JawaPos.com — Persebaya Surabaya memburu kemenangan saat menjamu Persik Kediri pada pekan ke-34 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB. Duel Derbi Jawa Timur ini menjadi penentuan posisi empat besar bagi Green Force sekaligus panggung adu strategi Bernardo Tavares dan Marcos Reina pada laga penutup musim.
Persebaya Surabaya datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatat lima laga tanpa kekalahan. Green Force bahkan tampil ganas dengan mencetak 17 gol dan tidak sekali pun kebobolan dalam lima pertandingan terakhir.
Momentum itu menjadi modal besar bagi skuad Bernardo Tavares untuk menutup musim dengan kemenangan di depan ribuan Bonek.
Apalagi, posisi keempat klasemen akhir berpotensi membuka jalan tampil di ASEAN Club Championship musim depan.
Baca Juga: Kami Harus Menang! Bernardo Tavares Janjikan Persebaya Surabaya Tutup Musim Ini dengan Indah
Mengapa Persebaya Surabaya Lebih Diunggulkan?
Persebaya Surabaya sedang berada dalam performa terbaiknya menjelang akhir musim. Kemenangan telak 7-0 atas Semen Padang pada 15 Mei 2026 menjadi bukti ketajaman lini serang sekaligus kokohnya lini belakang Green Force.
Dalam lima laga terakhir, Persebaya Surabaya meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan impresif itu diperkuat dengan performa lini pertahanan yang belum kebobolan sejak 23 April 2026.
Bernardo Tavares juga mendapat keuntungan besar karena seluruh pemain inti tersedia. Tidak ada kendala cedera maupun akumulasi kartu sehingga pelatih asal Portugal itu bisa menurunkan komposisi terbaiknya.
Andhika Ramadhani diprediksi kembali menjadi sosok penting di bawah mistar. Penampilannya dalam beberapa laga terakhir membuat lini pertahanan Persebaya Surabaya tampil lebih tenang dan disiplin.
Di lini depan, Bruno Moreira, Francisco Rivera, dan Mihailo Perovic siap menjadi ancaman utama bagi pertahanan Persik Kediri.
Kombinasi ketiganya menghasilkan banyak peluang dan membuat Green Force tampil lebih agresif dalam beberapa pekan terakhir.
“Finis di empat besar tentu sangat penting. Posisi keempat berbeda dengan posisi kelima. Terlihat hanya selisih satu tingkat, tetapi maknanya besar karena itu menunjukkan kami melakukan pekerjaan dengan baik sepanjang musim,” kata Bernardo Tavares.
“Namun yang paling penting sekarang adalah memenangkan pertandingan besok. Kalau ingin bahagia, kami harus menang. Sekali lagi, ini tidak akan menjadi laga mudah,” sambung pelatih 46 tahun tersebut.
Persik Kediri Tetap Berbahaya di Derbi Jawa Timur
Meski datang sebagai tim tamu, Persik Kediri tidak bisa dipandang sebelah mata. Macan Putih punya catatan cukup baik saat menghadapi sesama klub Jawa Timur musim ini.
Persik Kediri juga tidak pernah kalah dalam dua pertemuan terakhir melawan Persebaya Surabaya. Pada putaran pertama musim ini, duel kedua tim berakhir imbang 1-1 di Stadion Brawijaya.
Namun, Persik Kediri menghadapi masalah besar jelang laga di Gelora Bung Tomo. Mereka kehilangan striker utama Jose Enrique yang absen akibat akumulasi kartu setelah mengoleksi 13 gol musim ini.
Kondisi kapten tim Ezra Walian juga belum sepenuhnya fit setelah beberapa laga terakhir menepi. Absennya dua pemain penting itu membuat kekuatan lini depan Macan Putih berkurang cukup signifikan.
Marcos Reina tetap optimistis anak asuhnya bisa memberi kejutan. Pelatih Persik Kediri itu menilai timnya terus berkembang dan punya peluang mencuri poin di Surabaya.
“Kami merasa tim ini bisa bermain lebih baik setiap hari. Kami ingin tetap seperti ini, bermain bagus di kandang Persebaya dan mencoba meraih tiga poin,” kata Marcos Reina.
Persik Kediri diprediksi tetap mengandalkan Rodrigo Dias sebagai ujung tombak tunggal. Dukungan dari Bayu Otto, Ernesto Gomez, dan Jon Toral akan menjadi kunci untuk membongkar pertahanan Green Force.
Adu Taktik Bernardo Tavares vs Marcos Reina
Pertandingan ini juga menarik karena menghadirkan duel dua pelatih dengan pendekatan berbeda. Bernardo Tavares dikenal sebagai pelatih yang sangat detail dalam organisasi permainan dan disiplin bertahan.
Persebaya Surabaya di bawah Tavares tampil lebih efektif dalam transisi menyerang. Mereka mampu memaksimalkan kecepatan pemain sayap sekaligus menjaga keseimbangan permainan di lini tengah.
Sementara itu, Marcos Reina cenderung memainkan sepak bola progresif dengan build-up cepat dari lini belakang. Persik Kediri kerap tampil berani ketika menghadapi tim besar, terutama dalam laga derbi.
Faktor atmosfer Gelora Bung Tomo diprediksi memberi keuntungan besar bagi Green Force. Dukungan Bonek bisa menjadi tambahan energi bagi pemain Persebaya Surabaya untuk tampil lebih agresif sejak menit awal.
Dalam lima pertemuan terakhir, Persebaya Surabaya juga punya catatan lebih dominan dengan dua kemenangan kandang meyakinkan. Green Force pernah menang 4-1 dan 2-0 saat menjamu Persik Kediri di Surabaya.
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persik Kediri
Melihat performa terkini kedua tim, Persebaya Surabaya layak diunggulkan untuk meraih kemenangan. Konsistensi lini belakang dan produktivitas lini depan menjadi pembeda utama dibanding Persik Kediri.
Absennya Jose Enrique membuat Persik Kediri kehilangan sosok finisher utama. Situasi itu bisa dimanfaatkan Green Force untuk mengontrol jalannya pertandingan sejak babak pertama.
Persebaya Surabaya diprediksi tampil dominan dengan penguasaan bola lebih baik. Dukungan penuh Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo juga berpotensi membuat mental pemain Persik Kediri tertekan.
Prediksi skor akhir: Persebaya Surabaya 2-0 Persik Kediri.
Jadwal pertandingan:
Persebaya Surabaya vs Persik Kediri
Stadion Gelora Bung Tomo
Sabtu, 23 Mei 2026
Kick-off 16.00 WIB
Live streaming: Vidio