← Beranda
Bernardo Tavares Nggak Cuma Omon-Omon! Buktikan Persebaya Surabaya Bisa Terapkan Pertahanan Tangguh saat Kalahkan Persita
Ardha Ihsan Asy'AriSenin, 6 April 2026 | 17.17 WIB
Para pemain Persebaya merayakan gol Francisco Rivera ke gawang Persita. (Persebaya)

 

JawaPos.com–Persebaya Surabaya sempat menghadapi trauma setelah kalah telak dari Borneo FC 5-1 pada pekan ke-25 super league. Akibat kekalahan tersebut, jumlah kebobolan mereka sejak ditangani Bernardo Tavares menjadi 15 gol.

Persebaya pun dicap memiliki pertahanan yang buruk sejak paruh kedua super league musim ini. Hal itu memunculkan kekhawatiran tersendiri saat menjamu Persita Tangerang kemarin (4/4), apalagi tim berjuluk Pendekar Cisadaane itu menempati peringkat lebih baik dari Green Force.

Maka dari itu, Bernardo Tavares bertekad memperbaiki pertahanan Persebaya agar tidak menjadi lumbung gol dari Persita meski bermain di Stadion Gelora Bung Tomo. Dia pun menerapkan garis perlindungan serta mengutamakan penguasaan bola agar tim lawan tidak bisa mengembangkan permainan.

Baca Juga: Lautaro Martinez: Penurunan Performa Wajar, Bastoni Telah Berikan Segalanya untuk Timnas Italia

Strategi itu ternyata jitu. Persebaya sukses mengalahkan Persita. Meski hanya menang 1-0, namun Francisco Rivera CS menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, terutama dalam sektor pertahanan.

Hal itu terlihat dari statistik versi Liga 1 Match, Green Force berupaya mempertahankan kemenangan dengan menurunkan garis pertahanan untuk mengendalikan permainan dan membuka peluang menambah gol melalui skema serangan balik.

Tercatat, skuad asuhan Bernardo Tavares mampu meredam serangan Persita dan memaksa Pendekar Cisadane hanya sanggup melepaskan tujuh tendangan dimana cuma satu yang berupa shoot on goal.

Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Unggul Tujuh Poin atas Real Madrid

Tim tamu juga hanya mampu menciptakan dua peluang, padahal mereka unggul tipis dalam penguasaan bola, yaitu 51 persen berbanding 49 persen milik Persebaya. Hal ini membuat Bernardo Tavares cukup puas dengan performa timnya.

”Satu hal yang saya senangi adalah sikap pemain saat menguasai bola maupun tanpa bola. Tentu saja, ada beberapa hal yang perlu kami perbaiki,” ujar Tavares seperti dikutip dari Antara.

Salah satu aspek yang diperbaiki adalah meminimalisir kesalahan terutama di menit-menit krusial seperti menjelang akhir laga, apalagi dalam kondisi sudah unggul.

”Di momen terakhir kami kehilangan bola dengan cara yang konyol, itu harus kami ubah,” imbuh Bernardo Tavares.

Selain itu, dia juga ingin agar para pemainnya terutama di sektor penyerang bisa lebih efektif dalam menyelesaikan peluang, agar bisa meningkatkan produktivitas gol. Pada laga tersebut, Persebaya juga minim menciptakan peluang berbahaya, dimana skuad Green Force hanya melepaskan tujuh tendangan, tiga di antaranya mengarah ke gawang dan hanya satu yang berbuah gol.

Berkat kemenangan ini, Persebaya naik ke peringkat enam menggeser Persita dengan nilai 42. Sedangkan peringkat lima ditempati Bhayangkara Presisi FC yang sukses mengalahkan Persija Jakarta dan unggul dua poin dari Green Force.

Baca Juga: Dony Tri: Persija Tak Boleh Terpuruk usai Kekalahan dari Bhayangkara FC

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah