JawaPos.com – Timnas Indonesia menyertakan empat nama penjaga gawang untuk FIFA Series 2026 bulan ini. Mereka adalah Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata, serta Cahya Supriadi.
Dari empat nama itu, Paes dan Emil yang bermain di kompetisi Eropa. Audero bermain di US Cremonese di Serie A, Italia. Sedangkan Paes bergabung dengan Ajax dan bermain di Eredivisie, Belanda.
Para pengamat memprediksi jika posisi penjaga gawang utama timnas Indonesia saat bertemu St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 pada Jumat (27/3) malam diperebutkan Paes serta Emil. Sedangkan Nadeo juga Cahya sangat kecil kansnya jadi pilihan utama pelatih timnas Indonesia John Herdman.
Baca Juga: Mengenal Emilia Achmadi, Ahli Gizi yang Perkuat Timnas Indonesia Era John Herdman
Dikutip dari Antara, pelatih Indonesia Herdman berkata materi taktik telah diberikan kepada para pemain yang dipanggil. Herdman menyadari jika laga debutnya lawan St. Kitts and Nevis akan mendapat sorotan besar dari publik.
“Para pemain juga sudah menerima informasi mengenai sistem dan taktik. Bahkan sebelum mereka masuk ke pemusatan latihan,” kata Herdman dikutip dari Antara.
Musim 2025-2026 ini, Emil telah bermain 27 laga bersama Cremonese di semua ajang kompetisi. Kiper kelahiran Mataram, NTB itu tercatat kebobolan 37 gol serta menorehkan sembilan kali clean sheet.
Baca Juga: Resmi, Ini Susunan Lengkap Tim Pelatih Timnas Indonesia di Era John Herdman
Dari data Flashscore, musim ini di ajang Serie A serta Coppa Italia, Emil sudah membukukan 102 saves. Rekor penyelamatan eks kiper Juventus dan Inter Milan dalam 90 menit adalah sembilan kali saves.
Catatan spesial itu terjadi ketika Emil dan Cremonese bertemu Hellas Verona (15/9). Karena penampilan spesial Emil itu, kiper 29 tahun itu diganjar rating tertinggi di laga itu dengan angka 8,8.
Sedangkan Paes, perjalanannya di musim 2025-2026 tidak terlalu menggembirakan. Sejak Agustus sampai September, Paes mengalami cedera hamstring di klub lamanya FC Dallas.
Baru di bursa transfer musim dingin lalu, Paes kembali mendapatkan tempat di tim utama. Kiper 27 tahun itu bergabung dengan kolektor trofi terbanyak di kompetisi Belanda, Ajax.
Sejak bergabung dengan Ajax dua bulan silam, Paes turun bermain sebanyak lima kali. Dari lima laga itu, kiper kelahiran Nijmegen itu kebobolan lima gol serta mencatatkan dua clean sheet.
Paes dalam lima laganya bareng Ajax menorehkan 16 saves. Versi Flashscore, rating terbaik performas Paes terjadi ketika bertemu NEC Nijmegen (21/2). Saat itu, Paes membuat tujuh saves dan membuat Ajax bermain imbang 1-1 lawan NEC.