← Beranda
Jelang Lawan PSBS Biak, Asyraq Gufron Bertekad Selamatkan Semen Padang dari Zona Degradasi
Andre Rizal HanafiSenin, 9 Maret 2026 | 22.55 WIB
Pemain Semen Padang, Asyraq Gufron. (Dok. Semen Padang)

 

JawaPos.com - Bek Semen Padang FC, Asyraq Gufron, menegaskan dirinya dan rekan-rekan setim sudah berada dalam kondisi siap tempur menjelang laga pekan ke-25 Super League musim 2025/2026. 

Ia berharap pertandingan penting ini bisa menjadi momentum kebangkitan Kabau Sirah yang saat ini masih berada di posisi sulit di klasemen.

Sesuai jadwal, Semen Padang FC akan menghadapi PSBS Biak dalam laga tandang yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (9/3) malam.

Pertandingan ini dinilai sangat krusial karena kedua tim sama-sama berjuang keluar dari zona degradasi.

Baca Juga: Debut Imran Nahumarury, Semen Padang Tantang PSBS Biak dalam Duel Penentu Zona Degradasi

Gufron mengungkapkan optimisme tim jelang pertandingan tersebut. Menurutnya, para pemain sudah melakukan persiapan maksimal demi meraih hasil positif.

“Untuk pertandingan nanti, kita pemain sudah sangat siap. Semoga laga nanti membawa berkah dan Semen Padang tetap bisa bertahan di kasta tertinggi,” ujar Gufron dikutip dari ileague.id.

Saat ini Semen Padang masih terjebak di dasar klasemen sementara. Kabau Sirah menempati peringkat ke-18 dengan koleksi 17 poin. Sementara itu, PSBS Biak berada satu tingkat di atasnya dengan 18 poin.

Situasi ini membuat laga nanti terasa seperti duel hidup mati bagi kedua tim. Jika Semen Padang mampu meraih kemenangan, mereka berpeluang keluar dari posisi juru kunci sekaligus menyamai poin tim lain yang berada di atas zona merah.

Semangat baru juga tengah menyelimuti tim setelah kedatangan pelatih anyar, Imran Nahumarury, yang menggantikan posisi Dejan Antonic. Laga melawan PSBS Biak akan menjadi debut resmi Imran sebagai pelatih kepala Semen Padang.

Baca Juga: Semen Padang Kibarkan Motivasi Baru Bersama Pelatih Imran Nahumarury

Para pemain berharap perubahan di kursi pelatih bisa membawa dampak positif bagi performa tim di sisa musim ini. Dengan selisih poin yang masih tipis, peluang untuk keluar dari zona degradasi sebenarnya masih terbuka.

Bagi Gufron sendiri, pertandingan ini juga memiliki makna emosional. Laga akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, markas yang tidak asing baginya karena pernah memperkuat PSS Sleman.

Ia mengaku senang bisa kembali bermain di stadion tersebut, meskipun kali ini sebagai pemain tim tamu.

“Saya senang bisa kembali ke Stadion Maguwoharjo. Ini seperti pulang lagi. Semoga jadi motivasi tambahan untuk saya dan teman-teman agar bisa memberikan hasil terbaik,” kata mantan pemain PSIM Yogyakarta itu.

Sejak bergabung dengan Semen Padang pada putaran kedua musim ini, Gufron baru sekali tampil, yakni saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-23. Dalam laga tersebut ia bermain penuh selama 90 menit.

Kini, Gufron berharap bisa kembali mendapat kesempatan tampil sekaligus membantu tim meraih poin penting demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

EDITOR: Edi Yulianto