← Beranda
Gila! Persija Jakarta Rajai Loyalitas Suporter, Persebaya Surabaya dan Persib Bandung Kalah Telak di Super League 2025/2026
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 18 Maret 2026 | 18.32 WIB
Atmosfer suporter di stadion jadi bukti loyalitas tinggi klub-klub Super League 2025/2026. (Persija)

 

JawaPos.com–Persija Jakarta benar-benar tak tertandingi urusan loyalitas penonton di Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-25, klub ibu kota itu sukses mencatat jumlah penonton terbanyak dan meninggalkan rival-rivalnya, termasuk Persebaya Surabaya dan Persib Bandung.

Dominasi Persija Jakarta terlihat dari total 297.873 penonton yang hadir langsung di stadion sepanjang musim ini. Angka itu menjadikan mereka sebagai klub dengan basis suporter paling solid dalam mendukung tim kesayangannya.

Jumlah tersebut dikumpulkan dari 13 laga kandang yang dijalani Persija Jakarta sepanjang musim. Hanya satu laga yang tidak digelar di kandang utama, yakni saat menghadapi PSBS Biak yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo.

Baca Juga: Drama Piala Afrika 2026: Senegal Kehilangan Gelar, Maroko Dinyatakan Juara

Antusiasme luar biasa suporter Persija Jakarta mencapai puncaknya saat menghadapi Arema FC pada pekan ke-20. Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu disaksikan langsung oleh 56.989 penonton.

Ironisnya, di tengah dukungan masif tersebut, Persija Jakarta justru harus menelan kekalahan. Mereka takluk dengan skor 0-2 dari Arema FC dalam pertandingan yang seharusnya bisa menjadi momentum penting.

Di bawah Persija Jakarta, Persib Bandung menempati posisi kedua dalam daftar jumlah penonton terbanyak. Klub asal Bandung itu mencatat total 292.641 penonton hingga pekan ke-25.

Baca Juga: Kontrak Sisa 1 Bulan, Potensi Rekor Mandek! Bruno Moreira di Persimpangan Nasib Bersama Persebaya Surabaya

Dukungan terbesar untuk Persib Bandung terjadi saat menghadapi Persija Jakarta. Duel klasik tersebut dihadiri oleh 29.616 penonton yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Atmosfer pertandingan itu menjadi salah satu yang paling dinanti sepanjang musim. Rivalitas panjang antara kedua tim terbukti tetap mampu menyedot perhatian besar dari para suporter.

Sementara itu, Persebaya Surabaya harus puas berada di posisi ketiga dalam daftar ini. Klub kebanggaan Green Force tersebut mencatat total 220.482 penonton sepanjang musim.

Jumlah itu memang cukup besar, tetapi masih terpaut cukup jauh dari dua klub teratas. Hal ini menunjukkan masih ada ruang bagi Persebaya Surabaya untuk meningkatkan daya tarik pertandingan kandang mereka.

Laga dengan jumlah penonton terbanyak Persebaya Surabaya juga terjadi saat menghadapi Persija Jakarta. Pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo tersebut dihadiri 30.432 penonton.

Duel tersebut menjadi bukti laga melawan tim besar tetap menjadi magnet utama bagi suporter. Atmosfer panas dan tensi tinggi membuat pertandingan semakin menarik untuk disaksikan langsung.

Baca Juga: Performa Apik Frans Putros di Persib Bandung Bikin Dipanggil Timnas Irak

Di luar tiga besar, terdapat Borneo FC yang menempati posisi keempat. Klub asal Samarinda itu mencatat total 94.739 penonton sepanjang musim ini.

Tak jauh berbeda, Persis Solo berada di posisi kelima dengan 94.556 penonton. Selisih tipis ini menunjukkan persaingan ketat dalam menarik minat suporter di papan tengah.

Menariknya, terdapat jurang yang cukup besar antara tiga besar dan klub-klub lainnya. Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Persebaya Surabaya benar-benar mendominasi dari sisi jumlah penonton.

Baca Juga: Persib Bandung Kolaborasi dengan Weekend Offender, Hadirkan Koleksi Streetwear Eksklusif untuk Bobotoh

Sementara itu, beberapa klub lainnya masih berjuang meningkatkan angka kehadiran suporter di stadion. Faktor performa tim, fasilitas stadion, hingga kedekatan emosional dengan suporter menjadi penentu utama.

Data ini dikutip dari laman Transfermarkt.com yang merilis daftar lengkap jumlah penonton klub Super League 2025/2026. Statistik ini menjadi gambaran nyata kekuatan fanbase masing-masing klub di Indonesia.

Dalam daftar tersebut, Bali United berada di posisi keenam dengan 89.297 penonton. Disusul PSIM Jogjakarta yang mencatat 78.242 penonton sepanjang musim.

Baca Juga: Zulfan Djiaulhaq Bersinar, Carlos Pena Beri Panggung Talenta Muda Persita Musim Ini

Semen Padang dan Persijap Jepara sama-sama mengoleksi 56.180 penonton. Sementara Persita Tangerang mencatat 39.136 penonton.

Bhayangkara FC, PSM Makassar, dan Malut United juga masih berada di bawah angka 40 ribu penonton. Ketiganya masing-masing mencatat 35.823, 34.619, dan 34.041 penonton.

Arema FC yang dikenal memiliki basis suporter besar justru hanya mencatat 31.465 penonton. Hal ini menjadi catatan tersendiri mengingat reputasi mereka selama ini.

Persik Kediri dan Madura United juga masih tertinggal dengan masing-masing 29.324 dan 24.906 penonton. Sementara Dewa United hanya mencatat 11.186 penonton.

Baca Juga: Gagal Penalti Lawan Dewa United FC, Maxwell Tegaskan Persija Akan Bangkit

Yang paling mencolok adalah PSBS Biak yang hanya mencatat 344 penonton sepanjang musim. Angka ini menjadi yang terendah dan menunjukkan tantangan besar dalam menarik minat suporter.

Dominasi Persija Jakarta dalam hal jumlah penonton menjadi bukti nyata kekuatan loyalitas suporter mereka. Dukungan yang konsisten di setiap pertandingan menjadi energi tambahan bagi tim di lapangan.

Namun, tingginya jumlah penonton juga tidak selalu berbanding lurus dengan hasil pertandingan. Fakta kekalahan dari Arema FC di laga dengan penonton terbanyak menjadi contoh nyata.

Baca Juga: Mauricio Souza Bicara Jujur Usai Persija Kehilangan Dua Poin dari Dewa United

Bagi Persebaya Surabaya, posisi ketiga tetap menjadi modal penting untuk terus berkembang. Dukungan Green Force masih menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia dan berpotensi terus meningkat.

Persaingan jumlah penonton ini diprediksi akan semakin menarik hingga akhir musim. Setiap klub tentu ingin membuktikan mereka tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga di tribun stadion.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah