← Beranda
6 Clean Sheet, Tapi Punya Rapor Merah! Rizky Ridho Siap Uji Mental Persija Jakarta di Kandang Bhayangkara FC
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 5 April 2026 | 20.06 WIB
Kapten Persija Jakarta Rizky Ridho. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Performa solid di lini belakang menjadi modal penting Rizky Ridho jelang laga krusial Persija Jakarta kontra Bhayangkara FC. Kapten muda itu membawa bekal enam clean sheet yang jadi bukti konsistensinya musim ini.

Persija Jakarta akan melakoni laga tandang lawan Bhayangkara FC pada pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Minggu (5/4). Target mencuri poin menjadi misi utama setelah dua laga terakhir gagal menghasilkan kemenangan maksimal.

Rizky Ridho menunjukkan kewaspadaan tinggi terhadap calon lawan yang sedang dalam tren positif. Bhayangkara FC datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menyapu bersih lima laga terakhir.

Baca Juga: Bongkar DNA Persija Jakarta! Mauricio Souza Siapkan Serangan Mematikan untuk Hentikan Laju Bhayangkara FC

Situasi itu membuat pertandingan diprediksi berjalan ketat sejak menit awal. Tekanan tinggi dipastikan mengiringi jalannya laga, terutama bagi lini pertahanan Persija Jakarta yang akan diuji konsistensinya.

”Teman-teman sudah dalam keadaan siap untuk pertandingan besok. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik. Sebab, di dua laga kemarin kami belum mendapatkan poin sempurna atau tiga poin,” ujar Rizky Ridho dalam konferensi pers.

Optimisme tetap terjaga meski tantangan besar sudah di depan mata. Dia menilai laga melawan Bhayangkara FC bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian mental dan fokus.

Baca Juga: Fokus Mental dan Intensitas, Strategi Imran Nahumarury Angkat Performa Semen Padang

”Tentunya tidak mudah karena Bhayangkara sendiri tidak pernah kalah di lima laga terakhir kalau saya tidak salah. Tentunya saya sangat excited untuk pertandingan nanti dan semoga kami bisa memenangkan pertandingan,” lanjut Rizky Ridho.

Secara statistik, kontribusi Rizky Ridho musim ini tergolong impresif dan stabil. Dia sudah tampil dalam 23 pertandingan sebagai starter dengan total 2.051 menit bermain, hampir tanpa rotasi.

Ketangguhan lini belakang terlihat dari enam clean sheet yang berhasil dicatatkan. Angka ini menjadi indikator penting peran vitalnya sebagai benteng utama Persija Jakarta.

Namun, performa Ridho tidak hanya soal bertahan. Dia juga punya peran besar dalam membangun serangan dari lini belakang dengan akurasi operan mencapai 89 persen.

Rata-rata 45,7 operan sukses per pertandingan menegaskan statusnya sebagai distributor utama bola. Perannya sangat krusial dalam fase build up, terutama saat tim mencoba keluar dari tekanan lawan.

Kemampuan umpan panjang dengan akurasi 58 persen juga menjadi senjata tambahan. Distribusi vertikal ini kerap digunakan untuk memecah blok pertahanan lawan yang rapat.

Baca Juga: Krisis Pemain, Semen Padang Tetap Percaya Diri Tantang Pemuncak Klasemen Persib Bandung

Jika melihat heatmap permainan, aktivitas Ridho paling dominan berada di sisi kanan pertahanan. Dia beroperasi sebagai right center back yang aktif hingga ke area tengah lapangan.

Hal ini menunjukkan keterlibatannya tidak hanya dalam bertahan, tetapi juga dalam sirkulasi bola awal. Pergerakan tersebut mempertegas perannya sebagai ball playing defender modern.

Dalam aspek defensif, kontribusinya juga tak bisa dipandang sebelah mata. Rata-rata 8,7 ball recoveries per laga menunjukkan kemampuan membaca permainan yang sangat baik.

Baca Juga: Persib Tak Mau Terpeleset di Padang, Bojan Hodak Wanti-wanti Kebangkitan Semen Padang

Selain itu, keunggulan duel udara dengan persentase 56 persen membuatnya menjadi ancaman dalam situasi bola mati. Baik saat bertahan maupun menyerang, kehadirannya selalu diperhitungkan.

Meski begitu, ada catatan yang tak bisa diabaikan tim pelatih Persija Jakarta. Tujuh kesalahan yang berujung peluang lawan menjadi alarm serius yang harus segera diperbaiki.

Kesalahan tersebut mengindikasikan adanya celah dalam pengambilan keputusan di momen krusial. Terlebih, dia juga sudah mengoleksi tujuh kartu kuning yang menunjukkan agresivitas berlebih.

Baca Juga: Ogah Salahkan Pemain, Alvaro Arbeloa Bertanggung Jawab atas Kekalahan Real Madrid dari Mallorca

Data ini diperkuat dengan fakta dia rata-rata dilewati dribel lawan sebanyak 1,4 kali per pertandingan. Situasi ini memperlihatkan potensi risiko saat menghadapi pemain dengan kecepatan tinggi.

Dari sisi taktik, Rizky Ridho tetap menjadi aset penting dalam skema permainan tim. Kemampuannya dalam membangun serangan membuatnya sulit tergantikan di lini belakang.

Namun, peningkatan disiplin dan konsentrasi menjadi pekerjaan rumah utama. Terutama saat menghadapi tekanan tinggi seperti yang akan diberikan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kapten muda Persija Jakarta tersebut. Tidak hanya soal menjaga lini pertahanan, tetapi juga mengontrol emosi dan pengambilan keputusan.

Baca Juga: Tiga Pemain yang Tampil Buruk dalam Kekalahan Real Madrid di Kandang Mallorca

Jika mampu tampil konsisten tanpa kesalahan fatal, peluang Persija Jakarta mencuri poin tetap terbuka. Clean sheet ketujuh bisa menjadi kunci penting untuk membawa pulang hasil positif dari Lampung.

Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Rizky Ridho memimpin lini belakang di laga penuh tekanan ini. Apakah dia mampu menjawab tantangan dan membungkam performa impresif tuan rumah.

Jawabannya akan tersaji di atas lapangan, saat peluit kick off dibunyikan. Satu hal yang pasti, duel ini bukan sekadar pertandingan biasa bagi Persija Jakarta dan sang kapten.

Baca Juga: Madura United Siap Tampil Lepas Lawan Borneo FC, Target Tiga Poin di Kandang

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah