JawaPos.com–KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya menormalisasi dan mengevakuasi kereta Pandalungan yang anjlok di Tanggulangin, Sidoarjo, hari ini (14/1).
Untuk KA jarak jauh dengan tujuan Surabaya dan Bangil mengalami perubahan pola perjalanan dengan memutar dari Stasiun Bangil lewat Malang dan Kertonosono. Empat kereta yang berubah rutenya itu yakni, KA Ranggajati (115) relasi Jember - Surabaya Gubeng – Cirebon.
Selain itu, KA Logawa (211) relasi Jember - Surabaya Gubeng – Purwokerto dan KA Sritanjung (241) relasi Ketapang - Surabaya Gubeng – Lempuyangan.
”Demikian juga KA Jayabaya (107) relasi Malang - Surabaya Gubeng - Pasarturi – Pasarsenen,” kata Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif.
Bagi pelanggan dengan tujuan Surabaya, dia menjelaskan, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan bus sebagai sarana pengganti.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif menjelaskan, untuk mempercepat evakuasi, Daop 8 Surabaya mengerahkan banyak tim penolong.
Tim penolong itu untuk mempercepat proses evakuasi sarana yang terdampak. Selain itu, lanjut dia, mengerahkan tim prasarana untuk menormalisasi jalur KA.
”Saat ini KAI Daop 8 Surabaya mengerahkan seluruh petugas serta mendatangkan tim penolong untuk mempercepat evakuasi dan menormalisasi jalur KA,” terang Luqman.