← Beranda
Drama Kanjuruhan! Arema FC Tahan Malut United 1-1, Tren Buruk Akhirnya Terhenti
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 4 April 2026 | 00.57 WIB
Duel sengit Arema FC vs Malut United di Stadion Kanjuruhan berakhir imbang 1-1. (Arema FC)

 

JawaPos.com — Arema FC akhirnya bisa bernapas lega setelah melewati periode sulit di Super League 2025/2026. Menjamu Malut United di Stadion Kanjuruhan, Jumat (3/4/2026) sore WIB, Singo Edan sukses mengakhiri tren tiga kekalahan beruntun usai bermain imbang 1-1.

Hasil ini memang belum sepenuhnya memuaskan, namun cukup untuk mengembalikan kepercayaan diri tim. Apalagi lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan, melainkan penghuni papan atas klasemen sementara.

Arema FC langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Dukungan penuh suporter di Stadion Kanjuruhan menjadi energi tambahan bagi skuad Singo Edan untuk menekan pertahanan Malut United.

Baca Juga: Malut United Bidik Poin di Kandang Arema FC, Hendri Susilo Waspadai Kekuatan Tuan Rumah

Gol yang ditunggu publik tuan rumah akhirnya hadir pada menit ke-26. Bek andalan Hansamu Yama berhasil memecah kebuntuan lewat sundulan jarak dekat yang tak mampu dihalau kiper Malut United, Angga Saputro.

Gol tersebut berawal dari situasi bola mati yang dieksekusi Gustavo Franca dari sisi kiri. Umpan matang itu disambut sempurna oleh Hansamu yang berdiri bebas di depan gawang.

Keunggulan 1-0 membuat Arema FC semakin percaya diri dalam mengontrol jalannya pertandingan. Namun, Malut United tidak tinggal diam dan mulai meningkatkan intensitas serangan.

Baca Juga: Tak Mau Terjebak Nama Besar Lawan, Arema FC Fokus Maksimalkan Permainan

Petaka datang bagi Arema FC saat wasit menunjuk titik putih ke kotak penalti mereka. Pelanggaran Johan Alfarizi terhadap Igor Inocencio dalam situasi sepak pojok membuat Malut United mendapatkan hadiah penalti.

David da Silva yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan mendatarnya mengarah ke sudut bawah gawang dan tak mampu dijangkau penjaga gawang Arema FC.

Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat pertandingan semakin menarik. Kedua tim sama-sama bermain terbuka demi mencari gol tambahan.

Menjelang turun minum, Arema FC hampir kembali unggul. Johan Alfarizi yang maju membantu serangan nyaris mencatatkan namanya di papan skor, namun sundulannya hanya membentur tiang gawang.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi. Baik Arema FC maupun Malut United saling jual beli serangan dengan peluang-peluang berbahaya.

Malut United beberapa kali mengancam melalui kombinasi lini depan mereka. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Baca Juga: Malut United Ziarah ke Gate 13, Bawa Semangat Baru Jelang Duel Panas Lawan Arema FC

Di sisi lain, Arema FC juga mencoba memanfaatkan serangan balik cepat. Kecepatan pemain sayap menjadi andalan untuk membongkar pertahanan rapat Malut United.

Pertandingan semakin menegangkan saat memasuki menit-menit akhir. Kedua tim tampak tidak ingin pulang hanya dengan satu poin.

Malut United hampir mencuri kemenangan di masa injury time. Namun, aksi gemilang Julian Guevara melakukan sapuan krusial berhasil menggagalkan peluang emas dari dalam kotak penalti.

Baca Juga: Rio Fahmi Ungkap Kunci Arema FC Hadapi Malut United: Kerja Keras dan Saling Percaya

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan. Kedua tim harus puas berbagi angka dalam laga yang berlangsung sengit ini.

Tambahan satu poin membuat Arema FC kini mengoleksi 32 poin dari 26 pertandingan. Posisi mereka berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Super League 2025/2026.

Sementara itu, Malut United tetap berada di papan atas dengan koleksi 46 poin. Mereka menempati posisi keempat dan masih bersaing dalam perebutan gelar musim ini.

Hasil ini menjadi momentum penting bagi Arema FC untuk bangkit di pertandingan berikutnya. Setidaknya, mereka berhasil menghentikan tren negatif dan menunjukkan perlawanan solid di hadapan pendukung sendiri.

Susunan pemain kedua tim juga menunjukkan kekuatan terbaik yang diturunkan sejak awal. Arema FC mengandalkan nama-nama seperti Adi Satryo, Hansamu Yama, hingga Gustavo Franca untuk menjaga keseimbangan permainan.

Sementara Malut United diperkuat pemain berpengalaman seperti David da Silva, Ciro, hingga Yance Sayuri yang kerap merepotkan lini pertahanan lawan.

Kombinasi ini membuat pertandingan berlangsung kompetitif sepanjang 90 menit.

Ke depan, Arema FC perlu meningkatkan konsistensi jika ingin menjauh dari papan bawah klasemen. Sedangkan Malut United harus lebih tajam dalam memanfaatkan peluang agar tidak kehilangan poin berharga.

Laga ini menjadi bukti persaingan di Super League musim ini semakin ketat. Setiap pertandingan menghadirkan drama dan kejutan yang sulit diprediksi.

EDITOR: Edi Yulianto