← Beranda
Drama Lima Set di Surabaya! Electric PLN Mobile Bangkit dan Tumbangkan Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 3 April 2026 | 18.38 WIB
Duel sengit lima set antara Electric PLN Mobile vs Pertamina Enduro di Jawa Pos Arena Surabaya. (PLN)

 

JawaPos.com — Pertarungan sengit langsung tersaji di laga pembuka Final Four Proliga 2026 sektor putri di Surabaya. Jakarta Electric PLN Mobile sukses menaklukkan rival kuatnya, Jakarta Pertamina Enduro, lewat duel lima set yang menegangkan dengan skor 3-2 di Jawa Pos Arena, Kamis (2/4/2026).

Laga ini benar-benar menghadirkan tensi tinggi sejak awal hingga akhir pertandingan. Kedua tim tampil ngotot demi mengamankan kemenangan penting di fase krusial menuju grand final.

Kemenangan Electric PLN Mobile tidak diraih dengan mudah. Mereka sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya bangkit dan mengunci laga di set penentuan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan dan Cinta Besok Sabtu 4 April 2026: Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Ketua Umum Jakarta Electric PLN Mobile, Khairullah, menyebut hasil ini menjadi suntikan moral yang sangat berarti bagi timnya. Ia menilai mental bertanding para pemain benar-benar teruji dalam laga penuh tekanan tersebut.

“Ini kemenangan yang sangat penting dan tidak mudah. Mental bertanding pemain benar-benar diuji hari ini. Kami akan menjaga momentum ini untuk pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

Pelatih Kepala Electric PLN Mobile, Chamnan Dokmai, juga memberikan apresiasi atas performa anak asuhnya. Ia menilai tim mampu menjaga disiplin dan menjalankan strategi dengan baik meski berada dalam situasi sulit.

Baca Juga: Siomay Ayam Kotak, Gurih, Lembut, dan Anti Ribet

“Pertandingan berjalan sangat ketat, tapi pemain tetap fokus dan menjalankan sistem permainan dengan baik. Ini kunci kemenangan kami,” kata Chamnan.

Sorotan tajam juga mengarah pada debut pemain asing asal Amerika Serikat, Kara Bajema. Meski baru menjalani dua kali sesi latihan bersama tim, ia langsung tampil impresif dan menjadi pembeda di lapangan.

Pada set pertama, Jakarta Pertamina Enduro tampil dominan sejak awal. Setelah sempat terjadi kejar-kejaran poin, mereka mampu menjauh dan menutup set dengan kemenangan telak 25-15.

Electric PLN Mobile tidak tinggal diam dan langsung bangkit di set kedua.

Sempat tertinggal di awal, mereka mampu membalikkan keadaan lewat blok solid Ersandrina Devega serta serangan tajam Kara Bajema hingga menang 25-22.

Kepercayaan diri Electric PLN Mobile semakin meningkat di set ketiga. Duel berlangsung ketat hingga poin-poin akhir sebelum mereka kembali mengamankan kemenangan dengan skor 25-23.

Namun, Jakarta Pertamina Enduro menunjukkan karakter kuat sebagai tim besar. Mereka kembali menekan di set keempat dan berhasil memaksa laga berlanjut ke set penentuan setelah menang 25-21.

Baca Juga: Darurat Global Meluas, Sekjen PBB Minta AS-Israel Segera Hentikan Perang Iran

Set kelima menjadi klimaks dari pertarungan sengit ini. Electric PLN Mobile tampil lebih tenang dan efektif sejak awal hingga akhirnya memastikan kemenangan 15-11 lewat smash penutup Neriman Ozsoy.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Electric PLN Mobile dalam perburuan tiket menuju grand final Proliga 2026. Momentum positif jelas menjadi kunci untuk menghadapi laga-laga berikutnya yang tak kalah berat.

Pada pertandingan selanjutnya, Electric PLN Mobile dijadwalkan menghadapi Phonska Pupuk Indonesia. Laga tersebut akan kembali digelar di Jawa Pos Arena, Surabaya, pada Minggu (5/6).

Baca Juga: Strawberry Cinnamon Rolls, Lembut, Manis, dan Super Gooey

Jika mampu menjaga konsistensi permainan seperti laga ini, peluang Electric PLN Mobile untuk melangkah ke partai puncak semakin terbuka lebar.

Namun, mereka tetap harus waspada mengingat persaingan di Final Four berlangsung sangat ketat.

Duel pembuka ini sekaligus menjadi bukti jika Final Four Proliga 2026 menyajikan kualitas pertandingan yang tinggi. Intensitas, strategi, hingga mental bertanding menjadi faktor penentu di setiap laga.

Bagi para pecinta voli tanah air, pertandingan ini jelas menjadi tontonan yang memuaskan. Drama lima set yang tersaji menunjukkan betapa sengitnya perebutan supremasi di sektor putri musim ini.

EDITOR: Banu Adikara