← Beranda
Persik Kediri Dominan tapi Gagal Menang, Marcos Reina Soroti Penalti dan Gol Dianulir
Andre Rizal HanafiRabu, 8 April 2026 | 00.04 WIB
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina. (Dok. Persik)

 

JawaPos.com - Persik Kediri harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada pekan ke-26 Super League 2025/2026. 

Laga yang digelar di Stadion Brawijaya, Senin (6/4), itu menyisakan rasa kecewa bagi tuan rumah yang tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.

Sejak peluit awal dibunyikan, Persik langsung mengambil inisiatif serangan. Tim berjuluk Macan Putih itu beberapa kali menciptakan peluang berbahaya yang membuat lini belakang Persijap bekerja ekstra keras.

Baca Juga: Bongkar 3 Fakta Hasil Imbang Persik Kediri Kontra Persijap Jepara, Clean Sheet Tapi Tak Pernah Menang

Momen yang sempat menghidupkan stadion terjadi pada menit ke-28. Jose Enrique berhasil menjebol gawang lawan dan disambut sorak sorai suporter. 

Namun, kegembiraan itu tak bertahan lama setelah wasit menganulir gol tersebut usai tinjauan VAR menunjukkan posisi offside.

Tekanan Persik tidak mengendur di babak kedua. Peluang emas datang pada menit ke-60 melalui titik penalti. 

Jose Enrique yang kembali dipercaya sebagai eksekutor justru gagal memaksimalkan kesempatan setelah tendangannya berhasil ditepis kiper Persijap, Sendry Johansyah.

Baca Juga: Bongkar 3 Fakta Hasil Imbang Persik Kediri Kontra Persijap Jepara, Clean Sheet Tapi Tak Pernah Menang

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Ia menilai timnya layak meraih tiga poin jika melihat jalannya laga.

“Kami merasa pantas mendapatkan kemenangan. Ada gol yang dianulir dan penalti yang gagal. Hari ini bukan soal permainan, tapi soal keberuntungan,” ujar Marcos dikutip dari ileague.id.

Meski gagal menang, Marcos tetap memberikan apresiasi terhadap performa timnya. Ia menilai para pemain sudah menunjukkan kerja keras dan mampu menjaga konsistensi permainan, termasuk mencatatkan clean sheet.

“Saya senang dengan cara tim bermain. Walaupun ada beberapa kesalahan dan kondisi tim tidak lengkap, kami tetap tampil solid menghadapi lawan yang kuat,” tambahnya.

Marcos juga mengungkapkan bahwa timnya sedang menghadapi masalah kebugaran pemain. Sejumlah pemain harus absen akibat cedera dan akumulasi kartu, termasuk Ezra Walian yang belum bisa tampil.
Namun, ia melihat situasi ini sebagai peluang bagi pemain lain untuk unjuk kemampuan. 

“Ini kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan kualitas mereka. Saya melihat respon yang cukup baik dari tim,” katanya.

Baca Juga: PSMS Medan Nyaris Mustahil Promosi ke Super League, Skuad Eko Purdjianto Ditahan Imbang Persikad Depok 2-2

Hasil imbang ini membuat Persik Kediri hanya menambah satu poin, meski secara permainan tampil lebih dominan. Marcos pun mengakui rasa frustrasi yang dirasakan timnya, tetapi ia tetap mencoba realistis.

“Perasaan kami tentu frustrasi. Tapi ini bagian dari sepak bola. Kadang Anda tampil bagus, tapi hasil tidak berpihak,” tutupnya.

EDITOR: Edi Yulianto