← Beranda
PDIP Punya 3 Klub di Liga Indonesia! Siapkan Jalur Talenta Muda dari Soekarno Cup
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 7 Agustus 2026 | 01.29 WIB
Banteng Muda Jatim FC saat berlaga di Liga 4 dan menjadi jalur pembinaan talenta muda dari Soekarno Cup 2026. (Instagram @bantengjatimfc)

 

JawaPos.com — PDI Perjuangan (PDIP) memiliki tiga klub yang berlaga di kompetisi nasional, yakni Banteng Muda Jatim FC, Putra Sang Fajar FC, dan De Red FC.

Ketiganya disiapkan sebagai salah satu jalur pembinaan pemain dari Soekarno Cup 2026 yang diikuti 16 provinsi untuk mencetak talenta menuju sepak bola profesional, tim nasional Indonesia, hingga karier di luar negeri.

Soekarno Cup 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola usia muda.

Kompetisi yang berlangsung di Jawa Timur pada 10-24 Agustus 2026 itu menjadi bagian dari ambisi membangun pembinaan pemain secara berkelanjutan sekaligus membuka jalan bagi talenta muda menuju level profesional.

Baca Juga: Profil Java United FC: Malut United Resmi Berganti Nama, Ini Alasan Pindah ke Semarang

Tiga Klub PDIP Jadi Jalur Talenta Soekarno Cup

Wakil Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Ono Surono, menyebut PDIP saat ini memiliki tiga klub yang berkompetisi di level nasional.

Ketiga klub tersebut adalah Banteng Muda Jatim FC yang bermain di Liga 4 Jatim, Putra Sang Fajar FC di Liga 3 (Nusantara), dan De Red FC di Liga 2 (Championship).

Keberadaan tiga klub di jenjang berbeda menjadi modal untuk membangun jalur pembinaan pemain muda secara bertahap.

Ono berharap para pemain potensial yang tampil di Soekarno Cup 2026 bisa lebih dulu disalurkan ke tiga klub tersebut sebelum melanjutkan perjalanan ke level yang lebih tinggi.

“Kita berharap, 16 tim yang nanti akan bermain, pemain-pemainnya yang pertama disalurkan kepada tiga klub tersebut,” kata Ono.

Soekarno Cup 2026 sendiri diikuti 16 tim dari 16 provinsi dengan peserta sekitar 400 pesepak bola berusia 17 tahun.

Para pemain muda tersebut datang dari berbagai daerah, mulai Papua hingga Sumatera, sehingga turnamen ini menjadi ruang untuk mempertemukan talenta dari berbagai penjuru Indonesia.

Baca Juga: Gebuk Arema FC 3-1, Persija Jakarta Rebut Peringkat Ketiga di Piala Presiden 2026

Mimpi Besar Melahirkan Pemain Profesional

Pengarah Panitia Soekarno Cup 2026, Deni Wicaksono, menegaskan kompetisi tersebut memiliki target lebih besar daripada sekadar menentukan juara.

Soekarno Cup diarahkan menjadi wadah pembinaan sekaligus upaya melahirkan pemain yang mampu menembus klub profesional, tim nasional Indonesia, bahkan berkarier di luar negeri.

“Harapannya, dari Soekarno Cup lahir bibit-bibit unggul yang bisa bermain di klub profesional, memperkuat tim nasional, bahkan berkarier di luar negeri,” ujar Deni, Selasa (4/8/2026).

Target itu membuat tiga klub milik PDIP memiliki posisi penting dalam skema pembinaan yang disiapkan.

Dengan Banteng Muda Jatim FC, Putra Sang Fajar FC, dan De Red FC berada di Liga 4, Liga 3, serta Liga 2, jalur bagi pemain muda untuk berkembang dapat dibangun melalui kompetisi nasional.

Ono menyebut kompetisi tersebut juga menjadi jalur pembinaan menuju sepak bola profesional. Pemain-pemain yang menunjukkan kemampuan terbaik akan diproyeksikan bergabung dengan klub yang berkompetisi di level nasional.

Baca Juga: Haier Cup Indonesia 2026 Sambangi Jakarta, 32 Klub U-16 Berebut Tiket ke Final Nasional 

Soekarno Cup Jadi Investasi Sepak Bola Masa Depan

Soekarno Cup 2026 akan menjadi edisi ketiga setelah sebelumnya digelar di Jakarta pada 2024 dan Bali pada 2025.

Tahun ini, Jawa Timur dipilih sebagai tuan rumah dengan pertandingan berlangsung di sejumlah venue di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik pada 10-24 Agustus 2026.

Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga semangat Bung Karno dalam membangun sepak bola nasional melalui pembinaan usia muda.

Menurutnya, semangat tersebut perlu diteruskan melalui kompetisi yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.

“Kenapa piala ini kami buat ada di Gelora Bung Karno? Karena sampai sekarang tidak ada stadion yang mampu menandingi kemegahannya. Padahal itu dibuat dulu sekali oleh Bung Karno,” tutur Komarudin.

Penyelenggara juga memastikan seluruh peserta mendapatkan perlakuan yang sama selama turnamen berlangsung.

Wakil Ketua Panitia Pelaksana Eri Irawan menegaskan tidak ada tim yang memperoleh fasilitas khusus, termasuk dalam pembagian jadwal latihan meski Jawa Timur menjadi tuan rumah.

“Semua memperoleh kesempatan latihan yang sama. Kami ingin seluruh peserta bertanding dengan kondisi yang setara sehingga kualitas kompetisi benar-benar ditentukan kemampuan di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga: Persib Favorit Juara, Bernardo Tavares Yakin Persebaya Mampu Beri Perlawanan di Final Piala Presiden

16 Provinsi, 400 Pemain dan Jalan Menuju Profesional

Sekitar 400 pemain akan ambil bagian dalam Soekarno Cup 2026 dengan membawa misi menembus level sepak bola yang lebih tinggi.

Selain menjadi panggung kompetisi, turnamen ini menjadi titik awal bagi pemain usia 17 tahun untuk mendapatkan kesempatan masuk ke jalur profesional melalui tiga klub yang dimiliki PDIP.

Seluruh pertandingan Soekarno Cup 2026 menggunakan bola Adidas Tiro Competition berstandar FIFA Quality Pro.

Pertandingan juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Soekarno Cup, sehingga aksi para pemain muda dapat disaksikan lebih luas.

Dengan tiga klub yang berada di Liga 4, Liga 3, dan Liga 2, PDIP memiliki fondasi untuk menampung pemain hasil pembinaan secara berjenjang. 

Mimpi yang dibangun bukan hanya menghasilkan pemain untuk kompetisi nasional, tetapi juga mencetak talenta yang kelak mampu memperkuat tim nasional Indonesia hingga berkarier di luar negeri.

EDITOR: Banu Adikara