JawaPos.com – Max Verstappen mengisyaratkan kemungkinan pensiun dari Formula 1 pada akhir musim 2026.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Senin (30/3), Pernyataan tersebut muncul setelah ia mengaku tidak lagi menikmati balapan akibat regulasi baru. Kondisi ini memicu perhatian luas dari penggemar dan pengamat olahraga.
Verstappen secara terbuka mengkritik perubahan aturan yang diterapkan pada musim ini. Ia menilai regulasi baru, khususnya terkait unit tenaga, mengubah karakter balapan secara signifikan. Menurutnya, perubahan tersebut membuat pengalaman balap menjadi kurang menyenangkan.
Pada musim 2026, performa Verstappen juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Ia hanya finis di posisi kedelapan pada Grand Prix Jepang 2026. Sebelumnya, ia juga mencatat hasil kurang memuaskan di seri pembuka dan balapan berikutnya.
Regulasi baru Formula 1 menitikberatkan penggunaan tenaga listrik dalam unit daya kendaraan. Hal ini mengharuskan pembalap mengatur strategi pengisian energi selama balapan berlangsung.
Selain itu, mobil generasi terbaru dirancang lebih ringan dan lincah untuk meningkatkan persaingan.
Meski demikian, Verstappen menilai perubahan tersebut justru mengurangi esensi balapan. Ia bahkan membandingkan gaya balap saat ini dengan permainan video yang kurang realistis.
Pandangan tersebut berbeda dengan beberapa pembalap lain, termasuk Lewis Hamilton, yang menyambut positif regulasi baru.
Verstappen menegaskan bahwa keputusannya bukan semata dipengaruhi hasil balapan. Ia mengaku tetap realistis terhadap performa timnya, tetapi kehilangan kenikmatan dalam balapan menjadi faktor utama.
Jika situasi ini berlanjut, ia membuka kemungkinan untuk mengakhiri kariernya lebih cepat dari perkiraan.