← Beranda
F1: Verstappen Ingin Pensiun Bersama Red Bull, Kontrak Diperpanjang hingga 2030
Bobby ArifinSabtu, 22 Agustus 2026 | 23.36 WIB
Max Verstappen memperpanjang kontrak dengan Red Bull hingga 2030. Pembalap Belanda itu berpeluang menghabiskan 15 musim dan pensiun bersama tim. (Dok. Instagram/@maxverstappen1)

JawaPos.com – Max Verstappen akhirnya memastikan masa depannya di Formula 1. Pembalap Belanda itu resmi memperpanjang kontrak dengan Red Bull selama dua musim hingga akhir 2030. Kesepakatan itu membuat dia berpeluang menghabiskan 15 musim bersama Red Bull.

Verstappen percaya telah mengambil keputusan tepat.

“Saya merasa sangat baik di dalam tim dan kami punya keyakinan besar bahwa kami bisa kembali ke puncak dalam beberapa tahun ke depan,” kata Verstappen jelang GP Belanda di Zandvoort, Kamis (20/8).

Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi soal masa depan Verstappen. Dalam beberapa bulan terakhir, dia sempat dikaitkan dengan Mercedes dan McLaren. Beberapa laporan menyebut jika pihaknya memang sempat melakukan pembicaraan dengan tim lain.

Namun, Verstappen menegaskan jika dia tidak memiliki keinginan untuk meninggalkan Red Bull.

“Saya sebenarnya lebih dekat untuk pensiun daripada berganti tim,” tegasnya.

Target Bersama Mateschitz

Keputusan bertahan itu sesuai dengan keinginan Verstappen sejak lama. Dia pernah menyampaikan kepada pendiri Red Bull, mendiang Dietrich Mateschitz, bahwa targetnya adalah mengakhiri karier bersama tim yang membawanya meraih empat gelar juara dunia.

“Saya tidak pernah merasa punya keinginan atau kebutuhan untuk pindah ke tim lain dan mencoba menang di tempat lain,” kata Verstappen.

“Dulu, ketika Dietrich masih hidup, saya sudah mengatakan kepadanya bahwa target saya tentu saja membalap untuk Red Bull selamanya. Jadi, kami berada di jalan yang benar.”

Baca Juga: Max Verstappen Bertahan di Red Bull, Russell dan Piastri Tak Kena Efek Domino

Verstappen merasa semakin mantap bertahan karena dia sudah berhubungan baik dengan manajemen Red Bull, seperti team principal Laurent Mekies, Oliver Mintzlaff, serta dengan para pemegang saham.

“Bagi saya, ini seperti satu keluarga besar. Jadi, saya sangat senang menjadi bagian dari itu.”

Regulasi Sempat Bikin Ragu

Verstappen sempat ragu melanjutkan karier di Formula 1. Keraguan itu muncul setelah regulasi teknis baru diterapkan musim ini. Namun, perkembangan terbaru membuatnya optimistis.

“Regulasinya perlahan mulai sedikit lebih baik dan saya bersedia menerimanya,” ucap Verstappen.

Verstappen kini bahkan mulai melihat masa depan yang lebih menarik, yakni peluang kembalinya mesin V8 pada 2031 mendatang.

“Semoga pada 2030 ada peluang lain, mungkin dengan mesin V8, untuk melihat kembali situasinya,” ujar Verstappen. 

Pembalap “Paling Setia” di F1

Jika bertahan hingga akhir 2030, Max Verstappen akan membela Red Bull selama 15 musim. Durasi itu melewati rekor Lewis Hamilton bersama Mercedes dan menjadikannya pembalap dengan masa terlama di satu tim dalam sejarah F1. 

Pembalap Terlama dalam Satu Tim

  1. Lewis Hamilton – Mercedes: 12 musim (2013-2024)

  2. Max Verstappen – Red Bull: 11 musim (2016-2026)*

  3. Michael Schumacher – Ferrari: 11 musim (1996-2006)

  4. Mark Webber – Jaguar/Red Bull: 9 musim (2003-2004, 2007-2013)
    David Coulthard – McLaren: 9 musim (1996-2004)
    Jim Clark – Lotus: 9 musim (1960-1968)
    Jacques Laffite – Ligier: 9 musim (1976-1982, 1985-1986)
    Mika Häkkinen – McLaren: 9 musim (1993-2001)

  5. Kimi Raikkonen – Ferrari: 8 musim (2007-2009, 2014-2018)
    Felipe Massa – Ferrari: 8 musim (2006-2013)
    Nick Heidfeld – Sauber: 8 musim (2001-2003, 2006-2007, 2010-2012)
    Fernando Alonso – Renault: 8 musim (2003-2006, 2008-2009, 2023-2024)
    Pierluigi Martini – Minardi: 8 musim (1985-1988, 1993-1995, 1998)

*Sudah memperpanjang kontrak.

EDITOR: Hendra