← Beranda
Rahmat Arjuna dan Rifad Marasabessy Saling Minta Maaf Usai Insiden di Laga Bali United vs Borneo FC
Antonius Oskarianto AdurSelasa, 22 September 2026 | 20.53 WIB
Pemain Bali United Rahmat Arjuna. (Dok. Rahmat Arjuna)

 

JawaPos.com - Rahmat Arjuna dan Rifad Marasabessy saling meminta maaf. Mereka sempat terlibat pertengkaran saat laga Borneo FC melawan Bali United pada 20 September di Stadion Segiri yang membuat keduanya mendapatkan kartu merah.

Melalui sosial media, Rahmat Arjuna menceritakan insiden pertengkarannya dengan Rifad Marasabessy. Pemain Bali United tersebut mengaku dicakar oleh Rifad dan membalasnya.

Akibat perbuatannya, Rahmat Arjuna menyesal dengan sikapnya itu. Dan ia tidak membenarkan sikapnya yang sudah dilakukannya itu kepada Rifad.

Baca Juga: Bali United Gagal Pertahankan Tren Sempurna, Johnny Jansen Akui Sangat Kecewa

"Saya ingin sedikit klarifikasi atas kejadian saya dengan kaka Rifad di match kemarin, ketika saya dan kaka Rifad beradu sprint ada sedikit cakaran ke saya dan di saat setelah itu juga saya refleks membalas dan saya menyesal dengan sikap saya dan saya tidak membenarkan sikap saya atas kejadian tersebut," tulis Rahmat Arjuna di Instagram.

Atas perbuatannya, Rahmat meminta maaf kepada Rifad Marasabessy. Ia berharap, mereka bisa mengambil pelajaran dari insiden pertengkaran itu.

"Saya sudah meminta maaf langsung begitu juga dengan kaka Rifad sudah memaafkan dan meminta maaf atas kejadian tersebut dan semoga kita bisa sama-sama belajar dengan kejadian kemarin. Terimakasih," lanjut Rahmat Arjuna.

Baca Juga: Diwarnai 3 Kartu Merah! Borneo FC Bungkam Bali United 1-0

Pemain 22 tahun tersebut juga membocorkan isi pesannya di Instagram kepada Rifad. Rahmat mengatakan bahwa lehernya berdarah setelah Rifad mencakarnya saat adu sprint, namun ia menyesal dan meminta maaf karena perbuatannya.

"Adu sprint ada gerakan tangan abang mencakar area leher saya dan berdarah dan saya tau itu gerakan normal tapi saya menyikapinya dengan tidak baik dan tak respect ke abang dan di saat itu saya reflek tiba mukul abang dan saya sangat menyesali apa yang saya lakukan yang seharusnya saya bisa menyikapi dengan sikap yang lebih baik dan di sini saya ingin meminta maaf yang sebesar besarnya atas apa yang sudah terjadi di match kemarin dan saya sangat menyesali sikap saya dan ketidak respect an saya ke abang," tulis pesan Rahmat Arjuna ke Rifad Marasabessy.

Setelah mendapatkan pesan tersebut, Rifad membalasnya. Pemain Borneo FC tersebut juga meminta maaf atas perbuatannya karena mengira Rahmat Arjuna memukul bagian kepalanya.

"Ade kaka juga mohon maaf atas tindakan kaka ee Kaka tidak sangka sampe bisa terjadi hal seperti ini. Kemarin tu kaka respon karena Kaka pikir Ade pukul kaka dari belakang kepala to. Semoga dengan kejadian ini jadi cerminan dan pembelajaran para Kaka deng Ade Maaf sekali lagi atas tindakan kemarin Ade sayang," balas Rifad.

EDITOR: Banu Adikara