← Beranda
Imran Nahumarury Angkat Bicara Usai Semen Padang Kalah dari Persib Bandung
Andre Rizal HanafiSenin, 6 April 2026 | 21.40 WIB
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury. (Dok Semen Padang)

 

JawaPos.com - Semen Padang FC harus kembali menelan hasil pahit usai kalah 0-2 dari Persib Bandung pada pekan ke-26 Super League 2025/2026.

Bermain di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (5/4) malam, Kabau Sirah gagal memanfaatkan peluang untuk mengamankan poin di kandang sendiri.

Dua gol kemenangan Persib masing-masing dicetak Ramon de Souza pada menit ke-32 dan 70. Hasil ini membuat tim tamu tampil lebih efektif dalam memaksimalkan peluang yang mereka miliki sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Bojan Hodak Masih Tak Puas Meski Persib Bandung Unggul Segalanya saat Membungkam Tuan Rumah Semen Padang

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, tak menutupi rasa kecewanya setelah laga berakhir. Ia meminta maaf kepada para suporter yang telah memberikan dukungan penuh, namun tim belum mampu memberikan hasil yang diharapkan.

“Saya minta maaf untuk para suporter dan masyarakat Padang karena kita tidak bisa mendapatkan tiga poin. Setiap pertandingan punya cerita berbeda, dan kita tahu kualitas Persib seperti apa,” ujar Imran dikutip dari ileague.id.

Meski kalah, Imran tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras para pemainnya. Ia menilai timnya sudah menunjukkan semangat juang tinggi dan mampu menciptakan sejumlah peluang, meski belum berbuah gol.

“Saya bangga dengan perjuangan pemain. Ini pertandingan yang tidak mudah, tapi mereka sudah berusaha keras untuk menciptakan peluang,” tambahnya.

Baca Juga: Assist Thom Haye Jadi Kunci! Persib Bandung Tampil Efisien, Semen Padang Tak Berkutik

Namun, masalah klasik kembali menjadi sorotan, yakni penyelesaian akhir yang belum maksimal.

Beberapa peluang emas yang didapatkan gagal dikonversi menjadi gol, yang pada akhirnya menjadi pembeda dalam laga ini.

Menurut Imran, efektivitas menjadi kunci utama dalam sepak bola modern. Ia menegaskan bahwa jumlah peluang tidak selalu menentukan hasil akhir jika tidak diimbangi dengan penyelesaian yang baik.

“Dalam sepak bola, bukan soal berapa banyak peluang, tapi berapa gol yang bisa kita cetak. Itu yang harus terus kita perbaiki,” tegasnya.

Kekalahan ini membuat Semen Padang masih tertahan di peringkat ke-17 dengan raihan 20 poin. Posisi tersebut belum aman karena persaingan di papan bawah klasemen masih sangat ketat.

Madura United yang berada satu tingkat di atas memiliki poin yang sama, sementara Persijap Jepara dan Persis Solo hanya unggul satu angka.

Baca Juga: Tekanan Semen Padang Bikin Persib Bandung Kesulitan, Hodak Ungkap Titik Balik Kemenangan

Di sisi lain, PSBS Biak yang berada di dasar klasemen juga terus mengintai dengan selisih poin yang tipis.

Situasi ini membuat setiap pertandingan ke depan menjadi krusial bagi Semen Padang. Imran memastikan timnya tidak akan menyerah dan akan terus berjuang hingga akhir musim demi keluar dari zona merah.

“Kita akan terus berbenah dan berjuang sampai laga terakhir. Semua masih mungkin terjadi,” tutupnya.

EDITOR: Edi Yulianto