← Beranda
Stadion Brawijaya Bersolek! Persik Kediri Siap Punya Rumah Baru di Super League 2026/2027
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 3 September 2026 | 14.17 WIB
Stadion Brawijaya Kota Kediri berbenah dengan pemasangan single seat dan peningkatan kapasitas lampu menjadi 1.600 lux untuk menghadapi Super League 2026/2027. (Persik)

 

JawaPos.com — Stadion Brawijaya Kota Kediri dipastikan lolos verifikasi operator kompetisi I.League dan siap menjadi kandang Persik Kediri di Super League 2026/2027 setelah mendapat sejumlah pembenahan.

Fasilitas single seat, peningkatan lampu menjadi 1.600 lux, hingga rencana penggantian pagar pembatas menjadi modal Persik Kediri menyambut kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Perubahan paling terlihat terdapat pada tribun penonton. Persik Kediri bersama Pemkot Kediri melakukan pemasangan single seat sebagai salah satu persyaratan venue kandang klub Super League.

Ketua Panpel Persik, Tri Widodo, menyebut kursi tersebut menggunakan warna ungu yang identik dengan Persik Kediri.

Menurut dia, keberadaan single seat membuat pengalaman penonton saat menyaksikan pertandingan di Stadion Brawijaya menjadi lebih nyaman.

"Kita sudah pasang single seat sebagai salah satu syarat yang harus dimiliki venue kandang klub Super League," ujarnya.

“Kita pakai kursi ungu sebagai warna kebesaran Persik Kediri. Musim ini penonton lebih nyaman menyaksikan pertandingan di stadion.”

Baca Juga: Milan Ristovski Koleksi 45 Gol! Bomber Anyar Bhayangkara FC Siap Ancam Persebaya Surabaya

Lampu Stadion Naik Jadi 1.600 Lux

Pembenahan Stadion Brawijaya tidak hanya menyasar tempat duduk penonton. Sistem penerangan juga mendapat perhatian serius setelah kapasitas lampu ditingkatkan dari sebelumnya 1.200 lux menjadi 1.600 lux.

Tri Widodo menjelaskan, peningkatan tersebut memenuhi batas minimal penerangan lapangan untuk pertandingan.

Persik Kediri pun menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Kediri selaku pemilik Stadion Brawijaya karena ikut meningkatkan kualitas fasilitas.

"Persik Kediri berterima kasih kepada Pemkot Kediri sebagai pemilik stadion telah menambah jumlah lux lampu. Angka 1.600 lux batas minimal untuk menerangi lapangan," jelasnya.

Pemkot Kediri tidak berhenti pada angka 1.600 lux. Secara bertahap, kapasitas penerangan ditargetkan kembali meningkat menjadi 1.800 lux agar cahaya tidak hanya optimal untuk lapangan, tetapi juga mampu menerangi area tribun penonton.

Baca Juga: Bernardo Tavares: Bhayangkara FC Diuntungkan Analisis Laga Pramusim Persebaya Surabaya di Youtube!

Genset Disiapkan, Uji Lampu Menanti

Peningkatan penerangan juga diikuti dengan penambahan perangkat pendukung. Pemkot Kediri membeli genset sebagai sumber listrik cadangan untuk mengantisipasi kebutuhan penerangan stadion jika terjadi kendala pasokan dari PLN.

"Dengan penambahan kapasitas lampu, maka Pemkot Kediri juga membeli genset untuk pendukung listrik dari PLN," ucap Tri Widodo.

“Pemkot Kediri juga berjanji meningkatkan lampu sampai 1.800 lux. Sehingga pancaran cahaya lampu mampu menerangi tribun penonton.”

Meski lampu 1.600 lux sudah tersedia, kemampuan penerangan tersebut belum langsung digunakan dalam laga malam.

Persik Kediri baru dijadwalkan menjalani pertandingan kandang pada malam hari ketika menjamu Persijap Jepara pada 14 Desember mendatang.

"Persik Kediri baru main kandang malam hari saat menjamu Persijap Jepara pertengahan Desember. Jadi kita punya waktu untuk menguji kekuatan lampu 1.600 lux tersebut," paparnya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Tahan Banting! Bernardo Tavares Siapkan Tim Hadapi Panas dan Lapangan Sulit

Risk Assessment Naik, Pagar Jadi Pekerjaan Rumah

Aspek keamanan Stadion Brawijaya juga menunjukkan perkembangan positif setelah dilakukan risk and assessment oleh Polda Jatim.

Nilai penilaian tersebut meningkat cukup signifikan dari 42 menjadi 62 poin, meski Tri Widodo mengakui angkanya masih relatif rendah dibandingkan sejumlah stadion lainnya.

"Polda Jatim telah mensurvei terkait risk and assessment. Nilai kami naik cukup signifikan, meski angka ini masih tergolong rendah dibanding stadion lainnya," ujarnya.

Salah satu catatan penting dalam penilaian tersebut berkaitan dengan pagar pembatas antara penonton dan lapangan. Pemkot Kediri kemudian menyiapkan penggantian pagar lama sebagai bagian dari pembenahan Stadion Brawijaya.

Rencananya, pemasangan pagar baru dimulai pada awal September. Untuk sementara, pagar baru akan ditempatkan di depan pagar lama sebelum konstruksi selesai dan pagar lama dilepas.

Momentum pengerjaan pagar juga dinilai cukup ideal karena Persik Kediri setelah menjamu Dewa United FC pada 5 September akan menjalani dua laga tandang melawan Garudayaksa FC dan Arema FC.

Dengan jadwal tersebut, Persik Kediri berharap pembenahan pagar sudah rampung ketika kembali memainkan pertandingan kandang menghadapi Madura United.

Dengan serangkaian pembenahan tersebut, Stadion Brawijaya kini semakin siap menjadi rumah Persik Kediri di Super League 2026/2027.

Single seat berwarna ungu, lampu 1.600 lux, genset pendukung, serta rencana pagar baru menunjukkan upaya meningkatkan standar stadion sekaligus kenyamanan dan keamanan penonton.

EDITOR: Banu Adikara