← Beranda
Seolah 'Dibunuh' di Latihan! Dion Markx Bongkar Kerasnya Menu Persib Bandung Jelang 9 Laga Penentuan
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 31 Maret 2026 | 15.29 WIB
Dion Markx jalani latihan intensitas tinggi bersama Persib Bandung jelang laga penting melawan Semen Padang. (Instagram @dion.markx)

 

JawaPos.com–Bek Persib Bandung Dion Markx mengungkap pengalaman tak biasa saat menjalani program latihan intensitas tinggi jelang laga krusial. Dia bahkan menyebut sesi latihan tersebut terasa seperti dibunuh oleh pelatih fisik demi mencapai kondisi terbaik tim untuk laga super league.

Momen itu terjadi setelah skuad Persib Bandung kembali berkumpul usai libur Lebaran pada 25 Maret 2026. Fokus utama langsung diarahkan pada persiapan menghadapi Semen Padang dalam lanjutan pekan ke-26 Super League 2025/2026.

Pertandingan Persib lawan Semen Padang tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim pada 5 April. Laga super league ini menjadi pintu awal dari rangkaian sembilan pertandingan yang harus dilalui dalam waktu singkat.

Baca Juga: Strategi Persib Bandung Bocor! Achmad Jufriyanto Blak-blakan Soal Kunci Hattrick Juara di 9 Laga Final

Markx mengaku kondisi fisiknya terus menunjukkan peningkatan sejak kembali dari masa libur. Dia merasa program latihan yang diberikan tim pelatih berjalan efektif dalam menjaga performanya tetap stabil.

”Kondisi saya bagus. Kami mendapatkan program dari Miro (Petric). Saya menjalankannya dengan disiplin,” ujar Dion Markx.

Pernyataan itu menunjukkan komitmen pemain dalam menjaga kebugaran meski tidak berada dalam sesi latihan bersama. Selama masa jeda, seluruh pemain memang dibekali program latihan mandiri. Hal ini menjadi bagian penting agar tidak terjadi penurunan kondisi fisik saat kembali ke lapangan.

Baca Juga: Marc Klok Siap Tempur! Janji ke Bobotoh Siap Dibayar Lunas saat Persib Bandung Tantang Semen Padang

Namun, intensitas latihan yang dijalani pekan ini disebut Markx meningkat drastis. Dia bahkan menggambarkan sesi latihan tersebut sangat berat dan menguras tenaga.

”Sekarang, dia (pelatih fisik) seolah ingin 'membunuh' kami dalam latihan karena kami akan menjalani sembilan pertandingan dalam waktu singkat. Kami harus kembali bugar sepenuhnya,” tambah Dion Markx.

Ungkapan tersebut menggambarkan betapa seriusnya tim pelatih mempersiapkan skuad menghadapi padatnya jadwal. Meski terasa ekstrem, Markx memahami tujuan di balik latihan keras tersebut. Dia menilai program itu sebagai langkah penting agar tim mampu tampil konsisten di sisa musim.

Menurut dia, tidak ada pilihan lain selain meningkatkan level kebugaran seluruh pemain. Hal ini menjadi kunci agar tim bisa bersaing di setiap pertandingan yang akan datang.

”Menurut saya tipe latihan hari ini sangat berat, tentu saja berat bagi siapa pun. Tapi saya rasa semua pemain bisa melaluinya,” lanjut Dion Markx.

Dia pun optimistis seluruh skuad mampu beradaptasi dengan tuntutan fisik yang tinggi. Markx menambahkan, latihan berat tersebut justru menjadi bekal penting menghadapi sembilan laga penentuan. Dia melihatnya sebagai investasi jangka pendek demi hasil maksimal.

Baca Juga: Bojan Hodak Pusing! Frans Putros dan Patricio Matricardi Absen Bela Persib Bandung Hadapi Semen Padang

”Ini merupakan persiapan yang sangat bagus untuk sembilan laga sisa. Kami memerlukan ini dan itu sangat bagus bagi tim,” tandas Dion Markx.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan kesiapan mental dan fisik pemain menghadapi tantangan ke depan. Di balik kerasnya latihan, perjalanan karir Markx juga menarik untuk disimak.

Sebelum bergabung dengan Persib Bandung, dia lebih banyak menghabiskan waktu bermain di kompetisi Eropa. Tercatat, dia pernah memperkuat NEC Nijmegen di berbagai kelompok usia. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter permainan.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Fokus Pulihkan Cedera, Absen di Laga Persahabatan Portugal

Bersama NEC Nijmegen U21, Markx tampil dalam 47 pertandingan dan mencetak 5 gol. Dia juga mencatatkan satu kartu kuning dan satu kartu kuning kedua dengan total 3.668 menit bermain.

Selain itu, dia juga sempat bermain di NEC Nijmegen U17, U18, hingga klub TOP Oss. Total, dia telah mengoleksi 62 pertandingan dengan 6 gol sepanjang karirnya sebelum merapat ke Indonesia.

Menariknya, kontribusi Dion Markx bersama Persib Bandung sejauh ini masih sangat minim. Dia baru mencatatkan satu penampilan dengan durasi tiga menit bermain.

Baca Juga: Arsenal Mulai Cari Pengganti Gabriel Jesus, Striker Muda Club Brugge Masuk Radar

Meski begitu, proses adaptasi yang dijalani Markx masih terus berjalan. Dengan intensitas latihan tinggi seperti saat ini, peluangnya untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak semakin terbuka.

Apalagi, jadwal padat membuat rotasi pemain menjadi kebutuhan mutlak. Situasi ini bisa menjadi kesempatan bagi Markx untuk membuktikan kualitasnya.

Kondisi fisik yang prima akan menjadi modal utama untuk bersaing di level tertinggi. Karena itu, program latihan ekstrem yang dijalani saat ini bukan sekadar beban, melainkan kebutuhan.

Dengan sembilan laga tersisa, setiap detail persiapan menjadi sangat krusial. Persib Bandung dituntut tampil konsisten demi menjaga peluang meraih target musim ini.

Baca Juga: Kebugaran Belum Ideal! Bernardo Tavares Dipaksa Putar Otak Jelang Persebaya Surabaya Menjamu Persita Tangerang

Di tengah tekanan tersebut, semangat para pemain tetap terjaga. Termasuk Markx yang mulai menunjukkan kesiapan menghadapi tantangan besar di depan mata.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah