← Beranda
Persaingan 5 Tim untuk Menjauh dari Zona Degradasi Kian Sengit
Latu Ratri MubyarsahSenin, 9 Maret 2026 | 19.40 WIB
Semen Padang masih berkutat di zona degradasi super league. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Peta persaingan para kontestan BRI Super League 2025/26 tak hanya seru di papan atas. Pergerakan posisi tim di papan bawah dengan ancaman jeratan degradasi juga menghadirkan persaingan yang seru dan sengit.

Dikutip dari ileague.id, saat ini, lima tim dengan posisi terbawah adalah Madura United FC dengan 20 poin ada di peringkat ke-14, Persijap Jepara dengan 20 poin ada di posisi ke-15, PSBS Biak di peringkat ke-16 dengan 18 poin, Persis Solo di posisi ke-17 dengan 17 poin, dan Semen Padang FC juga dengan nilai 17 ada di posisi ke-18 alias juru kunci.

Catatan perolehan poin PSM Makassar di peringkat ke-13 dengan nilai 24 juga belum sepenuhnya aman. Dengan hanya menyisakan 10 laga saja dari total 34 pertandingan dalam semusim untuk tiap tim, pergerakan dalam papan klasemen masih bisa terjadi dengan kemungkinan apapun.

Baca Juga: Bruno Moreira Tampil Buruk! Akui Bermain Tidak Seperti Biasanya saat Persebaya Surabaya Dilumat Biorneo FC 5-1

Dari kalkulasi poin yang ada saat ini, kemenangan yang didapat tiap tim di papan bawah akan memiliki peran besar untuk dapat mengerek posisi di papan klasemen. Perbedaan poin yang tipis membuat para kontestan di papan bawah terus melipatgandakan motivasi dan semangatnya untuk bangkit.

Untuk saat ini, Persijap menjadi tim dengan grafik yang membaik mulai pekan ke-21. Masih berada di posisi ke-17 di pekan 21, Laskar Kalinyamat merangkak naik step by step di pekan-pekan berikutnya.

Naik ke peringkat ke-16 di pekan 22, kemudian naik lagi ke posisi 15 di pekan 23 yang berarti lepas dari zona merah yang masih dipertahankan di pekan ke-24.

Baca Juga: Firasat Buruk Bernardo Tavares Terbukti! Persebaya Surabaya Kalah Telak dari Borneo FC karena Buang-Buang Peluang

Ini berbanding terbalik dengan Semen Padang yang sejak pekan ke-21 menunjukkan grafik posisi yang terus merosot. Di pekan 21 masih ada di peringkat 16, kemudian di pekan ke-22 turun jadi posisi 17 lalu di pekan 23 turun lagi ke peringkat 18 hingga pekan ke-24 usai.

Pekan ke-25 ini, sangat terbuka kemungkinan perubahan komposisi di klasemen papan bawah yang tentunya akan sangat menarik untuk dinantikan. Termasuk juga tentunya laga dua tim papan bawah yakni PSBS Biak melawan Semen Padang FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Senin (9/3) ini yang berpotensi menghadirkan drama terbaru.

Semen Padang yang tengah terus melorot posisinya, hadir dengan semangat dan motivasi baru dengan kehadiran pelatih kepala baru Imran Nahumarury.

Baca Juga: Buntut Bentrokan Piala Skotlandia di Ibrox, Polisi Skotlandia Tangkap Sejumlah Suporter Rangers dan Celtic

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah