← Beranda
Kronologi Kerusuhan Suporter Persijap dan Persis di Jepara, Petugas Turun Tangan Amankan Situasi
Andre Rizal HanafiJumat, 6 Maret 2026 | 15.23 WIB
Persijap Jepara mengalahkan Persebaya Surabaya pada pertandingan Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2), dengan skor 3-1(Nirza/Antara)

 

JawaPos.com - Laga antara Persijap Jepara melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (5/3/2026) malam, diwarnai insiden bentrokan antarsuporter. Kericuhan tersebut terjadi di tribun penonton hingga area luar stadion dan sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi pertandingan.

Pertandingan yang berlangsung sengit sejak awal sebenarnya berjalan cukup normal pada menit-menit pertama.

Namun, tensi di tribun mulai meningkat ketika sejumlah pendukung dari kedua tim terlibat saling ejek selama babak pertama berlangsung.

Pendukung Persis Solo yang berada di tribun barat sisi selatan dilaporkan melontarkan nyanyian bernada provokatif sejak pertandingan dimulai. Situasi itu memicu respons dari suporter Persijap Jepara yang berada tidak jauh dari area tersebut.

Baca Juga: Persis Solo Bidik Kemenangan di Jepara, Dusan Mijic Siap Balas Kekalahan dari Persijap

Memasuki pengujung babak pertama, ketegangan antarsuporter mulai terasa. Pagar pembatas yang memisahkan tribun suporter dengan tribun VIP bahkan sempat nyaris roboh karena dorongan massa.

Beruntung, petugas keamanan yang berjaga di sekitar lokasi segera turun tangan untuk meredakan situasi sehingga pertandingan bisa berlanjut hingga turun minum.

Insiden perusakan fasilitas Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, yang dilakukan oknum suporter. (istimewa)
Insiden perusakan fasilitas Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, yang dilakukan oknum suporter. (istimewa)

 

Memasuki babak kedua, suasana sempat terlihat lebih kondusif. Namun, kondisi kembali memanas ketika laga memasuki sekitar menit ke-70. Nyanyian provokatif kembali terdengar dari kelompok suporter tamu.
Ketegangan memuncak sekitar menit ke-80 ketika terjadi aksi saling lempar antara pendukung kedua tim di sudut tribun barat sisi selatan.

Tidak hanya botol minuman yang beterbangan, beberapa benda yang diduga petasan juga ikut dilemparkan sehingga terdengar beberapa kali suara letusan di area stadion.

Keributan sempat mereda setelah pertandingan berakhir. Laga sendiri ditutup dengan skor imbang tanpa gol antara Persijap Jepara dan Persis Solo.

Baca Juga: Carlos Franca Siap Akhiri Puasa Gol, Persijap Jepara Targetkan Tiga Poin Saat Hadapi Persis Solo

Namun, situasi kembali memanas ketika suporter Persijap hendak menyanyikan lagu kebanggaan tim mereka setelah pertandingan selesai. Di tengah suasana tersebut, suara letusan kembali terdengar dari area tribun penonton.

Puncak kericuhan terjadi di depan pintu keluar stadion bagian barat. Sejumlah suporter Persijap dilaporkan menghadang rombongan suporter Persis yang hendak meninggalkan stadion. Bentrokan pun tidak dapat dihindari.

Kedua kelompok suporter terlibat aksi saling pukul serta melempar batu, kayu, hingga botol minuman.

Beberapa fasilitas di sekitar stadion dilaporkan mengalami kerusakan akibat keributan berlangsung.

Dikutip dari akun X @Jateng_Twit membagikan video suporter oknum suporter Persis Solo yang merusak dan melepas kursi stadion dan digunakan untuk rusuh.

Petugas keamanan akhirnya turun tangan untuk mengendalikan situasi. Sekitar pukul 23.15 WIB, massa suporter Persijap berhasil didorong menjauh dari area stadion, sementara suporter Persis diamankan di dalam stadion untuk sementara waktu.

Baca Juga: Milo Optimistis Persis Solo Tampil Maksimal saat Dijamu Persijap Jepara Malam Ini

Menjelang tengah malam, tepatnya sekitar pukul 00.00 WIB, suporter Persis akhirnya diperbolehkan meninggalkan stadion dengan pengawalan aparat kepolisian guna mencegah bentrokan lanjutan di luar area pertandingan.

Beberapa suporter dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Hingga kini, pihak keamanan masih melakukan pendataan serta evaluasi terkait kejadian yang terjadi usai pertandingan tersebut.

EDITOR: Edi Yulianto