JawaPos.com–PSIS Semarang tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi jelang pertandingan pekan ke-23 Pegadaian Championship 2025/26. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu akan menjamu PS Barito Putera di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (5/4).
Persiapan serius mulai dilakukan oleh tim pelatih PSIS demi menjaga tren positif yang sedang mereka bangun. Pelatih PSIS Andri Ramawi dikutip dari ileague.id menyebut, timnya sudah melakukan analisis mendalam terhadap calon lawan Barito Putera.
Menurut dia, Barito Putera bukan tim yang bisa dianggap remeh. Oleh karena itu, pendekatan taktik yang disiapkan pun akan berbeda dibandingkan laga PSIS sebelumnya.
Evaluasi dilakukan dengan melihat kekuatan serta celah permainan lawan, sehingga PSIS bisa tampil lebih efektif di lapangan. Andri juga menegaskan bahwa ambisi Barito Putera di klasemen menjadi faktor penting yang harus diwaspadai.
Dia menilai setiap tim memiliki target berbeda, dan hal tersebut berpengaruh terhadap cara bermain mereka di pertandingan. Latihan intensif sudah dimulai sejak Selasa (31/3), dengan fokus pada peningkatan kerja sama tim dan penyempurnaan strategi.
Seluruh pemain terlihat antusias mengikuti sesi latihan, termasuk striker senior Beto Goncalves yang sedang dalam performa cukup baik. PSIS datang dengan modal kemenangan meyakinkan pada pekan sebelumnya.
Mereka sukses menghajar Persipal FC dengan skor telak 6-1. Hasil tersebut tidak hanya memperpanjang tren positif, tetapi juga membantu PSIS keluar dari zona merah klasemen.
Tambahan tiga poin membawa PSIS naik ke posisi delapan dengan koleksi 19 poin. Posisi ini menjadi angin segar setelah sebelumnya mereka sempat tertekan di papan bawah.
Sementara itu, Persiba Balikpapan harus turun satu peringkat setelah mengalami kekalahan di pekan yang sama. Di sisi lain, Persipal FC semakin terpuruk di dasar klasemen Grup 2 dengan raihan tujuh poin.
Situasi ini membuat mereka berada di ambang degradasi jika tidak segera bangkit di sisa pertandingan musim ini. Laga melawan Barito Putera diprediksi berlangsung sengit.
PSIS tentu ingin mempertahankan momentum kebangkitan, sementara tim tamu dipastikan datang dengan motivasi tinggi untuk mencuri poin. Dukungan suporter di Stadion Jatidiri juga diharapkan menjadi energi tambahan bagi PSIS untuk kembali meraih hasil maksimal di kandang sendiri.