JawaPos.com–Persija Jakarta akhirnya mendapat suntikan tenaga segar usai empat pemainnya kembali dari tugas internasional bersama Timnas Indonesia. Total nilai pasar mencapai Rp 26,51 miliar membuat kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap, tetapi jawaban atas keraguan Jakmania.
Setelah membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, empat pemain Persija telah kembali ke Persija Training Ground di Bojongsari, Depok. Mereka adalah Rizky Ridho (harga pasaran Rp 11,30 miliar), Jordi Amat (Rp 10,43 miliar), Dony Tri Pamungkas (Rp 3,48 miliar), dan Mauro Zijlstra (Rp 1,30 miliar).
Kembalinya empat nama ini menjadi kabar penting bagi Persija Jakarta yang tengah memburu konsistensi performa. Apalagi, mereka datang dengan pengalaman bertanding di level internasional yang bisa meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.
Baca Juga: Persik Kediri Kembali ke Brawijaya, 5 Ribu Tiket Disiapkan untuk Duel Lawan Persijap
Di ajang FIFA Series, Rizky Ridho tampil konsisten di lini pertahanan Timnas Indonesia saat menghadapi St. Kitts and Nevis serta Bulgaria. Penampilan solidnya menjadi bukti ia masih menjadi salah satu bek paling diandalkan saat ini.
Sementara itu, Dony Tri Pamungkas juga menunjukkan kontribusi signifikan sepanjang turnamen. Dia tampil penuh pada laga pertama dan kembali dimainkan meski sebagai pemain pengganti saat menghadapi Bulgaria.
Kontribusi berbeda ditunjukkan Mauro Zijlstra yang sempat mencatatkan namanya di papan skor. Dia mencetak satu gol ke gawang St. Kitts and Nevis sebelum akhirnya harus menepi pada laga kedua akibat cedera.
Baca Juga: Pernah Main Bareng Lionel Messi, Jean Mota Bawa Mental Juara ke Persija
Kondisi Mauro tentu menjadi perhatian tim pelatih Persija Jakarta. Meski begitu, potensi yang dia tunjukkan dalam waktu singkat memberi sinyal dirinya bisa menjadi senjata tambahan di lini depan.
Peran menarik justru datang dari Jordi Amat yang mengalami perubahan posisi saat membela Timnas Indonesia. Dia dimainkan sebagai gelandang oleh pelatih John Herdman, posisi yang mulai sering ia jalani juga di level klub.
Adaptasi ini dinilai menjadi nilai tambah bagi Persija Jakarta karena memberi fleksibilitas dalam strategi permainan. Jordi pun menyambut positif perubahan tersebut sebagai bagian dari perkembangan kariernya.
”Bermain sebagai gelandang adalah tantangan. Setiap hari saya belajar hal baru, itu sangat menarik,” ujar Jordi.
Pengalaman bermain di posisi baru itu membuat Jordi semakin matang dalam memahami berbagai situasi di lapangan. Hal ini bisa menjadi keuntungan besar bagi Persija Jakarta yang membutuhkan pemain serba bisa.
Di sisi lain, Dony Tri Pamungkas tak menyembunyikan rasa bangga setelah mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia. Dia juga mengapresiasi dukungan besar dari masyarakat yang terus mengalir.
Baca Juga: Madura United Krisis, Rakhmad Basuki Fokus Pulihkan Mental Pemain Jelang Lawan Borneo FC
”Pengalaman luar biasa dan bangga bisa bersama orang-orang hebat. Terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Indonesia,” kata Dony.
Kehadiran kembali empat pemain ini jelas memberi energi baru bagi ruang ganti Persija Jakarta. Kombinasi pengalaman, usia muda, dan kualitas individu membuat skuad Macan Kemayoran semakin kompetitif.
Tak hanya soal kualitas teknis, mental bertanding mereka juga dipastikan meningkat usai menghadapi lawan-lawan internasional. Hal ini penting dalam menghadapi tekanan di kompetisi domestik yang semakin ketat.
Baca Juga: Sembilan Laga Tersisa, Borneo FC Hadapi Ujian Berat di Kandang Madura United
Dengan nilai pasar yang mencapai puluhan miliar rupiah, ekspektasi terhadap mereka tentu tidak kecil. Namun, justru di situlah tantangan sekaligus peluang untuk membuktikan kualitas mereka di lapangan.
Jakmania kini punya alasan untuk kembali optimistis melihat kondisi tim kesayangan mereka. Empat pemain ini diharapkan bisa langsung memberi dampak nyata dalam pertandingan-pertandingan krusial ke depan.
Momentum ini juga bisa menjadi titik balik bagi Persija Jakarta untuk bangkit dan menjaga konsistensi performa. Apalagi kompetisi memasuki fase penting yang menentukan posisi akhir di klasemen.
Baca Juga: Krisis Bek! Madura United Dipastikan Tanpa Mendonca saat Jamu Borneo FC
Kini, semua mata tertuju pada bagaimana pelatih meramu kekuatan yang ada. Dengan materi pemain yang semakin lengkap, peluang Persija Jakarta untuk tampil lebih solid terbuka lebar.
Jika mampu memaksimalkan potensi empat pemain ini, bukan tidak mungkin Persija Jakarta kembali menjadi salah satu kekuatan utama di kompetisi musim ini. Jakmania pun menunggu pembuktian itu di atas lapangan.