← Beranda
Ernando Ari dan Bruno Moreira Absen! Ini Starting Line Up Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang di Gelora Bung Tomo
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 5 April 2026 | 01.22 WIB
Starting line up Persebaya Surabaya saat menghadapi Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo tanpa Ernando Ari dan Bruno Moreira. (Persebaya)

 

JawaPos.com–Absennya Ernando Ari dan Bruno Moreira langsung mengubah wajah starting line up Persebaya Surabaya saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4) malam. Green Force dipaksa menurunkan komposisi berbeda di tengah kondisi tim yang belum ideal.

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares sebelumnya sudah memberi sinyal adanya masalah dalam skuadnya. Cedera yang dialami beberapa pemain membuat pilihan taktik menjadi lebih terbatas dibandingkan laga-laga sebelumnya.

”Persita merupakan tim dengan kualitas pemain yang merata dan berbahaya dalam berbagai skema permainan, terutama saat melakukan transisi menyerang dan memanfaatkan bola mati. Mereka sangat agresif saat kehilangan bola dan cepat melakukan transisi menyerang,” kata Bernardo saat konferensi pers prapertandingan.

Baca Juga: Jelang Atletico Madrid vs Barcelona: Marc Bernal Menatap Debut di Metropolitano dalam Puncak Performa

Peringatan itu bukan tanpa alasan karena Persita Tangerang dikenal punya pola permainan cepat dan agresif. Transisi dari bertahan ke menyerang menjadi senjata utama yang wajib diantisipasi sejak menit awal.

Kondisi tersebut membuat Persebaya Surabaya tidak bisa hanya fokus pada satu atau dua pemain lawan saja. Seluruh lini Persita Tangerang dinilai punya potensi menciptakan ancaman, termasuk dari situasi bola mati dan tembakan jarak jauh.

Bernardo juga menyoroti kepercayaan diri tinggi yang sedang dimiliki Persita Tangerang. Hasil positif dalam beberapa laga terakhir membuat pertandingan di Gelora Bung Tomo diprediksi berjalan terbuka dan penuh tekanan.

Baca Juga: Chema Andres Buka Peluang Kembali ke Real Madrid di Masa Depan

Di sisi lain, kondisi internal Persebaya Surabaya memang belum sepenuhnya pulih setelah hasil buruk di laga sebelumnya. Beberapa pemain masih dalam tahap pemulihan, namun tetap masuk dalam rencana pertandingan.

”Banyak pemain yang mungkin bermain tetapi belum 100 persen, kami berharap tim medis bisa membantu,” ucap pelatih asal Portugal itu.

Situasi ini membuat persaingan dalam tim sedikit menurun karena opsi rotasi terbatas. Namun, kondisi tersebut sekaligus membuka peluang bagi pemain muda untuk menunjukkan kualitasnya di panggung kompetisi.

Dukungan suporter juga menjadi faktor penting dalam laga ini. Bermain di kandang sendiri, Green Force berharap energi dari Bonek dan Bonita mampu mendongkrak motivasi pemain di lapangan.

”Di momen sulit seperti ini kami butuh Bonek dan Bonita untuk datang dan mendukung tim,” ujar Bernardo.

Dari sisi pemain, optimisme tetap dijaga meski situasi tidak ideal. Jefferson Silva menegaskan kondisi fisik tim justru semakin membaik setelah menjalani bulan Ramadan.

Baca Juga: Joe Cole Ungkap Starting XI Impian untuk Timnas Inggris di Piala Dunia

Program latihan yang diberikan pelatih dinilai cukup efektif untuk mempersiapkan strategi menghadapi Persita Tangerang.Fokus utama tim adalah meredam agresivitas lawan sekaligus memaksimalkan peluang di lini depan.

”Pelatih telah memberikan menu latihan yang baik dan kami fokus pada strategi menghadapi Persita,” kata Jefferson.

Dia juga menegaskan absennya beberapa pemain tidak membuat kekuatan tim melemah secara signifikan. Kedalaman skuad Persebaya Surabaya dinilai masih cukup untuk bersaing dan meraih hasil maksimal.

Baca Juga: Misi Berbeda di Batakan: Persipura Kejar Promosi, Persiba Hindari Degradasi

Kepercayaan antar pemain menjadi modal penting dalam menghadapi laga krusial ini. Target tiga poin di kandang sendiri tetap menjadi harga mati demi menjaga peluang di sisa kompetisi.

”Ekspektasi kami tinggi dan kami pasti akan mengamankan tiga poin,” tegas pemain asal Brasil tersebut.

Dalam starting line up resmi, posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Andhika Ramadhani untuk menggantikan peran Ernando Ari. Ini menjadi ujian penting bagi Andhika untuk membuktikan kapasitasnya di bawah mistar.

Baca Juga: Persipura Tak Mau Terpeleset di Batakan, Rahmad Darmawan Waspadai Ancaman Persiba Balikpapan

Di lini belakang, kombinasi Leo Lelis, Risto Mitrevski, Arief Catur, dan Jefferson Silva diharapkan mampu meredam serangan cepat Persita Tangerang. Soliditas lini ini akan sangat menentukan hasil akhir pertandingan.

Sektor tengah diisi Milos Raickovic, Toni Firmansyah, dan Francisco Rivera yang berperan sebagai pengatur ritme permainan. Kreativitas mereka dibutuhkan untuk membongkar pertahanan lawan sekaligus menjaga keseimbangan tim.

Sementara itu, lini depan dipercayakan kepada Pedro Matos, Riyan Ardiansyah, dan Mihailo Perovic. Tanpa Bruno Moreira, trio ini diharapkan mampu menghadirkan daya gedor yang tetap tajam.

Starting Line Up

Andhika Ramadhani; Leo Lelis, Risto Mitrevski, Arief Catur, Jefferson Silva; Milos Raickovic, Toni Firmansyah, Francisco Rivera; Pedro Matos, Riyan Ardiansyah, Mihailo Perovic

Baca Juga: Meski Dihantui Cedera, Persiraja Siap Tumbangkan Sumsel United di Kandang

Komposisi ini menunjukkan Persebaya Surabaya tetap berani tampil menyerang meski kehilangan beberapa pemain kunci. Strategi agresif kemungkinan tetap dipertahankan untuk menekan Persita sejak awal laga.

Di bangku cadangan, sejumlah nama seperti Rachmat Irianto, Koko Ari, hingga Malik Risaldi siap menjadi opsi tambahan. Kehadiran mereka bisa menjadi pembeda jika pertandingan berjalan ketat hingga babak kedua.

Pertandingan ini bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga pembuktian karakter tim dalam kondisi sulit. Persebaya Surabaya dituntut mampu bangkit dan menunjukkan mental kuat di hadapan pendukung sendiri.

Baca Juga: Meski Juru Kunci, Persipal FC Percaya Diri Lawan PSS Sleman di Maguwoharjo

Dengan komposisi yang ada, laga dipastikan berjalan menarik dan penuh dinamika. Semua mata akan tertuju pada bagaimana Green Force menjawab tantangan tanpa dua pemain pentingnya.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah