JawaPos.com - Persebaya Surabaya punya waktu sekitar sepekan untuk mempersiapkan diri menjalani laga penting menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-26 Super League Sabtu (4/4) mendatang.
Persiapan ini sangatlah penting demi mengembalikan tren positif Persebaya di Super League musim ini. Pasca kekalahan 5-1 dari Borneo FC menjelang jeda kompetisi pada pekan 25 lalu, Green Force terperosok ke poisi tujuh klasemen sementara.
Baca Juga: Jalani Peran Baru di Proliga 2026, Nurlaili Kusumah Diningrat Adaptasi Jadi Libero
Dalam mempersiapkan timnya, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyayangkan kurangnya persaingan di dalam skuad asuhannya. Padahal, ia berharap pemainnya bisa mengerahkan hingga lebih dari 100 persen kemampuannya.
“Sangat penting bagi para pemain yang berlatih untuk merasa bahwa jika saya tidak melakukan 200% dalam latihan dan dalam pertandingan, saya akan kehilangan tempat utama saya di tim utama,” ujar Bernardo Tavares seperti dikutip dari I.League.
Bagi pelatih asal Portugal itu, ketika pemain bisa mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya agar tidak kehilangan tempatnya di tim utama, maka hal itu bisa berdampak besar bagi Persebaya.
“Hal-hal ini hanya dapat kita tingkatkan di masa depan jika kita memiliki persaingan di dalam skuad,” tuturnya lagi.
Tak heran jika performa timnya menurun akibat dari kurangnya persaingan tersebut. Terlebih, banyak pemain yang mengalami cedera sehingga persaingan sehat di dalam tim malah kurang maksimal.
Selain itu, dampak buruk lainnya adalah pilihan pemain menjadi terbatas akibat banyak yang absen sehingga berakibat pada terganggunya keseimbangan tim.
“Tetapi jika kita memiliki banyak pemain cedera dan kita tidak memiliki cukup pemain untuk mengikuti kompetisi ini, maka akan sulit,” pungkasnya.
Baca Juga: Ganda Putra Indonesia Raymond/Joaquin Diharapkan Lebih Solid di Kejuaraan Asia
Beruntung, jeda kompetisi yang cukup panjang ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain, termasuk bagi yang sempat mengalami cedera.
Salah satunya adalah Catur Pamungkas. Bek kanan tersebut mengaku sudah pulih dari cedera, meski belum dalam kondisi 100 persen. Ia pun mengungkapkan bagaimana memulihkan cederanya saat jeda kompetisi.
"Alhamdulillah pemulihan berjalan lancar. Anak-anak juga mengirim video latihan mandiri, terus ada grup-grup pemain yang ada pelatihnya sendiri-sendiri. Latihannya mulai dari latihan beban, terus lari di treadmill, latihan otot inti. Setiap hari mengirim video," ungkapnya.
Catur Pamungkas dan rekan setimnya sudah kembali berlatih dalam latihan resmi tim sejak 23 Maret lalu demi menargetkan kemenangan atas Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo.
Tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut sementara ini menempati posisi lebih baik dibandingkan Green Force, yaitu bercokol di peringkat lima, dengan selisih dua poin.
Jika Persebaya bisa meraih tiga poin, maka mereka akan menggeser posisi Persita, karena mengumpulkan 42 poin, sedangkan Pendekar Cisadane masih stagnan dengan poin 41.
Meski demikian, skuad asuhan Bernardo Tavares tidak serta merta menembus lima besar, jika Bhayangkara Presisi yang menempati peringkat enam berhasil mengalahkan lawannya, yaitu Persija Jakarta.