JawaPos.com — Arema FC dan Persija Jakarta memiliki relasi yang cukup aktif di bursa transfer dalam beberapa musim terakhir. Mauro Zijlstra menjadi nama terbaru setelah penyerang muda tersebut dipinjamkan Persija ke Arema FC untuk Super League 2026/2027.
Zijlstra memilih Arema FC karena melihat peluang bermain lebih banyak setelah sebelumnya kesulitan mendapatkan menit bermain reguler bersama Persija. Pemain berusia 21 tahun itu juga menilai kepindahan ke Malang menjadi kesempatan untuk mengembangkan karier.
“Jadi bagi saya, ini adalah keputusan yang tepat untuk pergi ke Arema FC. Karena (Arema FC) masih di kompetisi kasta tertinggi dan saya juga tahu ada banyak pemain bagus di sini,” kata Zijlstra dikutip dari situs resmi liga.
“Dan saya bisa bermain lebih banyak di sini daripada di Persija, jadi itulah alasannya,” lanjut pemain kelahiran Zaandam, Belanda, tersebut.
Zijlstra mengaku dalam kondisi fit, tetapi belum bisa langsung bermain penuh bersama Singo Edan. Ia membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi pertandingan sekaligus beradaptasi dengan rekan-rekan barunya.
“Jadi saya tidak akan langsung bermain 90 menit. Tapi saya akan mulai membangun kondisi dan semoga akan bermain sebanyak mungkin saat musim dimulai,” terang Zijlstra.
Baca Juga: Prediksi Skor Fulham vs Chelsea: Debut Alonso Bisa Langsung Menang!
Delapan Pemain dalam Lima Musim
Kepindahan Zijlstra bukan kali pertama Arema FC dan Persija melakukan aktivitas transfer yang melibatkan pemain dari kedua klub.
Jika dihitung berdasarkan pemain yang terlibat, terdapat delapan nama dalam lima musim terakhir, yakni periode 2023/2024 hingga 2026/2027. Beberapa di antaranya bahkan mengalami perpindahan lebih dari satu kali atau berganti status dari pemain pinjaman menjadi permanen.
Pada musim 2026/2027, dua pemain Persija bergabung dengan Arema FC.
Zijlstra datang dengan status pinjaman, sedangkan Hansamu Yama Pranata bergabung secara permanen setelah sebelumnya menjalani masa peminjaman bersama Arema FC pada paruh kedua musim 2025/2026.
Musim sebelumnya, hubungan kedua klub juga terlihat cukup aktif. Persija meminjam Thales Lira dari Arema FC, sementara Arema FC mendapatkan Gustavo Franca, Rio Fahmi, dan Hansamu Yama dari Persija.
Pada musim 2024/2025, dua nama kembali terlibat dalam perpindahan kedua klub. Arema FC mendapatkan Achmad Maulana dari Persija, sedangkan Persija merekrut Gustavo Almeida dari Arema FC.
Sementara itu, pada musim 2023/2024, Ginanjar Wahyu dan Achmad Maulana dipinjam Arema FC dari Persija. Pada periode yang sama, Gustavo Almeida juga bergabung dengan Persija dengan status pinjaman dari Arema FC.
Perjalanan sejumlah pemain tersebut kemudian berlanjut dengan perubahan status. Persija memastikan Ginanjar Wahyu dan Achmad Maulana menjadi pemain permanen setelah masa peminjaman berakhir pada musim 2023/2024. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari transfer Gustavo Almeida ke Persija.
Dengan demikian, delapan pemain yang terlibat dalam relasi transfer Arema FC dan Persija dalam periode lima musim terakhir adalah:
1. Mauro Zijlstra
2. Hansamu Yama
3. Thales Lira
4. Gustavo Franca
5. Rio Fahmi
6. Achmad Maulana
7. Gustavo Almeida
8. Ginanjar Wahyu
Relasi tersebut tidak selalu berlangsung dalam bentuk transfer permanen. Ada pemain yang dipinjam, dipermanenkan setelah masa peminjaman, maupun berpindah ke arah sebaliknya.
Di luar periode lima musim tersebut, terdapat pula nama Hanif Sjahbandi yang pernah berpindah dari Arema FC ke Persija. Namun, transfer tersebut terjadi pada periode sebelumnya sehingga tidak masuk dalam hitungan delapan pemain dalam lima musim terakhir.
Bagi Arema FC dan Persija, pola perpindahan pemain tersebut menunjukkan adanya hubungan transfer yang cukup aktif. Mauro Zijlstra kini menjadi babak terbaru dari relasi kedua klub yang terus berlangsung dalam beberapa musim terakhir.
Baca Juga: Lengkap! Prediksi Fulham vs Chelsea: Alonso Lawan Arbeloa, Sahabat Jadi Rival