JawaPos.com — Antusiasme besar ditunjukkan pemain Persib Bandung, Eliano Reijnders, setelah kembali mendapat panggilan membela Timnas Indonesia. Pemain berusia 25 tahun itu bahkan membawa misi pribadi: membantu skuad Garuda menyapu bersih kemenangan dalam agenda FIFA Series 2025 akhir Maret nanti.
Pemanggilan itu datang di era kepelatihan pelatih asal Inggris, John Herdman, yang kini memimpin Timnas Indonesia dengan pendekatan baru.
Eliano Reijnders pun tak menutupi rasa bangganya karena kembali dipercaya menjadi bagian dari perjuangan Merah Putih.
Baca Juga: Tekad Eliano Reijnders Bawa Persib Bandung Atasi Borneo FC, Berikut Alasannya!
Pemain Persib Bandung itu dijadwalkan memenuhi panggilan Timnas Indonesia setelah menuntaskan laga tunda kompetisi Super League 2025/2026.
Dalam pertandingan tersebut, Persib Bandung akan menghadapi Borneo FC Samarinda pada 15 Maret mendatang.
Menariknya, Eliano tidak datang sendirian dari Persib Bandung untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Baca Juga: Duel Panas Borneo FC vs Persib Bandung di Segiri, Laga Tunda Penentu Peta Persaingan Papan Atas
Dua rekannya di klub, yakni Marc Klok dan Beckham Putra, juga turut masuk daftar pemain yang dipanggil memperkuat skuad Garuda.
Kehadiran tiga pemain Persib Bandung tersebut diharapkan menambah warna dalam persaingan memperebutkan tempat di tim utama Timnas Indonesia.
Apalagi, pemanggilan awal yang bersifat provisional membuat banyak pemain harus bersaing keras untuk mendapatkan tempat di skuad final.
Eliano mengungkapkan dirinya sudah memahami betul tantangan yang menantinya di Timnas Indonesia. Ia menyadari tidak semua pemain dari daftar awal akan masuk dalam skuad utama yang berlaga di turnamen.
“Ya dari data itu [41 pemain berstatus provisional], mungkin hanya ada 23 pemain dan dipilih untuk masuk ke starting eleven nantinya, jadi saya harus mampu mengalahkan 30 pemain,” ucap Eliano menyatakan siap bersaing sehat.
Pernyataan tersebut menggambarkan mental kompetitif yang dimiliki pemain Persib Bandung itu. Ia tidak hanya ingin sekadar dipanggil, tetapi juga ingin membuktikan diri layak menjadi pilihan utama di Timnas Indonesia.
Agenda FIFA Series kali ini menjadi kesempatan besar bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan perkembangan performa di level internasional.
Turnamen tersebut digelar bertepatan dengan jeda kompetisi internasional yang dimanfaatkan sejumlah negara untuk menguji kekuatan tim.
Dalam pertandingan pembuka pada 27 Maret nanti, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team yang berasal dari kawasan CONCACAF.
Baca Juga: Misi Eliano Reijnders di Kandang Borneo FC! Persib Bandung Pede Jungkalkan Perlawanan Tuan Rumah
Laga tersebut akan menjadi ujian awal bagi skuad Garuda dalam perburuan tiket final.
Pada hari yang sama, pertandingan lain mempertemukan Bulgaria national football team dari UEFA melawan Solomon Islands national football team yang mewakili OFC.
Pemenang dari dua pertandingan tersebut nantinya akan bertemu di partai final yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Maret.
Format kompetisi ini membuat setiap pertandingan memiliki arti sangat penting. Tim yang berhasil menang di laga pertama langsung melaju ke partai puncak tanpa harus melalui fase tambahan.
Eliano Reijnders mengaku sudah membayangkan target besar bersama Timnas Indonesia dalam turnamen tersebut. Ia berharap skuad Garuda mampu memenangkan dua pertandingan sekaligus untuk membawa pulang trofi.
“Tentu kami mau memenangkan dua pertandingan itu, dan saya pikir orang-orang juga berpikir sama,” ucap pemain 25 tahun tersebut penuh optimisme.
Optimisme Eliano bukan tanpa alasan. Ia melihat kualitas para pemain Timnas Indonesia yang kini semakin kompetitif, terutama dengan kehadiran banyak pemain yang merumput di liga domestik maupun luar negeri.
Baca Juga: Persib Bandung Kehilangan Thom Haye! Skuad Bojan Hodak Pincang Jelang Laga Panas Kontra Borneo FC
Selain itu, kehadiran pelatih John Herdman juga membawa warna baru dalam pendekatan taktik Timnas Indonesia.
Pengalaman Herdman di sepak bola internasional diharapkan mampu mengangkat performa tim ke level yang lebih tinggi.
Salah satu keunggulan yang dimiliki Eliano Reijnders adalah fleksibilitas posisinya di lapangan. Meski posisi naturalnya sebagai bek sayap kanan, ia memiliki kemampuan bermain di beberapa peran berbeda.
Eliano dapat dimainkan sebagai bek sayap kiri ketika tim membutuhkan keseimbangan di sektor pertahanan.
Bahkan dalam situasi tertentu, ia juga mampu mengisi posisi gelandang bertahan untuk membantu distribusi bola dari lini tengah.
Kemampuan itu membuat Eliano menjadi salah satu pemain yang cukup serbaguna di Timnas Indonesia. Pelatih John Herdman pun memiliki banyak opsi untuk memaksimalkan potensi pemain tersebut.
Menariknya, fleksibilitas peran Eliano juga pernah terlihat ketika Timnas Indonesia masih ditangani Patrick Kluivert. Pada periode tersebut, ia sempat dimainkan di posisi gelandang serang untuk membantu kreativitas serangan tim.
Pengalaman bermain di berbagai posisi membuat Eliano memiliki pemahaman taktik yang cukup luas. Hal itu menjadi modal penting untuk bertahan dalam persaingan ketat di skuad Timnas Indonesia.
Kini, Eliano Reijnders datang ke pemusatan latihan dengan satu misi jelas. Ia ingin membuktikan dirinya pantas menjadi bagian penting dari perjalanan Timnas Indonesia di pentas internasional.
Jika mampu menunjukkan performa terbaiknya, bukan tidak mungkin pemain Persib Bandung itu akan menjadi salah satu kunci permainan skuad Garuda di FIFA Series 2025.
Target sapu bersih kemenangan pun bukan lagi sekadar mimpi bagi Timnas Indonesia.