JawaPos.com - Reno Piscopo menjadi tambahan penting Persik Kediri menghadapi Super League 2026/2027, setelah pemain asing ke-10 Macan Putih itu dinilai memiliki kualitas playmaker yang dibutuhkan tim.
Berbekal pengalaman akademi Inter Milan dan Torino serta 220 penampilan profesional, Reno diharapkan memberi kreativitas dan variasi serangan Persik Kediri.
Playmaker Serbabisa untuk Persik Kediri
Direktur Olahraga Persik Kediri Razzi Taruna menyebut Reno Piscopo datang untuk mengisi kebutuhan tim terhadap sosok playmaker yang mampu memberikan variasi dalam permainan.
Baca Juga: Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Kemampuan tersebut dibutuhkan ketika Persik Kediri menghadapi pertandingan yang membutuhkan kreativitas dari lini tengah untuk menyuplai bola menuju lini depan.
Reno tidak hanya piawai bermain sebagai gelandang tengah dengan peran kreator, tetapi juga dapat ditempatkan sebagai gelandang serang maupun winger.
Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu alasan Persik Kediri optimistis kehadiran pemain asal Australia itu bisa memberikan dimensi berbeda dalam permainan.
Baca Juga: Romeo Lavia Sebut Golnya Tidak Indah saat Chelsea Kalahkan Brighton
”Reno bertipikal playmaker. Tapi dia juga bisa bermain di posisi gelandang serang, sayap kiri dan kanan,” jelas Razzi Taruna.
”Kelebihan lainnya, dia memiliki tendangan jarak jauh yang bisa membantu tim saat mengalami kebuntuan,” imbuh Razzi Taruna.
”Secara taktikal dia juga sangat mumpuni. Kemampuan individu dan juga taktikal yang matang ini, diharapkan dapat membantu tim,” sambung dia
Razzi juga berharap Reno tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan rekan-rekan barunya, termasuk Ezra Walian dkk.
Faktor kondisi fisik menjadi perhatian utama karena Reno baru bergabung dengan skuad Persik Kediri dan ditargetkan segera tersedia untuk Super League 2026/2027.
”Dia baru datang. Semoga secara fisik cepat beradaptasi agar bisa segera bermain bersama tim,” ucap Razzi Taruna.
Baca Juga: Launching Persipura Musim 2026/27: 35 Pemain, Jersey Baru, dan Enam Sponsor Resmi Diperkenalkan
Didikan Inter Milan dan Torino
Perjalanan Reno Piscopo menuju sepak bola profesional dimulai dari lingkungan akademi dua klub Italia, Inter Milan dan Torino.
Dia tercatat memperkuat Inter U-17 sebanyak 5 pertandingan sebelum naik ke level Inter U-19 dan mencatatkan 9 penampilan.
Bersama Inter U-19, Reno membukukan 2 gol dari 330 menit bermain.
Baca Juga: Bernardo Tavares Bikin Presiden Persebaya Surabaya Jatuh Cinta, Ternyata Ini Alasannya!
Dia kemudian melanjutkan perkembangan di Torino U-19 dengan catatan 18 pertandingan, 2 gol, dan total 1.121 menit bermain.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter taktikal Reno sebelum melanjutkan karier senior di sejumlah klub.
Berdasar data Transfermarkt, dia kemudian mengumpulkan 220 penampilan profesional dengan 22 gol dan 21 assist sepanjang karirnya.
Baca Juga: Kisah Matheus Lagoa Bawa Anapolis FC Juara! Legiun Anyar Persebaya Surabaya Datang
Reno juga memiliki pengalaman bermain di kompetisi Australia dan Italia.
Dia pernah memperkuat Melbourne Victory, Newcastle, Wellington, serta Renate sebelum akhirnya menjadi bagian dari proyek Persik Kediri untuk Super League 2026/2027.
220 Laga Profesional, 43 Kontribusi Gol
Statistik karier Reno Piscopo menunjukkan dirinya bukan sekadar pemain yang mengandalkan kreativitas tanpa kontribusi langsung terhadap gol.
Dari 220 pertandingan profesional, pemain berusia 27 tahun itu mencatat 22 gol dan 21 assist atau total 43 kontribusi gol.
Baca Juga: Diremehkan, Nico Gonzales Buktikan dengan Cetak Gol saat Juventus Kalahkan Parma
Catatan paling produktifnya muncul ketika memperkuat Wellington.
Reno tampil dalam 60 pertandingan dengan koleksi 8 gol dan 8 assist, sekaligus mencatat 4.001 menit bermain.
Di Renate, Reno tampil 53 kali dan menyumbangkan 5 gol serta 4 assist dalam 3.161 menit.
Baca Juga: Alexander Jeremejeff Cetak Brace ke Gawang Brisbane Roar Jadi Modal Persija di Super League
Sementara bersama Melbourne Victory, dia mengoleksi 41 penampilan, 3 gol, dan 5 assist dari 1.493 menit bermain.
Pengalamannya bersama Newcastle juga cukup signifikan dengan 34 penampilan, 2 gol, dan 4 assist dalam 2.053 menit.
Jika seluruh catatan tersebut digabungkan dengan periode akademinya di Italia, Reno sudah menjalani 12.315 menit pertandingan dengan 22 gol dan 21 assist.
Baca Juga: Alexander Jeremejeff Bahagia Cetak Gol Debut Bersama Persija Jakarta
Marcos Reina Punya Ekspektasi Besar
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina melihat Reno Piscopo sebagai pemain yang bisa memberikan tambahan kualitas di berbagai aspek permainan.
Bukan hanya visi bermain, kemampuan mengirim umpan dan melepaskan tembakan juga menjadi modal yang membuat sang pelatih optimistis.
”Tidak hanya kualitas dan visi, Reno juga memiliki umpan dan tembakan yang bagus. Dia bisa memberikan banyak kualitas untuk tim,” tambah Marcos.
”Jadi kami sangat senang dia bisa bergabung. Setelah Reno mendapatkan bentuk permainan terbaiknya, dia akan menjadi pemain penting bagi Persik Kediri,” lanjut dia.
Baca Juga: Persija Menang Telak 4-0 atas Brisbane Roar, Shin Tae-yong Puas dengan Performa Tim
Ekspektasi tersebut membuat proses adaptasi Reno menjadi salah satu hal menarik yang patut dinantikan menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Dengan pengalaman dari akademi Inter Milan dan Torino serta rekam jejak 220 laga profesional, Reno kini dituntut membuktikan kemampuan sebagai kreator anyar Persik Kediri.
Jika mampu menemukan bentuk permainan terbaiknya dengan cepat, Reno Piscopo berpotensi menjadi sosok yang memberi sentuhan berbeda bagi lini tengah Persik Kediri.
Baca Juga: Bocor Alus Pemain Asing ke-11 Persebaya: Masih Aktif di Negaranya, Belum Pernah Main di Indonesia
Kreativitas, fleksibilitas posisi, umpan, dan tembakan jarak jauh menjadi senjata yang diharapkan mampu membuat permainan Persik Kediri lebih berbahaya di kompetisi musim baru.