tidak hanya menjadi roda penggerak ekonomi lokal tetapi juga tulang punggung ekonomi nasional. Pemerintah akan terus mendukung mereka agar dapat bertumbuh dengan sehat dan berkelanjutan,” tutupnya.
Sebagai informasi, Ladang Lima adalah pusat UMKM yang dikenal sebagai produsen makanan sehat berbahan dasar singkong organik, seperti tepung, camilan, dan kue kering, yang diminati pasar domestik dan internasional.