JawaPos.com–Ambisi Persib Bandung meraih hattrick juara mulai menemui titik krusial. Bek senior Achmad Jufriyanto membocorkan pendekatan taktik tim dalam menatap sembilan laga final super league musim ini.
Situasi ini jadi penentu apakah Persib Bandung mampu mengunci gelar ketiga super league secara beruntun setelah sukses pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Tekanan besar tak dihindari, namun pengalaman jadi modal utama bagi skuad asuhan pelatih mereka.
Jupe, sapaan akrab Achmad Jufriyanto menegaskan, satu hal penting yang jadi fondasi strategi tim Persib. Alih-alih melihat jauh ke depan, fokus penuh justru diarahkan ke pertandingan terdekat.
Baca Juga: Marc Klok Siap Tempur! Janji ke Bobotoh Siap Dibayar Lunas saat Persib Bandung Tantang Semen Padang
”Tetap fokusnya game by game. Kita kemarin sempat break Lebaran, terus kita sekarang di minggu pertama persiapan lebih ke fisikal. Nanti mungkin minggu depan kita sudah mulai masuk ke taktik,” ujar Jupe.
Pernyataan itu menegaskan jika Persib Bandung tidak ingin terjebak euforia atau tekanan target besar. Pendekatan bertahap dipilih agar performa tim tetap stabil di setiap laga.
Saat ini, Persib Bandung memang baru saja kembali dari jeda kompetisi karena libur Lebaran. Momentum tersebut langsung dimanfaatkan untuk menggenjot kondisi fisik pemain sebelum masuk ke fase pematangan strategi.
Fokus utama mereka saat ini adalah menghadapi Semen Padang pada pekan ke-26 Super League 2025/26. Laga itu akan digelar di Stadion Haji Agus Salim pada Minggu (5/4).
Meski hanya satu dari sembilan laga tersisa, pertandingan ini dianggap sangat krusial. Jupe mengingatkan agar tim tidak kehilangan konsentrasi hanya karena memikirkan pertandingan besar lain di depan.
”Jadi sembilan pertandingan kita harus menangkan, itu ya. Cuma yang terdekat lawan (Semen) Padang itu yang harus kita fokusin. Jangan sampai kita lupa sama lawan yang terdekat,” tegas Jupe.
Ucapan itu mencerminkan mentalitas juara yang coba dijaga di ruang ganti Persib Bandung. Mereka sadar, satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal dalam perburuan gelar.
Menariknya, di sisa musim ini Persib Bandung masih harus menghadapi sejumlah lawan berat. Beberapa di antaranya adalah PSM Makassar, Persija Jakarta, Dewa United, hingga Bhayangkara FC.
Rangkaian laga tersebut jelas bukan ujian ringan. Namun, lagi-lagi Jupe menolak untuk terjebak dalam bayang-bayang jadwal berat tersebut.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Fokus Pulihkan Cedera, Absen di Laga Persahabatan Portugal
”Kayaknya terlalu jauh kalau kita untuk mikir ke sana. Yang penting yang terdekat dulu yaitu lawan Semen Padang. Itu yang harus kita fokusin, kita pikirin,” kata pemain bernomor punggung 16 itu.
Pendekatan game by game ini bukan tanpa alasan. Dalam kompetisi panjang seperti Super League, konsistensi performa jauh lebih penting dibanding sekadar motivasi besar di awal.
Dengan menjaga fokus pada satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, peluang menjaga ritme kemenangan akan semakin terbuka. Hal ini yang coba ditanamkan tim pelatih kepada seluruh pemain.
Baca Juga: Arsenal Mulai Cari Pengganti Gabriel Jesus, Striker Muda Club Brugge Masuk Radar
Selain itu, kondisi fisik juga menjadi perhatian utama setelah jeda Lebaran. Tahap latihan yang dimulai dari fisikal lalu berlanjut ke taktik dianggap sebagai formula ideal untuk mengembalikan performa terbaik tim.
Persib Bandung kini berada di jalur yang tepat untuk kembali mencetak sejarah. Namun, perjalanan menuju hattrick gelar tidak akan mudah tanpa disiplin tinggi dan fokus penuh di setiap laga.
Jika mampu melewati sembilan pertandingan tersisa dengan kemenangan, maka Persib Bandung akan mengukuhkan diri sebagai tim dominan dalam beberapa musim terakhir. Sebuah pencapaian yang akan sulit ditandingi dalam waktu dekat.
Kini, semua mata tertuju pada laga kontra Semen Padang sebagai langkah awal penentuan nasib. Dari satu pertandingan ke pertandingan lain, Persib Bandung mencoba merajut mimpi besar mereka menjadi kenyataan.