← Beranda
Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 Berakhir, Perjuangan Para Juara Berlanjut ke Putaran Nasional
Andika Rachmansyah• Senin, 22 Juni 2026 | 03.04 WIB
Tim Jakarta Academy Soccer keluar sebagai juara Liga TopSkor U-14 usai mengalahkan Binna Banua pada laga final di GSport Jagorawi Soccer Arena. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Liga TopSkor (LTS) Greater Jakarta 2026 telah berakhir. Rangkaian turnamen tersebut ditutup dengan laga final kelompok usia U-13, U-14, U-15, dan U-16 di GSport Jagorawi Soccer Arena, Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/6/2026)

Empat pertandingan final tersebut melengkapi lima partai final yang telah lebih dulu dimainkan pekan lalu. Karena secara keseluruhan, LTS Greater Jakarta 2026 menggulirkan delapan kategori usia, mulai dari U-10 hingga U-17.

Kompetisi yang bergulir sejak 11 Januari 2026 itu diikuti sebanyak 297 tim yang tersebar dari berbagai daerah. Tidak hanya wilayah Jabodetabek saja, melainkan juga ada tim yang ambil bagian dari Bandung, Cianjur, Karawang, Sukabumi, Purwakarta, hingga Serang.

Baca Juga: Blak-blakan! Alfharezzi Buffon Akui Berat Tinggalkan Borneo FC

Kompetisi tersebut memainkan format liga yang terbagi dua strata yakni LTS 1 dan LTS 2. Total jumlah pertandingan yang dimainkan pada LTS Greater Jakarta 2026 adalah 2.477 laga, dengan rincian U-10 (189 pertandingan), U-11 (217), U-12 (412), U-13 (354), U-14 (379), U-15 (354), U-16 (321), dan U-17 (251).

Besarnya skala penyelenggaraan tersebut membuat LTS Greater Jakarta menjadi regional Liga TopSkor paling besar di Indonesia. Selain Jakarta, LTS musim 2026 juga diputar secara paralel di 32 kota lainnya.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi puncak dari fase enam bulan kompetisi Liga TopSkor Greater Jakarta yang telah melibatkan 297 tim dari wilayah Jabodetabek, Bandung, Subang, Purwakarta, dan daerah lainnya,” kata Direktur Liga TopSkor, M. Yusuf Kurniawan, kepada wartawan termasuk JawaPos.com, Minggu (21/6/2026).

Baca Juga: Kena Denda hingga Rp 485 Juta! Persija Jakarta Panen Sanksi dari Komdis PSSI

Yuke, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Liga TopSkor bukan sekadar turnamen sepak bola usia muda. Kompetisi yang sudah bergulir sejak tahun 2011 silam itu menjadi salah satu fondasi pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia.

“Jadi ini bukan event yang kecil. Ini adalah kompetisi yang sangat panjang dan saya senang pada akhirnya bisa sampai di titik ini. Artinya, perjalanan ini merupakan bagian dari komitmen kami di Liga TopSkor yang telah berdiri sejak 2011,” terangnya.

Faktanya, kompetisi tersebut sukses melahirkan bibit-bibit talenta sepak bola berkualitas yang berhasil menembus Timnas Indonesia. Sebut saja Alfharezzi Buffon, Dafa Al Gasemi, Dony Tri Pamungkas, Kadek Arel, Evandra Florasta, hingga Al Gazani Dwi.

“Banyak alumni Liga TopSkor yang dulu memulai proses seperti adik-adik yang saat ini bermain di lapangan. Mereka tumbuh, berkembang, dan akhirnya mampu mencapai level profesional,” tutur Yuke.

Dalam kesempatan ini, Alfharezzi Buffon, Dafa Al Gasemi, dan Al Gazani Dwi ikut hadir meramaikan rangkaian terakhir Liga TopSkor Greater Jakarta 2026. Mereka semua mengakui betapa pentingnya kompetisi sepak bola usia muda tersebut.

“Liga TopSkor bagus sekali untuk menjadi panggung bagi pemain muda. Kami pun bisa bermain di tim nasional berkat Liga TopSkor juga,” ujar Dafa Al Gasemi.

“Kehadiran Liga TopSkor sangat bagus untuk para pemain muda karena bisa mendapat kesempatan,” timpal Al Gazani Dwi.

Usai menyelesaikan putaran regional, Liga TopSkor kini bersiap menggelar putaran nasional yang akan mempertemukan para juara dan tim hasil seleksi terbaik dari 33 kota penyelenggara di seluruh Indonesia. Putaran nasional untuk kategori U-14 dan U-16 akan berlangsung pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Bogor. Sementara kategori U-10 dan U-12 dijadwalkan berlangsung pada 5-9 Agustus 2026.

“Kami sengaja menggelarnya pada kelompok usia genap karena tidak ingin berbenturan dengan kompetisi Suratin. Kami ingin menjadi bagian dari sistem kompetisi yang telah dibangun oleh federasi,” pungkas Yuke.

EDITOR: Banu Adikara