← Beranda
Persik Kediri Gagal Cetak Gol di Piala Gubernur Malaka, Zanadin Fariz Soroti Chemistry Tim
Andre Rizal HanafiMinggu, 23 Agustus 2026 | 05.05 WIB
Persik Kediri menelan dua kekalahan tanpa mencetak gol di Piala Gubernur Malaka 2026. Zanadin Fariz meminta tim memperbaiki chemistry. (Dok. Persik)

JawaPos.com — Persik Kediri menutup kiprahnya di turnamen pramusim Piala Gubernur Malaka 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Macan Putih menelan dua kekalahan dan gagal mencetak gol dalam turnamen yang berlangsung di Malaka, Malaysia.

Persik Kediri mengawali turnamen dengan menghadapi Phnom Penh Crown, klub papan atas Liga Kamboja. Ezra Walian dan kawan-kawan kesulitan mengimbangi permainan lawan hingga akhirnya kalah telak 0-4.

Macan Putih kemudian menghadapi Jurong FC dari Liga Singapura pada pertandingan berikutnya. Permainan Persik terlihat lebih baik, tetapi mereka tetap harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah tipis 0-1.

Dua kekalahan tersebut membuat Persik Kediri mengakhiri turnamen sebagai juru kunci.

Meski gagal meraih kemenangan, gelandang anyar Persik, Zanadin Fariz, menilai turnamen di Malaka tetap memberikan pengalaman penting bagi tim.

Menurut Zanadin, menghadapi klub-klub dari negara lain di Asia Tenggara menjadi kesempatan bagi Persik untuk mengukur sejauh mana kesiapan mereka sebelum menghadapi kompetisi domestik.

"Turnamen yang sangat bagus bagi kami. Karena Persik Kediri melawan tim-tim kuat dari Asia Tenggara. Ini baik juga untuk para peserta yang akan berlaga di kompetisi negaranya," ujar Zanadin dikutip iLeague.

Pemain yang didatangkan dari Persis Solo itu juga tidak ingin hasil buruk di Malaka hanya dilihat dari sisi negatif. Kekalahan tersebut justru dapat menjadi bahan evaluasi sebelum Persik menjalani persaingan di Super League 2026/2027.

Zanadin menilai setiap pemain kini memiliki gambaran mengenai aspek yang masih perlu diperbaiki. Salah satu pekerjaan rumah Persik adalah membangun komunikasi dan chemistry antarpemain.

Baca Juga: Prediksi Skor Nice vs Lorient di Liga Prancis 2026/2027: Les Aiglons Berpeluang Akhiri Tren Buruk

"Ya, bagus untuk kami sebagai pemain. Tiap pemain tahu apa yang harus diperbaiki. Begitu juga bagi tim Persik Kediri. Kami harus lebih banyak komunikasi dan membangun chemistry antarpemain supaya siap bersaing di Super League nanti," ucapnya.

Persik Kediri kini memiliki waktu untuk melakukan pembenahan sebelum kompetisi Super League 2026/2027 dimulai pada awal September.

Hasil di Malaka menjadi bahan evaluasi bagi Marcos Reina, terutama terkait permainan dan kekompakan skuad sebelum kompetisi resmi bergulir.

Bagi Persik, hasil pramusim memang bukan tujuan utama. Namun, dua kekalahan tanpa mencetak gol menjadi sinyal bahwa masih ada sejumlah aspek yang harus segera dibenahi sebelum Super League 2026/2027 dimulai.

Baca Juga: Persib Kebut Persiapan Jelang Play-off ACL Two, Berguinho Kembali Latihan

EDITOR: Hendra